News

Imbas Bencana, Kemenkes Tunda Vaksinasi Untuk Wilayah NTT

Imbas Bencana, Kemenkes Tunda Vaksinasi Untuk Wilayah NTT


Imbas Bencana, Kemenkes Tunda Vaksinasi Untuk Wilayah NTT
Menkes Budi Gunadi Sadikin dalam Raker bersama Komisi IX DPR

AKURAT.CO Bencana banjir bandang dan longsor yang melanda 11 kabupaten dan kota di NTT rupanya memengaruhi pelaksanaan vaksinasi di provinsi itu.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terpaksa menunda pelaksanaan vaksinaai di provinsi itu.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menjelaskan, siklon Tropis Seroja yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT) sejak 2 April lalu sebabkan terjadinya bencana alam. Akibatnya vaksinas Covid-19 terpaksa ditunda.

baca juga:

"Jadi banyak yang terkena dampak di Nusa Tenggara Timur (NTT) Prioritas kita adalah sekarang penanggulangan bencana dulu jadi otomatis vaksinasinya kita tunda," kata Budi dilansir dari situs Kemenkes, Kamis (8/4/2021).

Sebaliknya, Kemenkes memperkuat upaya pemulihan pasca bencana. Terutama pemulihan kesehatan bagi korban bencana alam itu. Saat ini, Kemenkes telah mendirikan pos kesehatan di lokasi-lokasi bencana alam si NTT.

"kita fokus ke penanggulangan bencana supaya segera rekan-rekan kita yang terkena dampak baik itu wafat ataupun luka bisa segera ditangani,” ujarnya.

Dia menjelaskan, siklon Tropis Seroja ini adalah kejadian iklim yang terbesar yang pernah terjadi di Indonesia. Biasanya daerah yang terkena Siklon Tropis Seroja merupakan daerah-daerah subtropis seperti Australia atau Philipina.

Berdasarkan laporan yang diterima Menkes Budi Gunadi Sadikin dari Ketua BMKG, suhu laut di NTT memang sedang naik yang biasanya 26 sampai 27 derajat celsius, sekarang sudah 30 derajat celsius.

"Kementerian Kesehatan sudah membuat sekitar 10 pos kesehatan dan tim kesehatan sudah didatangkan ke lokasi bencana, terutama anestesi dan ortopedi karena banyak warga mengalami patah tulang kemudian perlu segera dioperasi," ujarnya.

0 Comments

Leave a comment

Sorry, you mush first