News

Indonesia Disalip Negeri Jiran Daftarkan Kebaya ke UNESCO, DPR Beri Tanggapan Menohok!

Indonesia Disalip Negeri Jiran Daftarkan Kebaya ke UNESCO, DPR Beri Tanggapan Menohok!
Ketua DPP PDIP Andreas Hugo Pareira saat ditemui di Pasar Baru Jakarta Pusat (AKURAT.CO/Kosim)

AKURAT.CO Indonesia terlihat lamban dalam menominasikan kebaya sebagai daftar warisan budaya tak benda ke UNESCO. Langkahnya justru didahului oleh Brunei, Malaysia, Thailand dan Singapura. 

Menanggapi hal itu, Anggota Komisi X DPR Andreas Hugo Pareira mengatakan bahwa upaya keempat negara tersebut untuk mendaftarkan kebaya tidak semerta-merta langsung diakui oleh UNESCO. 

"Mendaftar (kebaya) lebih dahulu tidak berarti langsung diakui (oleh UNESCO)," kata Andreas saat dihubungi oleh AKURAT.CO, pada Kamis (24/11/2022). 

baca juga:

Oleh karenanya, Andreas meminta agar Indonesia segera mendaftarkan kebaya sebagai warisan budaya disertai bukti sejarah yang kuat. 

Di samping itu, Andreas berharap agar Indonesia juga mampu memainkan perannya dalam kancah internasional, khususnya di bidang kebudayaan takbenda ini. 

"Makanya kita Indonesian harus segera mendaftar disertai bukti cultural heritage yang kita miliki tentang kebaya ini," ujar Politikus PDIP itu. 

"Kalau sudah mendaftar, tentu aspek diplomasi politik dan budaya kita harus memainkan perannya di forum internasional , khususnya UNESCO untuk memperoleh pengakuan kebaya sebagai warisan budaya busana Indonesia," tukas dia. 

Sebagai informasi, Singapura bakal menominasikan kebaya dalam daftar warisan budaya takbenda UNESCO, dalam upaya multinasional bersama Brunei, Malaysia, dan Thailand.

Dewan Warisan Nasional Singapura NHB mengatakan, ini akan menjadi nominasi multinasional pertama Singapura untuk Daftar Perwakilan Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan UNESCO, yang dijadwalkan untuk diserahkan pada Maret 2023.