Ekonomi

IHSG Masih Terus Terperosok ke Jalur Negatif

IHSG dibuka melemah 22,55 poin atau 0,37% ke posisi 6.029,99 pada pembukaan perdagangan, Selasa (20/4/2021)


IHSG Masih Terus Terperosok ke Jalur Negatif
Seorang karyawan melintas di dekat monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (8/8/2018). Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penguatannya pada pra pembukaan perdagangan saham, IHSG turun tipis 1,12 poin atau 0,02 persen ke posisi 6.100,003. Pada pukul 09.00 WIB, IHSG berbalik arah dan menguat 8,702 poin atau 0,14 persen ke posisi 6.109,833. (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah 22,55 poin atau 0,37% ke posisi 6.029,99 pada pembukaan perdagangan, Selasa (20/4/2021).

Kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 6,12 poin atau 0,68% ke posisi 897,03. Adapun hingga jelang pukul 09:15 WIB, IHSG masih terjun ke kisaran level 6.028,927.

Sekadar informasi, IHSG secara teknikal diprediksi bergerak pulled back MA20 dilevel 6.078 dengan indikasi menguji support MA5 dilevel 6.039 kembali sebagai konfirmasi arah pergerakan. IHSG (-0.55%) turun 33.72 poin kelevel 6052.54 ditengah penguatan optimis bursa Asia dan terkonsolidasinya indeks ekuitas berjangka AS.

Investor mengambil langkah aman akan adanya aksi profit taking pasca optimisme minggu lalu akibat data ekonomi global yang rilis diatas ekspektasi. Saham-saham disektor Industri Dasar (-2.21%) menjadi penekan IHSG hingga akhir sesi perdagangan, dimana terkoreksinya perusahaan produsen semen dan peternakan menjadi pemicunya setelah alami penguatan signifikan.

" Naiknya harga ayam sejak menjelang ramadhan dan peningkatan volume penjualan diberbagai emiten semen menjadi katalis penguatan kedua sektor tersebut dipekan lalu," tutur Head Of Research Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi di Jakarta, Selasa (20/4/2021).

Sementara itu, bursa Asia ditutup mixed dengan pelemahan terjadi pada indeks saham TOPIX (-0.22%) dijepang sedangkan indeks Nikkei (+0.01%), HangSeng (+0.45%) dan CSI300 (+2.43%) naik. Ekuitas di Tiongkok naik setelah alami pertumbuhan ekonomi kuartal pertama tahun ini yang tertinggi sejak 30 tahun terakhir.

" Investor terlihat optimis pada prospek ekonomi di Tiongkok pada pemulihan ekonomi global," ujarnya.

Bursa Eropa membuka perdagangan dengan menguat tipis diawal pekan. Indeks FTSE (+0.12%), DAX (+0.04%) dan CAC40 (+0.14%) naik dizona hijau. Investor menimbang momentum rilisnya laporan keuangan kuartal pertama dan pemulihan ekonomi global.

Indeks berjangka AS terkonsolidasi menjadi faktor utama pergerakan yang cenderung tipis diawal sesi.

Denny Iswanto

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu