Ekonomi

Indeks IDX-MES BUMN 17 Diklaim Mampu Gairahkan Investasi Saham Syariah, Ampuh?

Peluncuran Indeks IDX-MES BUMN 17 dapat menjadi salah satu indikator peranan pemerintah dalam pengembangan ekonomi syariah


Indeks IDX-MES BUMN 17 Diklaim Mampu Gairahkan Investasi Saham Syariah, Ampuh?
Karyawan memotret pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (11/9). Perdagangan IHSG pada awal pekan dibuka menguat sebesar 6,30 poin atau 0,11 persen menjadi 5.863,421 poin ditengah kondisi ekonomi nasional yang cukup kondusif dan positif dalam menjaga kepercayaan pelaku pasar. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

AKURAT.CO Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) mengklaim peluncuran Indeks IDX-MES BUMN 17 dapat menjadi salah satu indikator peranan pemerintah dalam pengembangan ekonomi syariah, dan dapat mengakomodasi ketertarikan investor pasar modal Indonesia untuk berinvestasi pada saham syariah dan BUMN. 

" Selain itu, Indeks IDX-MES BUMN 17 juga dapat menjadi tolak ukur baru bagi investor untuk berinvestasi saham-saham syariah," ujar Asisten  Direktur Eksekutif Kantor Pusat Masyarakat Ekonomi Syariah Pimgi Nugraha dalam keterangan resminya beberapa waktu lalu.

Pimgi menjelaskan konstituen Indeks IDX-MES BUMN 17 dipilih dari saham-saham syariah yang masuk ke dalam ISSI dan merupakan saham perusahaan tercatat BUMN dan afiliasinya.

Selanjutnya, penentuan 17 saham konstituen Indeks IDX-MES BUMN 17 dipilih berdasarkan likuiditas transaksi di pasar reguler terbaik, kapitalisasi pasar terbesar, dan juga mempertimbangkan kinerja keuangan, serta tingkat kepatuhan yang baik.

Jumlah indeks saham bertema syariah yang masih terbatas juga menjadi salah satu latar belakang untuk menambah pilihan indeks syariah baru. Saat ini baru terdapat 3 indeks syariah, yaitu Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI), Jakarta Islamic Index 70 (JII70), dan Jakarta Islamic Index (JII).

Pasar Modal Syariah dalam satu dekade terakhir mencatatkan pertumbuhan yang menggembirakan. Jumlah saham syariah meningkat secara pesat 84%, lebih tinggi dari peningkatan total jumlah saham tercatat sebesar 65%.

" Peningkatan juga terjadi pada rata-rata nilai transaksi harian sebesar 8,16% per tahun, yaitu dari Rp2,41 triliun per hari pada tahun 2011 menjadi Rp8,54 triliun per hari pada Maret 2021," terangnya.

Di sisi lain, BEI juga mencatat saham-saham BUMN dan afiliasinya merupakan penggerak Pasar ModalIndonesia. Sejumlah 34 Perusahaan Tercatat BUMN dan afiliasinya memiliki porsi kapitalisasi pasar sebesar 24% dari total kapitalisasi pasar BEI. 

Sekadar informasi, bekerjasama dengan Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), PT Bursa Efek Indonesia (BEI) meluncurkan indeks baru yang dinamakan IDX-MES BUMN 17 pada Kamis (29/04). Indeks ini mengukur kinerja harga dari 17 saham Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan afiliasinya yang dinilai menjalankan usahanya sesuai dengan prinsip syariah yang memiliki likuiditas baik, kapitalisasi pasar besar, serta didukung oleh fundamental perusahaan yang baik.

Selain itu, pada tahun 2020 nilai transaksi saham BUMN tersebut juga memiliki porsi 37% dari total nilai transaksi di BEI. Oleh karena itu, melanjutkan sinergi yang telah terbentuk untuk pengembangan Pasar Modal Syariah di Indonesia, BEI dan MES pada kesempatan ini bekerjasama menerbitkan Indeks IDX-MES BUMN 17.[]

Denny Iswanto

https://akurat.co