Ekonomi

Inalum Operating Tanam 500 Bibit Macadamia, Apa Tujuannya?

INALUM Operating mengklaim pihaknya terus mendukung pemerintah untuk memuluskan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs)


Inalum Operating Tanam 500 Bibit Macadamia, Apa Tujuannya?
Bibit Macadamia (gonutify.com)

AKURAT.CO INALUM Operating mengklaim pihaknya terus mendukung pemerintah untuk memuluskan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) dan secara khusus menjaga Daerah Tangkapan Air (DTA) Danau Toba. Oleh karena itu, program penanaman pohon merupakan salah satu bagian aktivitas dalam 6 pilar peta jalan keberlanjutan perusahaan yakni Environment & Climate Change.

" INALUM Operating sebagai bagian dari BUMN Holding Industri Pertambangan MIND ID menanam 500 bibit Macadamia di Desa Marbun Tongga Marbun Dolok, Kecamatan Bukit Raja, Kabupaten Humbang Hasundutan, Provinsi Sumatera Utara pada 28 November 2021. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Penanaman Pohon BUMN Serentak inisiatif dari KBUMN dalam rangka hari menanam pohon nasional," tutur Direktur Operasi dan Portofolio MIND ID, Danny Praditya melansir kontan di Jakarta, (2/12/2021).

Tak hanya program menanam pohon BUMN, INALUM Operating pasalnya juga bakal berkomitmen melakukan penanaman 33.196 bibit pohon disekitar Danau Toba melalui Program Konservasi DTA Danau Toba yang bekerja sama dengan berbagai pihak. Jenis pohon yang akan di tanam diantaranya mahoni, trembesi, ketapang, alpukat, durian, kemiri, aren, makadamia nut, dan pinus.

Sampai akhir tahun 2021, INALUM Operating menargetkan sebanyak 148 ribu bibit di lahan seluas 297 Ha melalui Program Konservasi DTA Danau Toba. Sampai dengan 26 November 2021, telah terealisasi sebanyak 114.900 bibit di lahan seluas 229,8 Ha atau sebesar 77.

Sekadar informasi, kegiatan ini merupakan kolaborasi melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) untuk mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) antara lain Tujuan 1 (Tanpa Kemiskinan), 7 (Energi Bersih dan Terjangkau), 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi), 13 (Penanganan Perubahan Iklim), 15 (Keberlanjutan Ekosistem Daratan) dan 17 (Kemitraan Untuk Mencapai Tujuan) yang dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip akuntabilitas, terintegrasi, terarah, dan terukur dampaknya.

Program Menanam Pohon BUMN serentak dilakukan di 7 titik di Indonesia melibatkan Pemerintah Daerah dan Mahasiswa Pecinta Alam yakni DKI Jakarta yang dihadiri oleh Menteri BUMN Bapak Erick Thohir, Sumatera Utara (Danau Toba), Lampung (Wai Sekampung), Riau (Pekanbaru), Banten (Rangkasbitung), Jawa Timur (Malang), Sulawesi Selatan (Makassar), total sebanyak 3.970 pohon dengan jenis pohon endemik.[]