breaking news: Presiden Vietnam Tran Dai Quang Meninggal Dunia

image
Login / Sign Up

Siswa Pertukaran Budaya Berjilbab di Jerman Terima Perlakuan Rasdiskriminasi

Herman Syahara

Image

Eva Nur Aprilail, 23 tahun, siswa pertukaran pelajar di Jerman | Dok PRIBADI

AKURAT.CO, Menjadi siswa pertukaran budaya di Jerman banyak suka dan dukanya. Salah satu dukanya, pernah diperlakukan secara rasdiskriminasi karena mengenakan jilbab. Sukanya, mendapat orang tua asuh baik hati  yang  tiap bulan memberi   uang jajan 310  Euro.

Eva Nur Aprilail, 23 tahun,  tamatan sebuah SMU swasta di Tangerang, menuturkan pengalamannya kepada akurat.co, lewat percakapan dengan fasilitas messenger,  Minggu (17/12).

Dirinya mengikuti program Aupair, sebuah program  pertukaran budaya selama satu tahun, yang dicarinya dengan brouwsing di internet.

baca juga:

"Persyaratannya, harus  berusia 18-26 tahun, bisa Bahasa Jerman minimal level A1, juga akan ada interview dengan Bahasa Jerman saat pembuatan visa oleh petugas Kedubes," papar Eva tentang persyaratan sebagai Aupair di Jerman.

DOK PRIBADI

Setelah mengajukan aplikasi, dia harus menunggu beberapa bulan  sampai ada keluarga di Jerman yang mau menerima aplikasinya dan menjadikannya sebagai anak asuh.

Seperti keluarga sendiri

Eva beruntung, keluarga angkatnya adalah sepasang suami istri orang tua dua anak imigran asal Timteng yang telah menetap puluhan tahun di Jerman, tepatnya di kota

Rösrath atau hanya 20 menit dari Kota Köln.

"Mereka memperlakukan saya seperti anak sendiri. Mereka mengcover semua biaya hidup selama setahun mulai dari makan, tempat tinggal, kursus bahasa, asuransi, uang saku tiap bulan, dan lain-lainnya," kata Eva gembira.

Setiap bulan Eva menerima uang saku tidak kurang dari 260 euro dan sejak dua bulan.ini naik menjadi 310 Euro. Kalau kurs  1 Euro Rp 15 ribu, maka dalam sebulan Eva mengantongi uang saku Rp 4.650 ribu.

Lalu apa kewajiban Eva terhadap keluarga barunya itu? "Saya hanya harus menjaga anak remaja mereka," kata Eva. 

Meskipun baru delapan bulan tinggal bersama, Eva merasa hubungan emosional mereka sudah terbangun kuat. Eva dan anggota keluarga itu saling peduli satu sama lain.

Perlakuan rasdiskriminasi

Eva berayukur, keluarga angkatnya sesama Muslim sehingga  tidak terlalu sulit beradaptasi karena banyaknya kesamaan dalam tatacara hidup.

Sedemikian perhatiannya, keluarga ini kepada Eva, pernah suatu hari Eva  pergi jalan-jalan dengan teman  lelaki yang baru dikenal, mereka marah besar  sebagaimana orang tua yang memarahi anak perempuannya.

"Tengah malam mereka menjemput saya," aku Eva. 

Daerah tempat tinggal Eva adalah  sebuah kawasan yang mayoritas dihuni oleh imigran Timur Tengah seperti Suriah. Tapi setiap hari ada saja perlakuan rasdiskriminasi  yang diperlakukan  oleh warga asli setempat.

DOK PRIBADI

"Suatu hari saya pernah didorong dari atas kereta dan dimaki-maki seorang kakek tanpa  jelas duduk perkaranya. Mungkin karena saya berjilbab," kata Eva.

Perlakuan lebih parah juga diterima ibu angkat Eva yang hampir ditolak bekerja karena di rumahnya ada Aupair berjilbab. Aupair adalah sebutan untuk peserta pertukaran budaya yang tersebut.

Namun, bagi Eva, duka itu tak seberapa menyakitkan ketimbang sukanya.

"Sukanya banyak banget. Pertama tentu mendapat pengalaman hidup. Kedua, banyak kenalan cowok cakep," katanya.

Terkadang Eva masih tak percaaya bahwa dirinya benar-benar telah berada  Eropa, benua  yang sejak kecil telah menyita perhatiannya, terutama saljunya.

"Setengah gila"

Di bulan Desember 2017 ini adalah waktu pertama Eva menikmati siraman salju di Jerman. Dia tak malu berfoto tidur-tiduran di atas salju dan mengunggahnya di media sosial instagram dan FB-nya.

Namun, untuk menikmati dinginnya salju dan semua fasilitas yang memanjakannya sekarang Eva mengaku telah berjuang "setengah gila". Pertama, lebih dari  setahun  berjuang meyakinkan ibunya untuk mendapat ijin yang dengan segala cara mencegahnya ke luar negeri. Pertimbangannya, Sang Ibu tak bisa melepas anak perempuannya begitu saja ke negeri asing. Padahal, Eva telah berjuang sendiri mengurus visa dan dan kursus bahasa Jerman di Goethe Institute dengan biaya dari upah mengajar taman kanak-kanak milik kakak perempuannya. Dia malah sempat ngambek dua kali kabur dari rumah agar ijin segera keluar.

Saking kesalnya, Eva mengaku sangat kecewa dan memutuskan tidak ingin lagi pergi ke Jerman.

Bahkan, sampai  ketika permohonan visanya keluar dan kontrak sebagai Aupair harus ditandatangani ibunya, Eva mengaku tak peduli.  Sampai-sampai calon orang tua angkat Eva di Jerman menelpon dia dan ibunya.

Eva yang benar-benar kecewa mengunci diri di kamar dan merobek semua yang ada dikamar, termasuk poster-poster yang berhubungan dengan negeri Jerman dan Eropa yang diidamkannya itu.

"Tapi mamaku dateng ke kamar dan bilang, 'Eva boleh sobekin semuanya, ngancurin semuanya, tapi Eva ga bisa ngubur impian eva. Mama minta maaf, mungkin Mama egois udah bikin Eva jadi beban," tutur Eva menirukan ijin yang akhirnya diucapkan ibunya delapan bulan lalu.

Kini Eva sedang bahagia menikmati mimpinya mandi hujan salju pertama di Eropa.

Eva juga mengaku telah keliling negara-negara Eropa lainnya.

Masa kontrak  Aupair Eva di Jerman tinggal empat bulan lagi.

"Setelah Aupairku habis, saya mau ambil program FSJ (semacam relawan, red). Saya sudah melamar di Palang Merah Jerman, dua rumah sakit, dan beberapa panti jompo, kindergarten, tempat orang cacat, serta camp pengungsian," kata gadis kelahiran 25 April itu

Apa kiat agar betah tinggal di luar negeri?

"Pertama, bersyukur bisa keluar negeri.Kedua, ingat terus apa tujuan keluar negeri. Dan terakhir, jangan 'baper'" sahut penggemar nulis puisi itu.[]

Editor: Islahuddin

berita terkait

Image

Hiburan

Video Anak Menangis Ditinggal Ayahnya Kerja Ini Bikin Haru

Image

Hiburan

Parkir di 'Tempat Mobil' Anak Pejabat, Mahasiswi Ini Dapat Sms Ancaman

Image

News

Polisi Buru Pemerkosa Warga Jerman di Depok hingga Sukabumi

Image

News

Warga Jerman Dirampok dan Diperkosa, Polisi Buru Pelaku

Image

News

Mengenal Masjid Sentral Warga Turki di Jerman yang Akan Diresmikan Erdogan

Image

Ekonomi

Minimalisir Dampak Brexit, BMW Tutup Pabrik di Inggris

Image

Iptek

Jerman Hidupkan Kembali Kereta Bertenaga Baterai yang Ramah Lingkungan

Image

Hiburan

Kocak, Pengantin Baru Ini Dikerjai dengan Kado Obat Kuat

Image

Olahraga

Maraton Berlin 2018

Eliud Kipchoge Pecahkan Rekor Maraton Dunia

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Hiburan

Jefri Nichol dan Amanda Rawles Sebut Slamet Rahardjo Seperti Malaikat

Dua selebritas muda Jefri Nichol dan Amanda Rawles mendapat banyak bimbingan dari Slamet Rahardjo. Mereka sebut Slamat bagaikan malaikat.

Image
Hiburan

Pengacara Pretty Asmara: 'Sepertinya Sudah Mendingan'

Kondisi Pretty Asmara, menurut pengacaranya, semakin membaik. Berbeda dari kala awal masuk rumah sakit.

Image
Hiburan

Sempat Berjaya, 5 Kehidupan Artis Ini Memprihatinkan di Masa Tua

Kalian pasti pernah menikmati salah satu karya mereka.

Image
Hiburan

Video Anak Menangis Ditinggal Ayahnya Kerja Ini Bikin Haru

Duh, kasihan banget si anak ini ditinggal ayahnya bekerja.

Image
Hiburan

10 Potret Zumi Zola dari Masa ke Masa yang Selalu Tampil Muda

Sejak menggeluti profesi aktor hingga sekarang menjalankan amanah sebagai Gubernur Jambi penampilan Zumi Zola tidak berubah

Image
Hiburan

5 Aktor Ini Berhenti Perankan Karakter yang Melekat pada Dirinya

Karakternya sudah sangat melekat, tapi para aktor ini memilih untuk berhenti.

Image
Hiburan

Lucu di Sinetron, 8 Potret 'Idoy' Dunia Terbalik Saat Bersama Keluarga

kalau di sinetron sosoknya lucu, gimana ya kalau di tengah keluarga?

Image
Hiburan

Begini Cara Agnez Mo Merawat Rambut

Agnez Mo mengaku tidak memiliki treatment khusus dalam merawat rambut.

Image
Hiburan

Agnez Mo Pernah Alami Masalah Ketombe?

Agnez memang kerap melakukan perjalanan ke negara yang berbeda iklim.

Image
Hiburan

Nikita Mirzani Bantah Sudah Ditalak Dipo Latief

Bagi pihak Nikita, talak akan berlaku ketika ada saksi yang mendengar dan melihat itu.

trending topics

terpopuler

  1. Yenny Wahid Kirim 12 Nama yang Masuk Struktur BPN Prabowo-Sandi

  2. Penyewaan Gudang Import Beras, Raja Juli Antoni: Jokowi akan Pertemukan Kedua Pihak

  3. Kritik HNW Sebut Sandiaga Ulama, Cholil: Jangan Terlalu Umbar Kata Ulama Ustaz

  4. Dahlan Iskan dan Khofifah-Emil Mundur dari Tim Pemenangan Jokowi-Ma'ruf Wilayah Jatim

  5. 10 Aksi Soimah Saat di Rumah, dari Siram Tanaman sampai Bersih-bersih

  6. Unggah Foto Berseragam Akpol, Begini 10 Perubahan Penampilan Umay Shahab

  7. Gara-gara AS Beli Minyak Rusia Harus Pake Euro

  8. Tantang KSAD Nobar Film G30S/PKI, Gatot: Kalau Takut, Pulang Kampung Saja

  9. Indonesia Pastikan Satu Wakil di Semifinal Ganda Putra

  10. Sempat Ricuh di Tanjungpura Langkat, GP Ansor Tetap Lanjutkan Kirab Satu Negeri

fokus

Dari Indonesia untuk Dunia
Kearifan Ekonomi Lokal Baduy
Pray for Lombok

kolom

Image
Yustinus Prastowo

Memahami Pembiayaan BPJS Kesehatan dari Pajak Rokok

Image
Ujang Komarudin

Berebut Dukungan Ulama

Image
Agnia Addini

KOHATI dan Generasi Perempuan Indonesia Berkualitas

Image
Metik Marsiya

Membaca Aura Jokowi: Dulu, Sekarang dan Saat Akan Hadapi Pilpres 2019

Wawancara

Image
Ekonomi

Blak-blakan Strategi UUS Sinarmas dalam Tabungan Haji Hingga Rencana Spin Off

Image
Olahraga

Antoine Griezmann

"Saya Bertahan di Atletico Tidak karena Uang"

Image
Ekonomi

Layanan PLB BSA Logistik Makin Ekspansif

Sosok

Image
Ekonomi

Kembangkan Ekonomi Lewat Budaya, Suhardini Bustanil Arifin Diganjar Penghargaan

Image
Hiburan

5 Fakta Sutradara Mouly Surya yang Filmnya Masuk Nominasi Piala Oscar

Image
Ekonomi

Berawal dari Girlband, Victoria Beckham Jadi Pengusaha Fesyen Kelas Atas