Olahraga

India Terbuka Ditunda, Satu Lagi Turnamen Kualifikasi Olimpiade Hilang

Turnamen ini sedianya digelar di ibukota India, New Delhi, pada 11-16 Mei mendatang.


India Terbuka Ditunda, Satu Lagi Turnamen Kualifikasi Olimpiade Hilang
Marcus Gideon/Kevin Sanjaya bersama lima wakil Indonesia lainnya berhasil melaju ke perempat final India Terbuka 2018. (PBSI)

AKURAT.CO, Salah satu turnamen kualifikasi bulutangkis Olimpiade Tokyo 2020, India Terbuka 2021, harus ditunda karena pandemi virus corona. Turnamen ini sedianya digelar di ibukota India, New Delhi, pada 11-16 Mei mendatang.

Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) mengumumkan bahwa penundaan India Terbuka dikarenakan naiknya angka penularan COVID-19 di negara tersebut. BWF juga memastikan bahwa keputusan ini diambil setelah melakukan konsultasi dengan otoritas setempat.

“Semua usaha telah dilakukan penyelenggara untuk menggelar lingkungan turnamen yang aman bagi semua partisipan, tetapi naiknya kasus penularan COVID-19 dan gravitasi situasi di Delhi membuat BAI (Asosiasi Bulutangkis India) tidak punya pilihan kecuali menunda turnamen,” kata BWF sebagaimana dipetik dari laman resminya.

“BWF bisa mengonfirmasi (bahwa) jadwal ulang turnamen tidak lagi mengambil tempat di jendela (periode) kualifikasi olimpiade. Jadwal baru belum dikonfirmasi.”

Penundaan ini memberikan dua situasi yang bertolak belakang bagi seluruh partisipan terutama para pebulutangkis yang sedang menatap Tokyo. Di satu sisi mereka merasa lega karena tidak harus berangkat ke India sementara di sisi lain atlet kehilangan kesempatan untuk mencari angka menuju olimpiade.

Poin dari India Terbuka juga bukan sekadar untuk meloloskan diri ke Olimpiade Tokyo, namun juga berguna untuk mendapatkan posisi unggulan di undian cabang bulutangkis pesta olahraga terbesar di dunia yang akan digelar pada 23 Juli–8 Agustus mendatang itu.

Pertanyaan berikutnya adalah apakah hal yang sama juga bisa terjadi pada dua kejuaraan yang merupakan kualifikasi Olimpiade Tokyo lainnya yang dihelat di Asia. Yakni Malaysia Terbuka pada 25-30 Mei dan Singapura terbuka pada 1-6 Juni mendatang. 

BWF telah memutuskan bahwa periode lanjutan kualifikasi Olimpiade Tokyo pasca jeda akibat pandemi adalah 4 Januari–13 Juni 2021. Dengan demikian, Singapura Terbuka akan menjadi turnamen terakhir sebelum para penepak bulu angsa akan terbang ke ibukota Jepang.

Indonesia sendiri sejauh ini telah menempatkan tujuh wakil yang akan bertanding di Tokyo. Rinciannya adalah dua dari ganda putra, dua tunggal putra, satu tunggal putri, satu ganda putri, dan satu ganda campuran.[]

Hervin Saputra

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu