Tech

Ilmuwan DeepMind Ciptakan AI yang Bisa Belajar Sendiri

DeepMind di anggap sebagai laboratorium AI utama di dunia


Ilmuwan DeepMind Ciptakan AI yang Bisa Belajar Sendiri
AI yang Bisa Belajar Sendiri (dok. CNBC)

AKURAT.CO, Ilmuwan komputer mempertanyakan apakah DeepMind yang di anggap sebagai laboratorium AI utama di dunia mampu membuat mesin dengan kecerdasan seperti manusia dan hewan. Perusahaan asal Inggris ini terkadang berupaya untuk membuat AI tingkat manusia. 

Perusahaan milik Alphabet ini memfokuskan sebagian dari upayanya pada pendekatan yang disebut “Reinforcement Learning” atau dapat cepat belajar. Ini melibatkan pemrograman AI untuk mengambil tindakan tertentu. 

Dengan kata lain, algoritma "belajar" untuk menyelesaikan tugas dengan mencari imbalan yang telah diprogram. Teknik ini telah berhasil digunakan untuk melatih model AI cara bermain gim seperti Go dan catur. 

Mamun, mengutip dari Cnbc News, AI tersebut tidak sepenuhnya sempurna. AlphaGo AI DeepMind yang terkenal tidak dapat menggambar stickman atau membedakan antara kucing dan kelinci, sementara anak berusia tujuh tahun bisa.

Kendati demikian, DeepMind, yang diakuisisi oleh Google pada tahun 2014 seharga sekitar $600 juta, percaya bahwa sistem AI yang didukung oleh reinforcement learning secara teoritis dapat tumbuh dan banyak belajar. Sehingga, ini bisa memecahkan penghalang teoretis ke AGI tanpa perkembangan teknologi baru.

Para peneliti DeepMind berpendapat, dalam sebuah tesis yang dikirimkan ke jurnal Artificial Intelligence menjelaskan, bahwa ini sudah menjadi “Hadiah yang cukup” untuk mencapai perkembangan AI.

"Jika Anda terus 'menghargai' suatu algoritma setiap kali melakukan sesuatu yang Anda inginkan, yang merupakan inti dari pembelajaran penguatan, maka pada akhirnya akan mulai menunjukkan tanda-tanda kecerdasan umum," ungkap para peneliti.