Ekonomi

Indonesia Jadi Negara Potensial Pemain Industri Akuakultur, Udang Paling Diminati Global

Indonesia dapat menjadi negara yang potensial sebagai pemain di industri akuakultur yang berkelanjutan


Indonesia Jadi Negara Potensial Pemain Industri Akuakultur, Udang Paling Diminati Global
Petambak Udang (ISTIMEWA )

AKURAT.CO  Indonesia dapat menjadi negara yang potensial sebagai pemain di industri akuakultur yang berkelanjutan. Dengan garis pantai sepanjang 54.000 km, sumber daya manusia pesisir yang melimpah, serta iklim tropis yang menunjang, terutama dengan komoditi udang Indonesia yang mampu bersaing dalam skala global sebagai produk akuakultur paling berharga kedua di dunia, dalam hal produk ekspor makanan laut terbesar.

Bahkan, lanjut dia, permintaan global untuk protein berbasis makanan laut kian meningkat, saat ini akuakultur memasok lebih dari 60 persen dari semua makanan laut yang dikonsumsi. Dengan perspektif itu, pemerintah Indonesia telah menargetkan budidaya dan produksi udang untuk tumbuh 250 persen selama tiga tahun ke depan.

Alasan ini lah mengapa DELOS ingin menggandeng para petambak udang untuk bergabung dengan cara mudah.

“Kuncinya mudah, petambak harus memiliki visi dan misi yang sama dengan kami sehingga tercipta sebuah kerjasama yang baik sampai nantinya waktu panen tiba. Sebab, keberhasilan petambak itu merupakan keberhasilan DELOS pula secara tidak langsung,” ucap CEO DELOS, Guntur Mallarangeng di Jakarta, Jumat (3/12/2021).

Selain itu, lanjut dia, petambak yang ingin bergabung harus dipastikan memiliki modal kerja yang cukup sesuai dengan perhitungan DELOS agar rekomendasi-rekomendasi yang dikeluarkan dapat dijalankan sesuai dengan ekspektasi.

“ Kami ingin merangkul para petani tambak dengan pendampingan waktu penuh (full time), sebagai dukungan pada segala situasi dan menjadikan DELOS ini sebagai alat bantu dalam mewujudkan pencapaiannya,” katanya.

Saat ini, DELOS telah merangkul setidaknya 70 hektar tambak udang dalam kurun waktu beberapa bulan ini. Dengan berlokasi tambak menyebar di beberapa wilayah, seperti Lampung, Jawa Barat, dan Jawa Timur, teknologi Aquahero telah teradaptasi dengan baik.

“ Untuk pencapaian skala pendek, kami selalu menargetkan panen yang optimal,” paparnya.

Dengan kehadiran DELOS sebagai start-up aquatech di Indonesia, besar harapan Guntur bahwa perkembangan di industri ini dapat meningkatkan value yang nyata sehingga mampu menumbuhkan industri kemaritiman di Indonesia 2 kali lipatnya.