Ekonomi

IHSG Waspada Tertahan, Investor Saatnya Sambut Cuan dari Saham Ini Sebelum Lebaran

Secara teknikal IHSG kembali bergerak terkonsolidasi dan menguat bertahan dan menguji dilevel rata-rata 5 hari


IHSG Waspada Tertahan, Investor Saatnya Sambut Cuan dari Saham Ini Sebelum Lebaran
Tampak suasana area main hall IHSG di Bursa Efek Jakarta, Jumat (25/9/2020). (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO Secara teknikal Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali bergerak terkonsolidasi dan menguat bertahan dan menguji dilevel rata-rata 5 hari dan menuju rata-rata 20 hari pada indikator moving average.

IHSG (+0.80%) ditutup menguat 47.48 poin kelevel 5975.79 dengan saham-saham disektor Transportasi (+1.85%), Bahan Baku (+1.72%) dan barang konsumen bukan primer (+1.45%) menjadi pemimpin penguatan. IHSG menguat meskipun dibayangi kehati-hatian investor menyambut libur hari raya Idulfitri disaat banyaknya pertemuan the Fed guna membahas prospek kebijakan moneter pada minggu ini.

"Investor mengantisipasi lonjakan inflasi yang kembali lebih tinggi terhadap nilai tukar rupiah," ujar Head Of Research Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi di Jakarta, Selasa (11/5/2021).

Sementara mayoritas indeks saham Asia ditutup kembali bervariasi. Indeks Nikkei (+0.55%) dan TOPIX (+0.99%) naik di Jepang sedangkan indeks HangSeng (-0.05%) dan CSI300 (-0.07%) terkonsolidasi dizona equilibrium ditengah lonjakan harga komoditas dan terkoreksinya indeks berjangka AS. Yuan darat China mencapai level terkuatnya terhadap dolar sejak 2018. Bursa Eropa membuka perdagangan dengan bervariasi. Indeks DAX (-0.23%) dan CAC40 (-0.23%) turun sedangkan FTSE (+0.05%) alami pergerakan yang terkonsolidasi diarea dekat nol persen. Saham di Eropa dibuka mendatar dengan Pound menyentuh level tertinggi 10 minggu setelah pemilu Inggris menolak partai utama kemerdekaan Skotlandia mendapatkan mayoritas langsung dan memperkuat cengkeraman Kkonservatif. 

" Selanjutnya investor akan terfokus pada data tingkat inflasi di Tiongkok dan berhati-hati akan penutupan market dalam negeri akibat libur Lebaran," terangnya.

Adapun laju IHSG, indikator stochastic dan RSI bergerak terkonsolidasi pada area dekat oversold dan Indikator MACD yang memiliki kondisi undervalue. Sehingga diperkirakan IHSG bergerak kembali mencoba menguat tertahan mejelang libur lebaran dengan support resistance 5.933-6.013.

" Saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal diantranya; ADRO, ASII, ASRI, ASSA, BBTN, BFIN, CPIN, ESSA, ICBP, JSMR, KLBF, MNCN, RALS, SMRA, TOTL, UNVR," pungkasnya.

Sekadar informasi, IHSG berakhir menguat 0,80% ke level 5.975,78 pada penutupan perdagangan Senin (10/5/21).

Ada 294 saham naik, 209 melemah, sisanya 146 stagnan. Nilai transaksi hari ini sebesar Rp9,2 triliun.[]

Denny Iswanto

https://akurat.co