Ekonomi

IHSG Mulai Stabil Hingga Sore, Himpun Volume Perdagangan 17,39 Miliar Saham

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik 91.58 poin atau 1,53% ke 6.087,84 pada penutupan perdagangan Selasa (22/6/2021)


IHSG Mulai Stabil Hingga Sore, Himpun Volume Perdagangan 17,39 Miliar Saham
Ilustrasi - Harga IHSG Naik (AKURAT.CO/Ryan)

AKURAT.CO Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup naik 91.58 poin atau 1,53% ke 6.087,84 pada penutupan perdagangan Selasa (22/6/2021). Tercatat 340 saham naik, 178 saham turun dan 118 saham stagnan.

Total volume perdagangan saham di bursa hari ini mencapai 17,39 miliar saham dengan total nilai Rp12,03 triliun. Investor asing mencatatkan penjualan bersih Rp 472,48 miliar di seluruh pasar.

Saham-saham yang masuk dalam jajaran top gainers LQ45 meliputi saham PT Ciputra Development Tbk (CTRA) (6,74%), saham PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) (3,71%), saham PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) (3,66%).

Sedangkan saham-saham yang terjebak dalam rentetan top losers LQ45 diantaranya saham PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) (-5,56%), saham PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) (-4,05%), saham PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) (-3,00%).

Sebelumnya IHSG menguat 1,51% atau 90,698 poin ke level 6.086,951 pada penutupan perdagangan sesi I. Terdapat 321 saham naik, 182 saham turun, dan 120 sham stagnan.

Total perdagangan 10,7 miliar saham dengan nilai transaksi capai Rp6,9 triliun. Aksi jual investor asing di pasar reguler, net sell asing Rp199,937 miliar dan Rp253,262 miliar keseluruhan market.

Sedangkan, IHSG dibuka merangkak naik tipis 0,17% ke level 6.006,66 pada perdagangan pagi. Selang 15 menit IHSG sedikit demi sedikit naik 0,62% ke level 6.030,09 pada perdagangan tadi pagi.

Nilai transaksi hari ini sebesar Rp1,7 triliun dan terpantau investor asing menjual bersih Rp85 miliar di pasar reguler. Hingga pukul 09:30 WIB, IHSG masih terus menghijau pada kisaran level 6.048,402.

Sekadar informasi, secara teknikal IHSG membentuk pola candlestick bullish counter attack dengan whipsaw moving average 20 dan 50 hari. IHSG (-0.18%) ditutup turun tipis 10.87 poin ke level 5.996.25 setelah sempat dibuka gap down hingga dua persen diawal sesi perdagangan.

Beberapa faktor yang menyebabkan IHSG tersungkur diawal sesi yakni, aksi capital outflow investor asing menyikapi langkah The Fed dalam prospek pengetatan kebijakan, respons investor dalam rencana Bank Indonesia dalam pembobotan indeks dan kasus Covid-19 di Indonesia yang meningkat tajam.[]