Ekonomi

IHSG Terperosok 19,29 Poin, Aksi Beli Bersih Investor Asing Serok Rp25,54 Miliar

IHSG ditutup melemah 19,29 poin atau 0,32% ke 5.933,30 pada akhir perdagangan sesi I hari ini, Selasa (4/5/2021)


IHSG Terperosok 19,29 Poin, Aksi Beli Bersih Investor Asing Serok Rp25,54 Miliar
Pekerja memotret menggunakan smartphone pergerakan layar pergerakan saham di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (30/10/2018). Saham perusahaan penerbangan raksasa Boeing turun sekitar 6,6 persen yang terburuk sejak Februari 2016. Setelah salah satu pesawat pabrikannya yang dibawa maskapai Lion Air terjatuh di kawasan Karawang, Jawa Barat pada (29/10). Seri Boeing 737 MAX 8 yang dibawa Lion Air telah menjadi produk andalan bagi Boeing untuk penerbangan komersial perusahaan dalam b (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 19,29 poin atau 0,32% ke 5.933,30 pada akhir perdagangan sesi I hari ini, Selasa (4/5/2021).

Tercatat 197 saham naik, 257 saham turun dan 168 saham stagnan. Nilai transaksi sentuh Rp4,56 triliun. Total volume perdagangan saham di bursa hingga sesi I hari ini mencapai 10,38 miliar saham.

Investor asing mencatatkan pembelian bersih Rp25,54 miliar di seluruh pasar.

Sebelumnya, IHSG merangkak tipis 2,8 poin atau 0,05% ke posisi 5.955,4 pada pembukaan perdagangan, Selasa (4/5/2021).

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 1,18 poin atau 0,13% ke posisi 885,52.

Adapun hingga jelang pukul 09:15 WIB, IHSG terus menguat ke kisaran level 5.960,491.

Sekadar informasi, secara teknikal IHSG break out support bullish trend dan MA5.

IHSG (-0.72%) ditutup turun 43.02 dengan saham-saham disektor Infrastruktur (-1.48%) dan Industri Dasar (-1.41%) menjadi penekan hingga akhir sesi perdagangan. Aksi profit taking investor terhadap saham-saham tower yang sebelumnya menguat optimis dan refleksi pertumbuhan inflasi yang masih dibawah ekspektasi.

" Kekhawatiran sentimen global mengenai data ekonomi yang rilis alami pertumbuhan yang cepat menjadi katalis," ujar Head Of Research Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi di Jakarta, Selasa (4/5/2021).

Denny Iswanto

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu