Ekonomi

Incar Halal dan Berkah dari Investasi Saham Syariah

Saham ada dua jenis, yakni saham konvensional dan saham syariah


Incar Halal dan Berkah dari Investasi Saham Syariah
Santri melintas di papan Bursa Indeks Saham saat mengikuti diskusi membangun dan memperkuat ekonomi berbasis koperasi syariah di Bursa Efek Jakarta, Jumat (25/5). Diskusi tersebut membahas kebangkitan ekonomi umat islam berbasis koperasi syariah

AKURAT.CO Saham ada dua jenis, yakni saham konvensional dan saham syariah. Saat ini, saham syariah banyak diburu investor sebab memiliki ciri khas.

Investasi saham di pasar modal sejatinya bisa dilakukan siapa saja. Tak ada kriteria khusus, misalnya investor pemilik modal besar saja atau hanya para pengusaha.

Saham syariah adalah investasi pada perusahaan yang kegiatan usahanya sesuai prinsip syariah. Mempunyai mekanisme transaksi sesuai syariah dan diawasi Dewan Pengawas Syariah, melansir Cermati.

baca juga:

Tidak kenal sistem bunga dan riba. Yang ada prinsip bagi hasil, jual beli, dan sewa karena orientasi keuntungannya untuk dunia akhirat. Hubungan dengan investor pun dalam bentuk kemitraan.

Investor Saham Syariah

Sama seperti saham konvensional, membeli saham syariah berarti Anda menjadi pemilik perusahaan tersebut. Tentunya dengan kepemilikan saham sesuai yang dibeli.

Menjadi investor saham syariah, artinya Anda juga berhak mengikuti Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar secara berkala dan mendapatkan dividen atau pembagian keuntungan perusahaan.

Agar tujuan investasi saham syariah tercapai, ada baiknya kenali produk investasi ini terlebih dahulu. Mulai dari pemilik perusahaan, manajemennya, rencana bisnis, laporan keuangan, serta kinerja perusahaan dari waktu ke waktu.

Dengan demikian, Anda tidak membeli kucing dalam karung yang dapat membuat Anda justru mengalami kerugian.

Sumber: Cermati

Prabawati Sriningrum

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu