Entertainment

Idap Autoimun, Jessica Iskandar Curhat Merasa Tak Berguna dan Kesepian


Idap Autoimun, Jessica Iskandar Curhat Merasa Tak Berguna dan Kesepian
Jessica Iskandar ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Selasa (15/10). (AKURAT.CO/Intan Widiasih)

AKURAT.CO Artis sekaligus presenter Jessica Iskandar divonis menderita graves disease autoimmune hyperthyroidism (autoimun).

Jessica berusaha menerima penyakitnya ini dengan ikhlas. Namun, ia tak memungkiri penyakit ini mampu menguras emosi. Jessica bahkan merasa tak berguna dan kesepian setelah mengidap penyakit tersebut.

Graves disease hyperthyroid autoimune. Penyakit ini menguras emosi," tulis Jessica Iskandar, dikutip pada Minggu (2/8).

"Terkadang membuat diri ini merasa tak berguna dan merasa sendirian," imbuhnya.

Ungkapan kesedihan Jessica Iskandar . INSTAGRAM.COM/inijedar

Tak berhenti sampai disitu saja, Jessica merasa sangat stres.

Mantan tunangan Richard Kyle itu ingin beristirahat, menangis dan meluapkan seluruh kesedihannya.

Ia berharap bisa pergi ke suatu tempat tanpa ada orang yang mengenalinya.

"Aku ingin pergi sebentar, berharap sementara tidak ada yang mengenali, dan punya waktu untuk menangis sebentar saja," ujarnya.

Ungkapan kesedihan Jessica Iskandar . INSTAGRAM.COM/inijedar

Di postingan terakhir, Jessica berharap bisa ikhlas menghadapi cobaan berat dari Tuhan ini.

"Ikhlas.. Semoga aku mudah ikhlas," pungkasnya.

Ungkapan kesedihan Jessica Iskandar . INSTAGRAM.COM/inijedar

Dikutip dari laman Mayoclinic, Graves disease adalah gangguan autoimun yang menyebabkan kelenjar tiroid membuat terlalu banyak hormon tiroid dalam tubuh. Kondisi ini juga dikenal dengan nama hipertiroid.

Jessica masih harus menjalani pengobatan selama 6 bulan ke depan. Dalam waktu enam bulan tersebut, ia harus mengonsumsi mengonsumsi lima jenis obat setiap pagi dan dua obat pada malam hari setiap harinya.

Setelah itu, dokter baru bisa menganalisi apakah Jessica membutuhkan operasi atau tidak.

Diketahui, jika Jessica sampai melakukan operasi pengangkatan tiroid, ia harus mengonsumsi obat seumur hidup untuk menggantikan tugas tiroid dalam tubuhnya.[]

Erizky Bagus

https://akurat.co

0 Komentar

Tinggalkan komentar

Untuk komentar, silahkan terlebih dahulu