Ekonomi

IHSG Masih Akan Lesu, Ini Rekomendasi Saham-saham yang Cuan


IHSG Masih Akan Lesu, Ini Rekomendasi Saham-saham yang Cuan
Pengunjung berada di sekitar layar elektronik pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (16/12/2019). Chief Economist PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Ryan Kiryanto mengatakan kondisi industri perbankan Indonesia akan tumbuh positif pada tahun depan. Sebab, komposit dari pada pertumbuhan kredit tahun depan di atas realisasi pada tahun ini. (AKURAT.CO/Endra Prakoso)

AKURAT.CO Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Rabu (8/4/2020) melemah mencapai 3,18% atau 151,94 poin ke 4626,69. Sejumlah 81 saham menguat, 335 melemah, dan 117 stagnan. Asing menjual saham hingga Rp329,22 miliar.

Kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 melemah 4,39%, Kelompok 30 saham unggulan dari LQ45 (IDX30) melemah 4,34%, dan Kelompok 30 saham syariah unggulan atau Jakarta Islamic Index (JII) melemah 3,93%.

Analis MNC Sekuritas Edwin Sebayang juga memprediksi IHSG hari ini (9/4/2020) masih akan melemah dengan kisaran 4,576 - 4,690.

Berikut rekomendasi saham dari MNC Sekuritas agar investor bisa menarik cuan di tengah pelemahan:

*BBRI 2,800 - 3,140*

*TECHNICAL INDICATORS*: BUY 2,810

*TARGET PRICE*: 3,140

*STOP-LOSS*: 2,790

*BANDARMOLOGY:*

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION

NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION

*KAEF 1,215 - 1,505*

*TECHNICAL  INDICATORS*: BUY 1,220

*TARGET PRICE*: 1,505

*STOP-LOSS*: 1,210

*BANDARMOLOGY:*

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION

NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION

*MYOR 1,855 - 1,935*

*TECHNICAL INDICATORS*: BUY 1,860

*TARGET PRICE*: 1,935

*STOP-LOSS*: 1,850

*BANDARMOLOGY:*

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION

NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION

*MDKA 1,200 - 1,310*

*TECHNICAL INDICATORS*: BUY 1,205

*TARGET PRICE*: 1,310

*STOP-LOSS*:1,195

*BANDARMOLOGY:*

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION

NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION

*BBCA 27,775- 28,950*

*TECHNICAL INDICATORS*: BUY 27,800

*TARGET PRICE*: 28,950

*STOP-LOSS*: 27,750

*BANDARMOLOGY:*

TOP 5 BROKER ACCUMULATED

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION

NET BUY SELL ASING:

PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION

Bernada sama, Analis Panin Sekuritas William Hartanto menilai hari ini (9/4/2020) IHSG berpotensi bergerak mixed cenderung melemah dalam range 4.500 -  4.720.

Berikut rekomendasi Saham-saham yang bakal menguntungkan:

[GGRM]

Candlestick Pattern: Membentuk pola hammer yang secara teknikal merupakan pola pembalikan arah menguat.

Rekomendasi: Speculative buy 45000 s/d 47000, TP 50000, stop loss <44000.

Support: 44000.

Resistance: 50000.

[KAEF]

Sideways Trend: Memasuki pergerakan sideways dalam range 1040 s/d 1425.

Rekomendasi: Trading dalam range tersebut.

Support: 1040.

Resistance: 1425.

[WIKA]

Testing Support: Menguji support pada 1135, jika mampu dipertahankan maka penguatan berlanjut kembali.

Rekomendasi: Speculative buy 1120 s/d 1135, TP 1250, stop loss <1100.

Support: 1135 s/d 1100.

Resistance: 1250.

[WSKT]

Momentum Indicator: Membentuk golden cross MA5 dengan MA20 yang merupakan indikasi penguatan jangka pendek secara teknikal, penurunan yang terjadi kemarin belum mematahkan tren yang sudah terbentuk.

Rekomendasi: Hold, TP 735 s/d 750.

Support: 540.

Resistance: 750.

Analis Binaartha Sekuritas M. Nafan Aji Gusta Utama memprediksi IHSG melemah dengan kisaran 4529.48 – 4697.67.

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain sebagai berikut:

BBRI, Daily (2820) (RoE: 16.46%; PER: 10.02x; EPS: 281.51; PBV: 1.65x; Beta: 1.47):

Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 2640 - 2830, dengan target harga secara bertahap di level 3060, 3220, 3330 dan 3810. Support: 2640 & 2500.

ICBP, Daily (9600) (RoE: 18.89%; PER: 22.41x; EPS: 430.67; PBV: 4.22x; Beta: 0.57):

Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10 dan MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 9325 – 9625, dengan target harga secara bertahap di level 9850, 10050, 10175 dan 10750. Support: 9325, 9175 & 9025.

INCO, Daily (2210) (RoE: 2.96%; PER: 27.42x; EPS: 80.60; PBV: 0.81x; Beta: 1.33):

Pergerakan harga saham telah mengujigaris MA 10 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level level 2150 – 2210, dengan target harga secara bertahap di level 2370, 2490, 2580 dan 2950. Support: 2030 & 1925.

INDF, Daily (6250) (RoE: 9.06%; PER: 11.21x; EPS: 557.75; PBV: 1.01x; Beta: 0.85):

Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10 dan MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level level 6000 – 6250, dengan target harga secara bertahap di level 6400, 6675, 6750 dan 7275. Support: 6000, 5850 & 5750.

INTP, Daily (11550) (RoE: 7.95%; PER: 23.28x; EPS: 496.03; PBV: 1.84x; Beta: 1.47):

Pergerakan harga saham telah menguji garis MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 11000 – 11600, dengan target harga secara bertahap di level 12925, 13850, 14525 dan 17300. Support: 10400 & 9600.

JPFA, Daily (915) (RoE: 15.42%; PER: 6.10x; EPS: 150.87; PBV: 0.94x; Beta: 1.92):

Pergerakan harga saham telah menguji beberapa garis MA 10 dan MA 20 sehingga peluang terjadinya penguatan minimal menuju ke level resistance pertama masih terbuka lebar. “Akumulasi Beli” pada area level 900 – 920, dengan target harga secara bertahap di level 970, 1065, 1140, 1190 dan 1415. Support: 865 & 800.[]