Lifestyle

Indonesia Memasuki Masa Endemi, Bukti Presidensi G20

Mantan Menteri Kesehatan, Siti Fadilah Supari bahwa apabila Pandemi Covid-19 masih ada di Indonesia, kemungkinan Presidensi G20 Indonesia tidak terlaksana


Indonesia Memasuki Masa Endemi, Bukti Presidensi G20
Mantan Menteri Kesehatan Indonesia, Siti Fadilah Supari. (AKURAT Talk)

AKURAT.CO, Indonesia memegang Presidensi Group of 20 (G20), forum kerjasama 20 Ekonomi utama dunia. 

Periode Presidensi Indonesia berlangsung selama satu tahun, mulai 1 Desember 2021 hingga 30 November 2022.

Serah terima keketuaan, atau handover, berlangsung pada KTT G20 di Roma, Italia, pada tanggal 31 Oktober 2021 dari PM Mario Draghi (Presidensi Italia) kepada Presiden Joko Widodo.

baca juga:

G20 adalah forum internasional yang fokus pada koordinasi kebijakan di bidang ekonomi dan pembangunan. G20 merepresentasikan kekuatan ekonomi dan politik dunia, dengan komposisi anggotanya mencakup 80% PDB dunia, 75% ekspor global, dan 60% populasi global.

Untuk itu, sebagai Presidensi G20, Indonesia mengusung semangat pulih bersama dengan tema “Recover Together, Recover Stronger".

Menurut Mantan Menteri Kesehatan, Siti Fadilah Supari bahwa apabila Pandemi Covid-19 masih ada di Indonesia, kemungkinan Presidensi G20 Indonesia tidak terlaksana. 

Bahkan, Siti Fadilah mengatakan bahwa Indonesia sudah memasuki masa endemi.

"Meski belum dinyatakan, kalau Pandemi sudah tidak ada. Kalau pandemi Covid-19 masih ada di Indonesia, Presidensi G20 tidak ada," ujar Siti Fadilah melalui AKURATTalk di YouTube, pada Sabtu (23/4/2022).

"Indonesia sudah ada dalam endemi, negara-negara lain aja mau datang, Putin (Presiden Rusia) mau datang ke G20," imbuhnya.

Tak hanya itu, Siti Fadilah melihat Indonesia sudah memasuki endemi dari ajang Internasional Moto GP di Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB) beberapa waktu lalu. 

"Ajang Moto GP di Mandalika kemarin juga tidak apa-apa, itu dempet-dempet-dempetam (berkerumun) begitu penontonnya," katanya. 

"Masa mudik berjuta-juta ditakutkan, padahal nggak dempetan berangkat sendiri-sendiri ada yang naik motor dan naik mobi. Moto GP Mandalika dempetan aja tidak apa-apa," imbuhnya. 

Covid-19 sudah memasuki endemi, menurut Siti fadilah, dilihat dari ditemukan dan dideklarasi obat untuk Covid-19. 

"Obat Covid sudah dideklarasikan , ada dua dari Merck dan Prifzer," ucapnya. 

"Kalau udah ada obat endemi, kalau tidak ada obat pandemi. Wabah itu terjadi antara dua atau lebih negara, kalau obatnya susah," tambahnya.  

Akan tetapi, Siti Fadilah mengingatkan, meski Indonesia sudah memasuki endemi tetapi jumlah angka positif Covid-19 masih bisa ada. 

"Jangan dipikir endemi itu tidak ada pasien (Covid-19). (Masih) ada pasien, tetapi bisa diselamatkan dan nggak mati," tuturnya.[]