Ekonomi

Indonesia Berpotensi Alami Resesi tapi Kemungkinannya Kecil, Kok Bisa?

Indonesia Berpotensi Alami Resesi tapi Kemungkinannya Kecil, Kok Bisa?
Pekerja menyelesaikan proyek pembangunan Light Rapit Transit (LRT) di kawasan Setiabudi, Jakarta, Rabu (5/11/2020). (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO Ekonom Centre of Reform on Economic (Core) Indonesia Yusuf Rendi Manilet mengatakan Indonesia sangat berpotensi terkena dampak dari resesi yang saat ini dialami oleh beberapa negara dunia. 

Menurutnya, sebagai negara yang membuka diri dengan perdagangan dunia membuat Indonesia berpotensi terdampak baik secara langsung maupun tidak langsung.

"Namun demikian pertanyaan berikutnya adalah seberapa besar dampak yang kemudian bisa diberikan dari resesi global ke perekonomian domestik. Saya kira salah satu dampak yang kemudian bisa diberikan dari resesi global adalah terganggunya kinerja perdagangan internasional terutama perdagangan komoditas karena dengan asumsi resesi terjadi, maka permintaan untuk barang-barang komoditas akan jauh lebih melambat sehingga ini akan berdampak terhadap harga dari komoditas itu sendiri," ujar Yusuf saat dikonfirmasi Warta Ekonomi, Selasa (4/10/2022).

baca juga:

Yusuf menyebut ketika harga komoditas mengalami penurunan dan permintaan terhadap produk-produk komoditas ini juga turun, maka tentu dampaknya bisa ke kinerja ekspor Indonesia yang memang harus diakui masih sangat bergantung terhadap perekonomian ataupun penjualan barang-barang komoditas.

Dengan turunnya harga komunitas, maka secara langsung juga akan berpengaruh terhadap penerimaan negara terutama untuk pos-pos komoditas yang akan berdampak terhadap penurunan laju penerimaan negara tersebut jika dibandingkan dengan periode sebelumnya.

"Sementara di sisi lain kalau dilihat dari kinerja perekonomian domestik itu sendiri, saya kira dampak ataupun potensi terjadinya resesi di dalam negeri itu relatif kecil untuk terjadi setidaknya kalau melihat asumsi leading indikator saat ini," ujarnya.

Lanjutnya, beberapa indikator utama seperti konsumsi rumah tangga, PMI, hingga kepercayaan konsumen sampai dengan data terakhir masih menunjukkan atau berada pada level yang baik ditambah dengan penanganan covid-19 yang jauh lebih baik jika dibandingkan dengan periode sebelumnya.

"Sehingga singkatnya potensi resesi bisa saja terjadi, tetapi kalau melihat data-data saat ini memang pertama kecil kemungkinan untuk terjadi dan yang kedua dampak yang diberikan oleh resesi global itu sendiri saya kira masih relatif kecil ke perekonomian Indonesia," tutupnya. []

Lihat Sumber Artikel di Warta Ekonomi Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Warta Ekonomi. Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Warta Ekonomi.
Sumber: Warta Ekonomi