Lifestyle

Indonesia Jadi Tuan Rumah F1 H2O 2023 Masih Terhalang Pembebasan Lahan

Indonesia Jadi Tuan Rumah F1 H2O 2023 Masih Terhalang Pembebasan Lahan
Penandatanganan nota kesepahaman penyelenggaran F1 H20 di Danau Toba, Sumatera Utara (AKURAT.CO/Annisa Fadhilah)

AKURAT.CO, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan siap mendukung gelaran F1 H2O. Apalagi event tersebut diselenggarakan di Danau Toba, Sumatera Utara. 

Menurut Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PUPR, Diana Kusumastuti, dukungan yang diberikan adalah dalam bentuk pembangunan beberapa infrastruktur.

"PUPR melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya akan memberikan dukungan infrakstruktur kegiatan F1 H2O berupa infrastruktur yang telah kami identifikasi, seperti wet paddock, dry paddock, jalan akses dari wet paddock ke dry paddock dan fasilitas untuk penonton," katanya di Gedung Sarinah, dikutip pada Rabu (28/9/2022).

baca juga:

Namun, Diana mengungkapkan kendala dalam pembangunan infrastruktur. Salah satunya terkait dengan pembebasan lahan.

"Zona 1 dan dua pembebasan lahannya yang masih belum clean and clear," jelasnya.

Menurut Diana, jika pembebasan lahan tidak segera diselesaikan maka hal tersebut bisa menghambat pengerjaan infrastruktur.

Apalagi PUPR memilik target bahwa semua fasilitas penunjang F1 H20 selesai pada Januari tahun depan.

"Kami berharap kerja sama seluruh pihak yang terkait pekerjaan infrastruktur di lapangan. Misalnya terkait penyiapan lahan yang sampai saat ini masih belum clean and clear dari pemerintahan Kabupaten Toba," ungkapnya.

Diketahui, Indonesia resmi ditetapkan menjadi tuan rumah ajang kejuaraan dunia perahu motor formula satu atau yang dikenal dengan F1 H2O.

Danau Toba akan menjadi lokasi gelaran bergengsi di ajang balap perahu motor yang akan diselenggarakan pada 24-26 Februari tahun depan itu.

Dalam kalender 2022, F1 H2O digelar pada beberapa tempat, yaitu Macon(Perancis), San Nazzaro (Italia), Olbia (Italia), Sharjah (UAE).

Menurut Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut B. Panjaitan menjelaskan dengan dipilihnya Danau Toba sebagai lokasi penyelenggaraan balap F1 H2O menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia memiliki kemampuan dan juga infrastruktur yang mumpuni untuk menggelar kegiatan kompetisi balap berkelas dunia.

“Tidak bosan-bosannya saya sampaikan bahwa sebagai negara yang besar, Indonesia akan maju bila ada kerja sama dari seluruh pihak. Mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, swasta, media, sampai masyarakat. Jadi semuanya saling bahu-membahu dan diurus secara holistik,” jelas Luhut.[]