News

Indonesia Kecam Keras Pengusiran Paksa Warga Palestina dan Kekerasan di Masjid Al Aqsa

Indonesia juga mengecam kekerasan terhadap warga sipil Palestina di Masjid Al Aqsa yang menyebabkan ratusan korban luka.


Indonesia Kecam Keras Pengusiran Paksa Warga Palestina dan Kekerasan di Masjid Al Aqsa
Masjid Al-Aqsa, Yerusalem (istockphoto.com)

AKURAT.CO, Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mengecam keras pengusiran paksa enam keluarga Palestina dari wilayah Sheikh Jarrah, yang terletak di Yerusalem Timur.

Selain itu, Indonesia juga mengecam kekerasan terhadap warga sipil Palestina di Masjid Al Aqsa yang menyebabkan ratusan korban luka.

"Pengusiran paksa dan tindakan kekerasan tersebut bertentangan dengan berbagai resolusi DK PBB, hukum humaniter internasional, khususnya Konvensi Jenewa IV tahun 1949, dan berpotensi menyebabkan ketegangan dan instabilitas di kawasan," dalam keterangan Kemlu sebagaimana dikutip AKURAT.CO dari Twitter @Kemlu_RI pada Minggu (9/5/2021).

Dalam keterangannya, mendesak masyarakat internasional lakukan langkah nyata.

"Untuk menghentikan langkah Pengusiran paksa warga Palestina dan penggunaan kekerasan terhadap warga sipil," tulisnya.

Sebagaimana diketahui, bentrokan antara polisi huru hara Israel dengan warga Palestina terjadi di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem, pada Jumat (7/5) malam lalu, mengakhiri peristiwa satu minggu kekerasan di Holy City dan pendudukan wilayah West Bank. 

Setidaknya ada sekitar 163 warga Palestina dan enam polisi Israel dilaporkan terluka dalam bentrokan yang terjadi di Al-Aqsa dan sejumlah tempat lainnya di Yerusalem bagian timur, hingga akhirnya Organisasi Kesehatan Palestina (Palestine Red Crescent) harus membuka rumah sakit darurat karena terbatasnya ruang gawat darurat. 

Dalam bentrokan tersebut, warga Palestina melemparkan batu, botol, hingga kembang api kepada sejumlah polisi yang ketika itu menembakkan peluru karet dan granat kejut ke kerumunan di lokasi paling disucikan oleh umat Muslim tersebut, yang juga dipuja oleh orang Yahudi sebagai lokasi dua kuil era Alkitab. Bentrokan tersebut terjadi ketika umat Muslim mendatangi wilayah Al-Aqsa untuk beribadah di Jumat terakhir Bulan Ramadan. 

Kini, polisi menyatakan bahwa pihaknya telah memulihkan keadaan yang muncul dikarenakan "kerusuhan ribuan jemaah" setelah salat Isya.[]

Melly Kartika Adelia

https://akurat.co