Tech

Imbas Larangan dari Pemerintah AS, Huawei Digadang akan Alami Penurunan Penjualan


Imbas Larangan dari Pemerintah AS, Huawei Digadang akan Alami Penurunan Penjualan
Wall Street Journal menyebut smartphone dan peralatan jaringan 5G Huawei telah meninggalkan komponen buatan AS (GIZCHINA)

AKURAT.CO Produsen smartphone raksasa asal Tiongkok, Huawei, dikabarkan akan mengalami penurunan angka penjualan yang tajam hingga 20 persen pada tahun ini, imbas dari keputusan pemerintah Amerika Serikat yang memasukkan Huawei dalam daftar hitam. 

Melansir Engadget, Minggu (8/3), dari keputusan tersebut memungkinkan Huawei tidak dapat menggunakan atau mengoperasikan peralatan dari perusahaan AS seperti halnya ekosistem Google dan beberapa lainnya. 

Hal itu diyakini akan menjadikan Huawei mengalami kesulitan untuk menjual perangkatnya di daratan Eropa dan beberapa wilayah lain di mana banyak pengguna mengandalkan aplikasi Google.

Sebelumnya, pada tahun 2019 lalu Huawei mengklaim bahwa pihaknya berhasil menjual sebanyak 240 juta perangkat smartphone, namun untuk tahun ini perusahaan hanya memperkirakan sekitar 190 hingga 200 juta perangkat yang terjual. 

Jika prediksi tersebut benar terjadi, maka itu akan menunjukkan bahwa pemerintah AS telah mencapai salah satu tujuannya yakni membatasi pertumbuhan penjualan Huawei.

Menanggapi hal itu, Huawei tidak tinggal diam, pasalnya perusahaan kabarnya sedang mengembangkan sistem operasi besutannya, untuk menggantikan peran ekosistem Google 

Sistem operasi itu disebut sebagai Huawei Mobile Service (HMS) yang memiliki ekosistem sepertihalnya Google Play Store, Google Music hingga Google Maps.[]

Andre Purwanto

https://akurat.co