Lifestyle

Indahnya Kalimantan Tengah, Yuk Wisata ke Desa Suku Dayak

Rumah Betang Nihan ini dihuni oleh sekitar 10 kepala keluarga


Indahnya Kalimantan Tengah, Yuk Wisata ke Desa Suku Dayak
Ilustrasi - Desa Suku Dayak Kalimantan (PESONAINDO.COM)

AKURAT.CO  Kalimantan Tengah penuh dengan keindahan alam yang menawan, termasuk gunung dan pantai.

Namun, Kalimantan Tengah juga punya keistimewaan lain, yaitu desa wisata Suku Dayak.

Saat berkunjung ke desa wisata, kamu bisa melihat kebudayaan dan kehidupan Suku Dayak yang masih sederhana dan tidak mengikuti zaman modern.

Berikut AKURAT.CO rangkum beberapa desa wisata Suku Dayak yang bisa kamu datangi saat berlibur di Kalimantan Tengah: 

Desa Nihan

Salah satu lambang dari budaya suku Dayak adalah Rumah Betang atau Rumah Panjang. Nah, kamu bisa melihat keunikan Rumah Betang di Desa Nihan.

Arsitektur rumah ini masih sangat tradisional dan sudah berumur ratusan tahun. Rumah Betang Nihan ini dihuni oleh sekitar 10 kepala keluarga.

Rumah betang ini ada di Desa Nihan Hilir, Kecamatan Lahei Barat, Kabupaten Barito Utara, Propinsi Kalimantan Tengah.

Tepatnya sekitar 1 jam perjalanan menggunakan perahu dari pusat Kota Muara Teweh.

Penduduk Desa Nihan mayoritas penduduknya memeluk Hindu Kaharingan, dan masih sangat kental menjalankan berbagai macam adat istiadat nenek moyangnya.

Indahnya Kalimantan Tengah, Yuk Wisata ke Desa Suku Dayak - Foto 1
Rumah Betang DIREKTORIPARIWISATA.ID

Desa Hajak

Desa Hajak merupakan desa tertua di wilayah Barito Utara, yang dihuni oleh mayoritas suku Dayak.

Nama hajak sendiri diambil dari bahasa Dayak Tewoyan yang artinya adalah ompa atau alat penangkap ikan. 

Di desa ini, penduduk Desa Hajak menggelar upacara adat sekaligus ritual agama Hindu Kaharingan, yaitu Wara (warisan, ahli, ritual dan almarhum).

Menurut ajaran Hindu Kaharingan, ritual ini bertujuan untuk mengantar arwah para leluhur ke surga (Lewu Tatau). Desa Hajak berada di Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara, Provinsi Kalimantan Tengah.

Desa Lopus

Suku Dayak Tomun di Desa Lopus hidup dengan aturan adat yang kuat. Jadi, pada saat kamu berkunjung ke Desa Lopus, tetua adat biasanya akan melakukan ritual sederhana.

Diiringi suara gendang, garantung, gong dan bebunyian dari alat musik tradisional lainnya, tetua adat akan memakaikan Ikat Tonggang di lengan, yang dipercaya sebagai pelindung dan panjang umur.

Dalam ritual ini, kamu akan tamu didudukkan pada sebuah alat musik tradisional Dayak, yang disebut garantung, dengan latar belakang Tempayan peninggalan leluhur.

Selama di desa ini, kamu bisa menyaksikan kehidupan orang Dayak, mulai dari memproduksi beras dengan cara ditumbuk, mencoba permainan tradisional, dan mengenal sumpit, senjata tradisional khas Dayak.

Adapun penduduk desa masih tinggal di  rumah panggung dengan kayu ulin khas suku Dayak. Desa Lopus terletak di Kecamatan Delang, Kabupaten Lamandau, Kalimantan Tengah.

Desa Wisata Sei Gohong

Desa Wisata Sei Gohong merupakan sebuah desa yang menjadi salah satu tujuan wisata yang cukup populer di Kota Palangka Raya.

Di desa ini kamu bisa melihat ebudayaan asli Suku Dayak di lokasi bernama Pasah Patahu (rumah kecil keramat) dan Sandung (tempat penyimpanan tulang belulang).

Selain itu, Desa Wisata Sei Gohong juga terkenal dengan Sungai Batu dan Sungai Rungan yang sering dijadikan lokasi arum jeram. 

Desa Wisata Sei  Gohong terletak di Kecamatan Bukit Batu, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, atau hanya berjarak sekitar 35 kilometer dari Kota Palangka Raya.[]