Ekonomi

Indonesia Ajak ASEAN Mitigasi Hambatan Ekspor Perikanan ke AS

Sekjen KKP Antam Novambar mengatakan, salah satu upaya yang didorong adalah fokus membenahi perikanan skala kecil di kawasan ASEAN.


Indonesia Ajak ASEAN Mitigasi Hambatan Ekspor Perikanan ke AS
Pedagang menata ikan hasil tangkapan nelayan di tempat pelelangan ikan (TPI) Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Palabuhanratu, Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (9/5). Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencatat angka produksi perikanan nasional mencapai 23,26 juta ton pada 2017, di antaranya 6,04 juta ton merupakan hasil perikanan tangkap dan 17,22 ton dari hasil perikanan budidaya. (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/foc/18.)

AKURAT.CO, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengajak pada negara-negara ASEAN untuk mengatasi potensi hambatan ekspor ke Amerika Serikat (AS) pasca pemberlakuan US Marine Mammal Protection Act (US MMPA).

Sekretaris Jenderal KKP Antam Novambar mengatakan, salah satu upaya yang didorong adalah fokus membenahi perikanan skala kecil di kawasan ASEAN.

“Negara-negara ASEAN perlu memberi perhatian lebih kepada nelayan dan pembudidaya ikan kecil dengan meningkatkan kompetensi yang dimiliki. Ini penting karena berkaitan dengan kinerja ekspor produk hasil perikanan negara-negara anggota ASEAN ke pasar global khususnya Amerika”, jelas Antam dalam keterangan resminya, Minggu (26/6/2022).

baca juga:

Ia pun menambahkan persoalan nelayan dan pembudidaya skala kecil yang jumlahnya mendominasi, berpotensi mempengaruhi kinerja ekspor negara-negara anggota ASEAN ke pasar global, khususnya Amerika Serikat, karena berkaitan dengan standarisasi produk yang dihasilkan.

Menurutnya juga penting dalam pertemuan tersebut pihaknya juga meminta pemerintah Amerika Serikat meningkatkan dukungan baik kapasitas maupun teknis sehingga negara-negara ASEAN bisa memenuhi standar tersebut.

"Delegasi Indonesia juga menekankan pentingnya dukungan peningkatan kapasitas kepada negara-negara ASEAN oleh Pemerintah Amerika melalui peningkatan kapasitas dan dukungan teknis guna memenuhi standar yang ditetapkan dalam US MMPA," katanya.

Ia juga berpendapat hal ini menjadi perhatian bersama karena berpotensi menjadi hambatan non-tarif baru dan akan mempengaruhi ekspor ikan dan produk perikanan negara negara anggota ASEAN ke pasar AS.

Dalam meningkatkan kompetensi nelayan dan pembudidaya skala kecil, Indonesia telah menginisiasi dua konsep di bidang perikanan tangkap dan budi daya.

Pada perikanan tangkap isinya tentang keamanan pangan dan pengurangan kemiskinan melalui penerapan Food and Agriculture Organization (FAO) Guideline.