News

IMI Berharap KPK Beri Pendampingan Agar Formula E Tidak Dipolitisasi

Formula E merupakan agenda negara untuk tujuan promosi negara ke belahan dunia lain


IMI Berharap KPK Beri Pendampingan Agar Formula E Tidak Dipolitisasi
Sekjen Ikatan Motor Indonesia (IMI) Ahmad Syahroni (kedua dari kiri) saat konferensi pers terkait Formula E tadi malam (Akurat.co/Badri)

AKURAT.CO - Ikatan Motor Indonesia (IMI) meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan pendampingan terkait rencana menggelar Formula E.

Sekjen IMI Ahmad Syahroni mengatakan KPK perlu ikut andil dalam rencana pelaksanaan Formula E agar acara berskala internasional itu tidak digiring ke isu politik.

"Terkait dengan yang KPK lakukan (penyelidikan terhadap dugaan korupsi Formula E) saat ini, kami akan meminta dan audiensi dengan KPK setelah nanti panitia terbentuk untuk pelaksanaan Formula E, untuk meminta pendampingan," katanya saat konferensi pers Rabu malam (24/11/2021). 

Sahroni menyampaikan pihaknya sangat berharap even balapan mobil listrik tidak bergeser dari tujuan utamanya sebagai agenda olahraga internasional. Dia menegaskan, Formula E merupakan agenda negara untuk tujuan promosi negara ke belahan dunia lain. 

"Jadi KPK juga harus ikut andil dalam proses pelaksanaan Formula E ini yang berlangsung pada saat 2022, agar tidak terjadi hal-hal menjadi politiking. Hal ini adalah kegiatan untuk branding negara," katanya. 

"Maka itu kami Formula E dan segenap pelaksana akan meminta pendampingan terhadap KPK untuk pelaksanaan Formula E ini," tambahnya.

Di tempat yang sama, Ketua Umum IMI Bambang Soesatyo mempersilahkan KPK melaksanakan tugasnya. Tetapi, kata dia, bersmaan dengan penyelidikan even balapan mobil listrik itu juga harus tetap berjalan. 

"Kami mempersilahkan manakala ada dugaan sebagaimana dituduhkan. Silahkan. Hukum berjalan tapi acara ini karena sudah masuk ke vendor even internasional ini tetap harus berjalan. Jadi intinya masalah hukum silahkan berjalan , even juga terus jalan," katanya. 

Dia menambahkan, pihak Formula E yang diwakili Alberto Longo juga telah memastikan bahwa tidak ada yang ditutupi dari acara tersebut. Semuanya berjalan dengan baik dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Sehingga tidak perlu dikhawatirkan transparansinya. 

"Tadi Alberto Longo juga sudah menyampaikan tidak ada yang ditutup-tutupi sehingga saya yakin dan percaya ini akan indah pada waktunya. Ini akan klir pada waktunya," katanya.[]