News

Iduladha Dibayangi Wabah PMK, Anies Sebut Penularannya Cepat Seperti Covid-19

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerjunkan 865 petugas pemeriksa kesehatan hewan kurban ke seluruh titik penampungan di Jakarta.


Iduladha Dibayangi Wabah PMK, Anies Sebut Penularannya Cepat Seperti Covid-19
Dokter hewan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Sumatera Selatan menyiapkan dosis vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK) saat Vaksinasi PMK Hewan Ternak di Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (28/6/2022). (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)

AKURAT.CO Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerjunkan 865 petugas pemeriksa kesehatan hewan kurban ke seluruh titik penampungan di Jakarta. Mereka diterjunkan ke titik penampungan dengan tujuan memastikan hewan kurban yang masuk Jakarta benar-benar bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

"Pelaksanaan Iduladha tahun ini dibayang-bayangi munculnya wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang juga menular secara cepat seperti Covid-19. Sehingga diperlukan langkah-langkah dan tindakan untuk proses pengamanan," kata Anies dikutip dari akun Instagram-nya @aniesbaswedan, Senin (4/7/2022). 

Dia mengatakan, 865 petugas pemeriksa kesehatan hewan yang diterjukan itu terdiri atas petugas KPKP DKI, Sudin KPKP dari masing-masing kota.

baca juga:

Selain itu, Pemprov DKI Jakarta juga dibantu oleh Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis (SKHB) IPB sebanyak 65 orang, Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Jakarta sebanyak 84 orang, Petugas Kementan 15 orang, serta juru sembelih halal 60 orang. 

"Para tenaga pemeriksa kesehatan hewan yang bertugas akan memastikan benar-benar agar hewan yang terjangkit PMK tidak terdistribusi sebagai hewan kurban," ungkapnya.

Anies mengungkapkan, saat ini Jakarta telah menerima sekitar 38 ribu hewan kurban dan diprediksi akan bertambah hingga 43 ribu ekor hewan kurban. "Masih ada sekitar 5.000 hewan lagi yang akan masuk ke Jakarta," ungkapnya.

Dengan adanya petugas kesehatan hewan yang diterjunkan ke masyarakat, edukasi mengenai hewan kurban dan kesehatan hewan pada umumnya akan terjadi. Petugas pemeriksa kesehatan hewan akan berperan mencegah masuknya hewan terindikasi PMK ke tengah-tengah masyarakat. 

"Persiapan pelaksanaan kurban ini harus kita jaga bersama dan merupakan kegiatan besar mengingat mayoritas penduduk Indonesia beragama Islam," katanya. []