Ekonomi

Imbas Perang Rusia-Ukraina, Banyak Negara Mulai Larang Ekspor Pangan

Lembaga yang berbasis di Washington DC, Peterson Institute for International mengatakan perang Rusia dan Ukraina memberikan dampak yang besar di daerah itu


Imbas Perang Rusia-Ukraina, Banyak Negara Mulai Larang Ekspor Pangan
Tampak petani sedang melakukan proses pemanenan dilahan pertanian gandum (REUTERS/Jim Young)

AKURAT.CO  Pelarangan ekspor produk pangan telah menjadi isu utama akibat dari perang antara Rusia dan Ukraina.

Terutama untuk pangan gandum dimana melonjak harganya akibat perang tersebut, sehingga berbagai negara akhirnya melarang ekspor pangan.

Melansir dari CNBC Internasinal, Kamis (19/5/2022) Perang telah memicu lonjakan besar harga gandum di mana Rusia dan Ukraina yang merupakan pengekspor komoditas terbesar. Kedua negara tersebut menyumbang 29% dari ekspor gandum global menurut Bank Dunia. Harga gandum melonjak sekitar 6% pada hari Senin setelah India memberikan pengumuman di akhir pekan.

baca juga:

"Dengan harga pangan yang tinggi karena gangguan rantai pasokan terkait COVID dan hasil yang berkurang akibat kekeringan tahun lalu, invasi Rusia datang pada saat yang buruk bagi pasar pangan global," kata International Food Policy Research Institute (IFPRI) dalam catatan April.

Lembaga yang berbasis di Washington DC, Peterson Institute for International juga mengatakan perang Rusia dan Ukraina memberikan dampak yang besar di kawasan itu.

"Ini juga berkontribusi pada krisis pangan global, karena Rusia memblokir ekspor pupuk yang dibutuhkan oleh petani di tempat lain, dan peran Ukraina sebagai lumbung pangan untuk Afrika dan Timur Tengah telah dihancurkan," ujarnya.

Selain itu India beberapa negara yang telah melarang ekspor pangan yakni Rusia dan Ukraina, Mesir, Kazakhstan, Kosovo, dan Serbia juga telah melarang ekspor gandum.

Lebih lanjut, banyak negara juga telah menerapkan larangan ekspor makanan lainnya karena inflasi global yang melonjak akibat krisis Ukraina. Harga telah melonjak untuk berbagai macam produk makanan lainnya berkontribusi terhadap kenaikan inflasi di seluruh dunia.

India mengatakan larangan ekspor gandum untuk mengelola keamanan pangan negara secara keseluruhan menurut laporan media lokal. Negara-negara lain juga menerapkan larangan ekspor makanan termasuk Indonesia, yang membatasi ekspor minyak sawit, bahan utama yang digunakan dalam banyak produk makanan dan non makanan. M

Mirip dengan India, Indonesia menyatakan perlunya memastikan ketersediaan pangan di dalam negeri, setelah inflasi pangan global melonjak ke rekor tertinggi setelah perang.[]