News

Ikut Jokowi, Pemkot Yogyakarta Izinkan Lepas Masker di Ruang Terbuka

Ikut Jokowi, Pemkot Yogyakarta Izinkan Lepas Masker di Ruang Terbuka


Ikut Jokowi, Pemkot Yogyakarta Izinkan Lepas Masker di Ruang Terbuka
Wakil Wali Kota Heroe Poerwadi saat menggelar konferensi pers di Ruang Bima, Balai Kota Yogyakarta, Rabu (9/9/2020). (AKURAT.CO/Kumoro Damarjati)

AKURAT.CO Pemerintah Kota Yogyakarta menyatakan akan mengikuti arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melonggarkan pemakaian masker di tengah kondisi Covid-19 di Indonesia.

"Ya, kalau sudah menjadi kebijakan pemerintah ya kita juga kan terapkan untuk bisa membuka masker di area terbuka," kata Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi dalam keterangannya, Selasa (17/5/2022).

Namun, Heroe menekankan batasan-batasan yang harus dipatuhi sesuai arahan Presiden Jokowi. Seperti, wajib mengenakan masker kecuali di area terbuka yang tidak padat manusia, serta bukan termasuk kategori lanjut usia (lansia) pemilik penyakit penyerta atau komorbid. 

baca juga:

"Begitu juga bagi yang punya batuk dan pilek (wajib memakai masker). Dan di area tertutup dan kendaraan umum masih tetap harus menggunakan masker," tegasnya.

Pihaknya meyakini, masker masih menjadi alat pelindung diri dari penyebaran Covid-19 yang juga mampu memberikan kenyamanan bagi penggunanya maupun orang-orang di sekitarnya.

"Jadi diimbau misalnya sudah diizinkan tidak menggunakan masker di area terbuka, tetap diharapkan yang merasa nyaman pakai masker lebih baik dipergunakan itu lebih baik," pungkasnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi memutuskan untuk melonggarkan penggunaan masker di tengah kondisi Covid-19 di Indonesia.

Hal tersebut diumumkan Jokowi dalam pernyataan pers yang disampaikan di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (17/5/2022) petang.

"Pertama pemerintah memutuskan untuk melonggarkan kebijakan pemakaian masker," ujar Jokowi seperti disiarkan langsung via saluran Youtube Sekretariat Presiden.

"Jika masyarakat sedang beraktivitas di luar ruangan atau di area terbuka yang tidak padat orang, maka boleh untuk tidak menggunakan masker," kata Jokowi.

Meski demikian Jokowi menekankan penggunaan masker tetap berlaku bagi warga yang berkegiatan di ruangan tertutup dan transportasi publik.

Penggunaan masker juga tetap berlaku bagi masyarakat yang masuk kategori rentan, lansia, atau memiliki penyakit bawaan atau komorbid.

"Demikian juga masyarakat yang alami gejala batuk pilek maka tetap harus gunakan masker ketika melakukan aktivitas," kata Jokowi. []