Ekonomi

Imbas Kebakaran Kilang Balongan, Kilang Cilacap Suplai 200 Ribu Barel Pertalite ke Jabodetabek

Imbas Kebakaran Kilang Balongan, Kilang Cilacap Suplai 200 Ribu Barel Pertalite ke Jabodetabek
Kilang Residual Residual Fluid Catalytic Cracking (RFCC) Refinery Unit (RU) IV Cilacap sebagai kilang paling strategis karena perannya menjadi penyuplai sepertiga kebutuhan Bahan Bakar Minyak (BBM) Nasional dan 60 persen kebutuhan di Pulau Jawa. (Dokumentasi: Istimewa/Pertamina)

AKURAT.CO, PT Pertamina (Persero) telah melakukan pengiriman perdana produk pertalite sebanyak 200 ribu barel atau setara 32 ribu kiloliter melalui jalur laut dari Kilang Cilacap menuju wilayah Jabodetabek dan sekitarnya.

Manajer Humas dan CSR Pertamina Kilang Cilacap Hatim Ilwan, mengatakan pengapalan itu merupakan skema alih suplai kebutuhan bahan bakar pasca insiden kebakaran empat tangki penampungan BBM di Kilang Balongan pada akhir Maret lalu.

"Ini komitmen kami guna mengamankan stok BBM untuk wilayah Jabodetabek yang sebelumnya disuplai dari Kilang Balongan,” kata Hatim Ilwan dalam keterangan resminya, Rabu (7/4/2021).

Dari Dermaga III Area Oil Movement 70 Komplek Pantai Teluk Penyu di Cilacap, kapal bernama lambung Ratu Ruwaidah itu bertolak langsung menuju Integrated Terminal Balongan.

Kilang Cilacap membangun fasilitas tambahan sehingga pertalite bisa loading langsung ke kapal pengangkut melalui dermaga tersebut.

Pengapalan pertalite tersebut, lanjut Hatim, menjadi catatan sejarah bagi pengiriman BBM melalui jalur laut karena sejak awal tahun ini pertalite dari Kilang Cilacap dikirim ke terminal bahan bakar Lomanis yang kemudian didistribusikan melalui jalur pipa ruas Cilacap, Yogyakarta, dan Bandung.

“Ke depan dengan fasilitas ini kami bisa lebih fleksibel mengirim BBM, termasuk pertamax dan pertamax turbo ke wilayah manapun,” kata Hatim.

Kegiatan pengiriman pertalite jalur laut merupakan bagian dari tambahan produksi sebesar 400 ribu barel per bulan atau 20 persen dari produksi pertalite Kilang Cilacap yang sebelumnya mencapai 2 juta barel per bulan.

Sekadar informasi, sebagai wujud kepedulian pada warga terdampak insiden tangki T-301, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati mengecek warga di lokasi pengungsian GOR Bumi Patra, K ompleks Pertamina Balongan, Indramayu, Jawa Barat pada Sabtu (3/4/2021).

baca juga:

Nicke melihat langsung kegiatan penyembuhan pasca trauma (trauma healing) oleh pekerja milenial Pertamina lewat program Pertamina Peduli.

Dalam keterangan resminya, Minggu (4/4/2021), Nicke menyempatkan untuk berbincang dan menyapa warga dan para relawan, ia memotivasi untuk tetap bersabar dan semangat karena Pertamina sedang berupaya agar warga bisa segera kembali ke rumah masing-masing.

Di pos informasi, Nicke berkomunikasi dengan petugas dan mengecek data pengungsi akibat insiden tangki di kilang Balongan yang terus diperbaharui oleh tim Pertamina di lapangan.

"Terima kasih ya. Kita sedang mendata rumah-rumah agar masyarakat segera bisa kembali ke kediaman masing-masing," ujar Nicke kepada warga yang juga turut serta sebagai relawan.

Mereka juga diminta mengajak warga lainnya ikut berpartisipasi dalam upaya pembenahan, baik rumah warga maupun rumah ibadah yang terdampak insiden tangki Kilang Balongan agar bisa cepat selesai.

"Kita juga prioritaskan rumah ibadah karena sebentar lagi Ramadan. Kita berharap masyarakat bisa segera kembali ke rumah masing-masing. Kami semua lakukan effort terbaik, agar Ramadan ini masyarakat bisa menjalankan ibadah dengan baik," pungkas Nicke.[]

Prabawati Sriningrum

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu