News

Ilmuwan Ciptakan Komposisi Musik dari Jaring Laba-laba

Ilmuwan di Massachusetts Institute of Technology (MIT) di AS telah berhasil menerjemahkan struktur jaring laba-laba menjadi suatu komposisi musik


Ilmuwan Ciptakan Komposisi Musik dari Jaring Laba-laba
Ilmuwan di Massachusetts Institute of Technology (MIT) di Amerika Serikat (AS) telah berhasil menerjemahkan struktur jaring laba-laba menjadi suatu komposisi musik. (Pixabay)

AKURAT.CO, Tim ilmuwan di Massachusetts Institute of Technology (MIT) di Amerika Serikat (AS) telah berhasil menerjemahkan struktur jaring laba-laba menjadi suatu komposisi musik.

"Laba-laba hidup di lingkungan dengan getaran senar. Mereka tidak melihat dengan baik, jadi mereka merasakan dunia mereka melalui getaran, yang memiliki frekuensi berbeda," kata Markus Buehler dari MIT, seperti dikutip dari Gulf News.

Getaran itu terjadi saat laba-laba merentangkan sehelai sutra selama konstruksi, atau saat angin atau lalat yang terperangkap menggerakkan jaring.

Dalam studi tersebut, tim memindai jaring laba-laba alami dengan laser untuk menangkap penampang 2D dan kemudian menggunakan algoritma komputer untuk merekonstruksi jaringan 3D dari jaring.

Para peneliti kemudian menciptakan instrumen seperti harpa dan memainkan musik jaring laba-laba di beberapa pertunjukan langsung di seluruh dunia. Selain itu, ilmuwan juga membuat pengaturan realitas virtual yang memungkinkan orang untuk "memasuki" jaring secara visual dan audio.

"Lingkungan realitas maya sangat menarik. Dengan mendengar dan melihatnya pada saat yang sama, Anda dapat benar-benar mulai memahami lingkungan tempat tinggal laba-laba," kata Buehler.

Tim tersebut mengeksplorasi bagaimana suara jaring berubah saat terkena gaya mekanis yang berbeda, seperti peregangan. Selanjutnya, mereka merekam getaran jaring yang dihasilkan ketika laba-laba melakukan aktivitas yang berbeda, seperti membangun jaring, berkomunikasi dengan laba-laba lain, atau mengirimkan sinyal pacaran.

"Sekarang kami mencoba menghasilkan sinyal sintetis yang pada dasarnya berbicara dalam bahasa laba-laba," kata Buehler.[]

Anugrah Harist Rachmadi

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu