Ekonomi

IHSG Cerah, Nilai Kapitalisasi Pasar Semringah

Data perdagangan pada periode 4-8 Oktober 2021 diklaim bergerak dalam keadaan positif


IHSG Cerah, Nilai Kapitalisasi Pasar Semringah
Warga melihat indeks pergerakan pasar saham di Main Hall Bursa Efek Jakarta, Kamis (8/4/2021). (AKURAT.CO/Dharma Wijayanto)

AKURAT.CO Data perdagangan pada periode 4-8 Oktober 2021 diklaim bergerak dalam keadaan positif. Rata-rata volume transaksi harian Bursa Efek Indonesia (BEI) sebesar 11,43 persen menjadi 27,673 miliar saham dari 24,834 miliar saham pada pekan sebelumnya.

P.H. Sekretaris Perusahaan BEI Albertus Fajar Subagyo menyatakan rata-rata frekuensi transaksi harian bursa juga turut meningkat 6,71 persen menjadi 1.604.269 transaksi dari 1.503.334 transaksi pada pekan yang lalu. Kemudian Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Jumat (8/10) berada di zona hijau.

" Secara keseluruhan selama sepekan IHSG mencatat peningkatan sebesar 4,06 persen dan mendekati level psikologis 6.500 atau tepatnya 6.481,769 dari posisi 6.228,845 pada penutupan pekan sebelumnya," ujar Albertus pada keterangan resminya di Jakarta, Minggu (10/10/2021).

Sementara itu, nilai kapitalisasi pasar bursa selama sepekan turut meningkat 3,98 persen menjadi Rp7.948,394 triliun dari Rp7.644,414 triliun pada pekan lalu. Adapun setelah pekan lalu meningkat hampir 50 persen, pekan ini rata-rata nilai transaksi harian (RNTH) mencatatkan perubahan sebesar 5,04 persen menjadi Rp17,946 triliun, dari Rp18,898 triliun pada pekan sebelumnya.

" Investor asing pada hari ini mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp2,422 triliun dan sepanjang tahun 2021 investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp28,380 triliun," pungkasnya.

Sekadar informasi, pada pekan ini tepatnya Rabu sampai dengan Kamis, 6-7 Oktober 2021 telah diselenggarakan 7th IFA International Conference dengan tema "Finance, Capital Market and Corporate Governance in The Digital Transformation Era", secara virtual dan disaksikan secara langsung melalui kanal YouTube dan Instagram  Indonesia Stock Exchange. Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memberikan Keynote Speech pada  acara tersebut, yang dilanjutkan dengan para narasumber dari lokal dan internasional.

Pada hari pertama penyelenggaraan, pembicara yang menyampaikan pemaparannya yaitu Founding Editor of Pacific-Basin Finance Journal from University of Hawaii Ghon Rhee dan Direktur BEI Fithri Hadi. Kemudian pada hari kedua pemaparan diisi oleh President of Asian Finance Association from National Chengchi University Robin K. Chou, CEO of PT Amalan International Indonesia Arne Hartmann, dan Professor of Banking and Finance from University of Nottingham Meryem Duygun.

Acara tersebut merupakan kerja sama Asosiasi Finansial Indonesia (AFI) dengan Self-Regulatory Organization (SRO) yang terdiri dari BEI, PT Kliring  Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), serta didukung oleh lima universitas terkemuka di Indonesia yaitu Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta, Universitas Indonesia (UI) Jakarta, Universitas Lampung (UNILA) dan Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT) Manado.

Pada akhir pekan ini atau Jumat, 8 Oktober 2021 telah diselenggarakan Pembukaan Perdagangan BEI dalam  rangka Seremoni PT BJB Sekuritas Jawa Barat sebagai Perusahaan Efek Daerah (PED) Pertama dan PT Mandiri Sekuritas sebagai Anggota Bursa Sponsor PED Pertama di BEI.[]