Ekonomi

IHSG Masih Terkapar, 466 Saham Ambruk

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terdampar lagi di zona merah pada penutupan perdagangan sesi pertama Jumat (18/6/2021)


IHSG Masih Terkapar, 466 Saham Ambruk
Karyawan berbincang di dekat monitor pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (8/8/2018). (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terdampar lagi di zona merah pada penutupan perdagangan sesi pertama Jumat (18/6/2021). IHSG berakhir di level 5.958,015 atau melemah 110,4 poin atau -1,82%.

Tercatat 67 saham naik, 466 saham melemah, 157 saham stagnan. Nilai transaksi bursa sedikit menguat yakni di kisaran Rp8,658 triliun.

Investor asing melakukan net sell pada keseluruhan market Rp106,49 miliar dan net sell Rp99,69 miliar di pasar reguler.

Sebelumnya, IHSG dibuka melemah 2,93 poin atau 0,05% ke posisi 6.065,52 pada pembukaan perdagangan tadi pagi. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 0,65 poin atau 0,07% ke posisi 876,78.

Sekadar informasi, secara teknikal, IHSG terkonfirmasi break out MA5 dan menutup gap yang terbentuk dipekan lalu.

" Keputusan Bank Indonesia untuk mempertahankan suku bunga acuan dalam Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia dilevel 3,5% sesuai ekspektasi pasar disaat signal Taper Tantrum dan prospek suku bunga The Fed kian memanas pasca pertemuan FOMC semalam," ujar Head Of Research Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi di Jakarta, Jumat (18/6/2021).

Bursa Jepang melemah dengan indeks Nikkei (-0.93%) dan TOPIX (-0.62%) turun lebih dari setengah persen sedangkan bursa saham Tiongkok dan Hongkong menguat dengan indeks CSI300 (+0.42%) dan HangSeng (+0.43%) naik mendekati setengah persen. China menggunakan langkah-langkah yang semakin kuat untuk menahan risiko terhadap sistem keuangan.

Pemerintah China dalam beberapa pekan terakhir memerintahkan perusahaan negara untuk mengekang eksposur komoditas mereka di luar negeri, memaksa bank domestik untuk menahan lebih banyak mata uang asing, mempertimbangkan pembatasan harga batubara termal, menyensor pencarian untuk pertukaran kripto dan secara efektif melarang broker menerbitkan target indeks ekuitas bullish. Aturan baru akan melarang produk manajemen kas dari memegang sekuritas yang lebih berisiko dan membatasi penggunaan leverage mereka.

" Pada hari Kamis, seorang pejabat mengatakan China berencana untuk menjual logam dari cadangan negara," imbuhnya.   Sedangkan Bursa Eropa membuka perdagangan dengan melemah. Indeks Eurostoxx (-0.36%), FTSE (-0.56%), DAX (-0.22%) dan CAC40 (-0.18%) turun diawal sesi perdagangan. Saham infrastruktur dan utilitas turun lebih dari sepersen di Eropa meskipun mayoritas saham disektor perbankan naik lebih dari 2%. Indeks Stoxx 600 Eropa turun untuk pertama kalinya dalam 10 hari. Prospek suku bunga AS yang dinaikan lebih cepat dari ekspektasi menjadi salah satu faktor.

" The Fed menargetkan kenaikan suku bunga 2 kali pada tahun 2023 hal ini maju dari rencana sebelumnya di tahun 2024. Selain itu The Fed juga memberikan signal adanya pembahasan rencana pemangkasan pembelian obligasi," jelasnya.

Adapun untuk laju IHSG, indikator stochastic dan RSI bergerak bearish momentum dan MACD terlihat divergence negatif dengan histogram memberikan signal pelemahan lanjutan diakhir pekan dengan support resistance 6.006-6.082. 

" Saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal diantaranya; ACES, ANTM, BBTN, BSDE, JSMR, LSIP, WIKA," pungkasnya.[]

Denny Iswanto

https://akurat.co