Ekonomi

IHSG Malah Langsung Tertekan Awal Perdagangan

IHSG melemah 9,94 poin atau 0,17% ke level5.965,852 pada pembukaan perdagangan, Selasa (11/5/2021)


IHSG Malah Langsung Tertekan Awal Perdagangan
Karyawan melintas di papan Index Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Saham Efek Jakarta, Jumat (5/3/2021). (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 9,94 poin atau 0,17% ke level5.965,852 pada pembukaan perdagangan, Selasa (11/5/2021).

Selang 7 menit, IHSG masih di zona merah dengan koreksi 0,42% ke level 5.950,12

Nilai transaksi hari ini sebesar Rp1 triliun dan terpantau investor asing menjual bersih Rp17 miliar di pasar reguler.

Sedangkan hingga jelang pukul 10:30, IHSG masih nangkring di zona merah pada level 5.934,013.

Sekadar informasi, secara teknikal IHSG kembali bergerak terkonsolidasi dan menguat bertahan dan menguji dilevel rata-rata 5 hari dan menuju rata-rata 20 hari pada indikator moving average.

IHSG (+0.80%) ditutup menguat 47.48 poin kelevel 5975.79 dengan saham-saham disektor Transportasi (+1.85%), Bahan Baku (+1.72%) dan barang konsumen bukan primer (+1.45%) menjadi pemimpin penguatan. IHSG menguat meskipun dibayangi kehati-hatian investor menyambut libur hari raya Idulfitri disaat banyaknya pertemuan the Fed guna membahas prospek kebijakan moneter pada minggu ini.

"Investor mengantisipasi lonjakan inflasi yang kembali lebih tinggi terhadap nilai tukar rupiah," ujar Head Of Research Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi di Jakarta, Selasa (11/5/2021).

Sementara mayoritas indeks saham Asia ditutup kembali bervariasi. Indeks Nikkei (+0.55%) dan TOPIX (+0.99%) naik di Jepang sedangkan indeks HangSeng (-0.05%) dan CSI300 (-0.07%) terkonsolidasi dizona equilibrium ditengah lonjakan harga komoditas dan terkoreksinya indeks berjangka AS. Yuan darat China mencapai level terkuatnya terhadap dolar sejak 2018. Bursa Eropa membuka perdagangan dengan bervariasi.

Indeks DAX (-0.23%) dan CAC40 (-0.23%) turun sedangkan FTSE (+0.05%) alami pergerakan yang terkonsolidasi diarea dekat nol persen. Saham di Eropa dibuka mendatar dengan Pound menyentuh level tertinggi 10 minggu setelah pemilu Inggris menolak partai utama kemerdekaan Skotlandia mendapatkan mayoritas langsung dan memperkuat cengkeraman Kkonservatif. 

Denny Iswanto

https://akurat.co