Ekonomi

IHSG Coba Tancap Gas Awal Perdagangan

IHSG dibuka menguat pada pembukaan perdagangan, Jumat (16/4/2021)


IHSG Coba Tancap Gas Awal Perdagangan
Warga melintas di sebelah papan indeks pergerakan saham di Main Hall Bursa Efek Jakarta, Kamis (8/4/2021). (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada pembukaan perdagangan, Jumat (16/4/2021). IHSG naik 22,877 poin atau 0,30% ke kisaran level 6.102,378.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 naik 5,96 poin atau 0,66% ke posisi 914,4.

Sekadar informasi, secara teknikal IHSG diprediksi bergerak menguat dan mencoba break out resistance Moving Average 20 hari. Mayoritas indeks saham Asia kembali bervariasi kali ini indeks Nikkei (+0.07%) dan TOPIX (+0.36%) naik sedangkan Indeks CSI300 (-0.64%) dan HangSeng (-0.50%) turun.

Indeks saham di Hongkong dan China turun karena operasi likuiditas bank sentral china yang mengisyaratkan upaya untuk menahan peningkatan leverage. IHSG (+0.48%) naik 29.22 poin kelevel 6079.50 setelah sempat tertekan selama jam perdagangan.

Indeks sektor pertanian (+2.19%), Perdagangan (+1.01%) dan Industri Dasar (+0.99%) bergerak optimis naik mampu membalikan IHSG kuat hingga akhir sesi perdagangan.

Data akitifitas ekspor dan import naik signifikan terlihat lebih aktif di bulan Maret memberikan indikasi pemulihan ekonomi dari sisi perdagangan. Ekspor naik 30.47% secara yoy dan Import naik 25.73% secara yoy. 

" Faktor tersebut menjadi tigger positif IHSG hingga akhir sesi perdagangan," ujar Head Of Research Reliance Sekuritas Indonesia Lanjar Nafi di Jakarta, Jumat (16/4/2021).

Sementara bursa Eropa mayoritas dibuka menguat. Indeks FTSE (+0.44%), DAX (+0.35%) dan CAC40 (+0.16%) naik dipimpin oleh perusahaan pertambangan dan industri dasar. Ekspektasi pemulihan ekonomi yang kuat, dikombinasikan dengan optimisme atas stimulus moneter dan fiskal, telah mendorong ekuitas AS mendekati level tertinggi seiring berlanjutnya pelaporan perusahaan.

" Data yang akan dirilis Kamis tentang klaim pengangguran AS dan penjualan ritel akan diawasi dengan cermat oleh Investor selanjutnya," imbuhnya.

Denny Iswanto

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu