Ekonomi

IHSG Nyungsep ke Bawah 7.200 saat Bank Sentral Berlomba Kerek Suku Bunga

IHSG nyungsep ke bawah 7.200 di tengah sentimen kenaikan suku bunga acuan pada September 2022. Baca selengkapnya di sini.


IHSG Nyungsep ke Bawah 7.200 saat Bank Sentral Berlomba Kerek Suku Bunga
Pekerja beraktivitas dengan latar belakang layar pergerakan harga saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta Selatan, Senin (21/2/2022). (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali tertekan dan meninggalkan level 7.200 pada perdagangan Jumat, 23 September 2022. IHSG tertekan di tengah sentimen bank sentral yang berlomba menaikkan suku bunga acuan.

Setelah The Fed, kini gantian Bank Indonesia (BI) yang memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan BI7DRR sebesar 50 bps menjadi 4,25% pada September 2022. Alhasil, IHSG anjlok di zona merah sejak perdagangan pagi tadi.

Melansir RTI, IHSG melemah -0,43% ke level 7.187,87 pada penutupan sesi pertama. IHSG bahkan sempat tumbang ke level terendah di angka 7.173,39.

baca juga:

Sejumlah 17,38 miliar saham diperdagangkan dengan frekuensi 896.700 kali dan membukukan nilai transaksi harian sebesar Rp9,02 triliun. Pergerakan saham yang terpantau meliputi 289 saham naik, 225 saham turun, dan 175 sham lainnya stagnan.

Lihat Sumber Artikel di Warta Ekonomi Disclaimer: Artikel ini adalah kerja sama antara AkuratCo dengan Warta Ekonomi. Hal yang berkaitan dengan tulisan, foto, video, grafis, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab dari Warta Ekonomi.
Sumber: Warta Ekonomi