Olahraga

Indonesia Harus Waspada, Jepang Targetkan 3 Emas di Olimpiade

Peluang terbesar Jepang di cabang bulutangkis Olimpiade Tokyo adalah di nomor tunggal putra, tunggal putri, serta ganda putri.


Indonesia Harus Waspada, Jepang Targetkan 3 Emas di Olimpiade
Pebulutangkis tunggal putra asal Jepang, Kento Momota berhasil mempertahankan gelar di Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019 usai mengalahkan wakil Denmark, Anders Antonsen, Minggu (25/8) malam WIB (REUTERS/Vincent Kessler)

AKURAT.CO, Bertindak sebagai tuan rumah di Olimpide Tokyo 2020, Jepang tak mau menyia-nyiakan generasi emas atlet bulutangkis mereka. Tanpa ragu, Jepang menargetkan tiga medali dari total lima medali emas yang akan diperebutkan di cabang olahraga tepak bulu angsa tersebut.

Target tersebut dicanangkan secara terbuka oleh Asosiasi Bulutangkis Jepang, Sekretaris Jenderal Asosiasi, Kinji Zeniya, menyebut total target adalah enam medali dengan tiga di antaranya merupakan medali emas.

Untuk memotivasi atlet, Asosiasi Bulutangkis Jepang akan memberikan sepuluh juta Yen (sekitar Rp1,3 miliar) untuk wakil mereka yang bisa menyumbangkan medali emas. Untuk perak Jepang memberikan lima juta Yen serta perunggu tiga juta Yen.

“Jika kami memenangi medali di seluruh nomor, kami akan menghabisakan sepuluh juta Yen dikali lima dengan total 50 juta Yen,” kata Zeniya sebagaimana dipetik dari Badminton Planet.

Target tiga emas bukanlah hal yang muluk bagi Jepang mengingat komposisi pemain yang mereka punyai ketika menjadi tuan rumah pada Juli-Agustus mendatang. Total 13 pemain, Jepang berpeluang besar meraih gelar di nomor tunggal putra, tunggal putri, serta ganda putri.

Di nomor tunggal jelas ada nama pebulutangkis ranking satu dunia, Kento Momota. Juga di nomor ganda putri melalui Sayaka Hirota/Yuki Fukushima sementara di nomor tunggal ada Nozomi Okuhara yang merupakan atlet ranking tiga dunia sekaligus juara All England edisi terakhir.

Persoalan yang dihadapi Jepang saat ini, seperti juga seluruh negara peserta, adalah kurangnya jam bertanding sebelum turun di Olimpiade Tokyo. Yang jelas terlihat adalah Kento Momota yang tersingkir di perempat final All England tahun ini sekaligus kejuaraan internasional pertamanya selepas absen sejak kecelakaan di Kuala Lumpur, Malaysia, awal 2020.

Ganda putri adalah peluang yang paling menjanjikan mengingat saat ini Jepang punya dua ganda terbaik melalui Hirota/Fukushima dan Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara. Mereka adalah finalis All England 2021 di mana Matsumoto/Nagahara keluar sebagai juara.

Di nomor tunggal putri jelas ada Okuhara dan Akane Yamaguchi. Sementara di sektor ganda putra Jepang punya Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe dan Takeshi Kamura/Keigo Sonoda serta di ganda campuran ada Yuta Watanabe/Arisa Higashino.[]