image Fifa World Cup Russia
Login / Sign Up

Gurat Seni Adiluhung Majapahit di Batik Tulungagung

Rizal Mahmuddhin

Batik Warisan Nusantara

Image

Batik khas Tulungagung yang diproduksi oleh Nafi Ahyunari ajang Pameran Wasiat Agung Negeri Nusantara (Warisan) yang diselenggarakan di Jakarta Convention Center selama 23-26 November 2017. | AKURAT.CO/Rizal Mahmuddhin

AKURAT.CO, Samar terdengar, batik tulis Tulungagung memang tak sekondang batik Solo, Yogyakarta dan Pekalongan. Kendati demikian jangan alpa, bahwa eksistensi batik dari kabupaten di timur Jawa itu, merupakan salah satu kerajinan kain lokal yang kian memperkaya ragam khazanah nusantara.

Boleh dibilang jarang terlibat dalam berbagai perhelatan, baik yang digelar oleh pemerintah maupun swasta, kali ini batik Tulungagung turut serta meramaikan ajang Pameran Wasiat Agung Negeri Nusantara (Warisan) yang diselenggarakan di Jakarta Convention Center selama 23-26 November 2017.

Pembatik sekaligus pengusaha Nafi Ahyunari menuturkan, pada ajang tahunan ini, tak kurang dari enam puluhan ragam motif batik asli Tulungagung ia bawa untuk dipamerkan. Tak sembarang, karena semua batik tersebut merupakan batik tulis ekslusif yang dibuat dengan jumlah terbatas, serta memiliki guratan pola yang tidak benar-benar sama antara satu kain dengan kain yang lainnya.

baca juga:

"Yang jagoan itu motif gringsing, mas, karena gringsing itu pengerjaannya lama, terus pembatik yang bisa mengerjakannya itu sedikit," ujarnya saat berbincang dengan tim AKURAT.CO akhir pekan kemarin.

Menoleh ke masa silam, batik Tulungagung dan motif gringsing memiliki sejarah yang panjang. Dalam kitab Negarakertagama dan Serat Pararton, motif gringsing boleh dikata merupakan motif batik tertua yang ada di tanah nusantara.

Motif gringsing juga bertalian erat dengan berkembangnya kerajaan Majapahit yang gencar memperluas wilayah kekuasaan. Tak hanya melalui cara-cara diplomasi, penaklukan juga dilakukan lewat jalan peperangan.

Tersebutlah, Adipati Kalung selaku adipati di wilayah Bonorowo. Enggan untuk tunduk kepada Majapahit, membuat perang pun tak dapat terhindarkan.

Sebelum berangkat ke medan pertempuran, Raja Majapahit, Raden Wijaya yang bergelar Kertarajasa Jayawardhana membagikan kain gringsing pada prajuritnya. Hal itu dilakukan untuk membakar semangat para prajurit karena gringsing memeram nilai filosofi perjuangan hingga mati. Batik gringsing juga memiliki filosofi keseimbangan, kemakmuran dan kesuburan.

Singkat cerita, perang berkecamuk sampai akhirnya sang adipati mampu ditaklukan, sehingga wilayah Bonoworo pun menjadi milik kerajaan Majapahit. Menang perang, para prajurit dan keluarganya banyak yang kemudian tinggal di Bonoworo dan mengenalkan batik sebagai kesenian.

Sejak saat itulah, berkembang pula kesenian membatik yang hingga kini menjadi salah satu sentra industri di wilayah Tulungagung.

"Sejarahnya, motif grinsing itu waktu masa Majapahit dipakai Raja Kertarajasa untuk... Semacem senjata, jadi itu motif zaman dulu. Kan, batik Tulungagung itu batik Tua di Jawa Timur," kata Yunar, sapaan akrab Nafi Ahyunari.

Wanita berusia 33 tahun itu mengungkapkan, kerajinan batik Tulungagung merupakan kerajinan pitutur yang diturunkan secara turun temurun. Kalau tak salah berhitung, dirinya merupakan turunan ke tujuh dari garis keluarga pembatik Jawa Timur.

Dikatakannya, dalam mengerjakan batik Tulungagung yang ekslusif, pihaknya membutuhkan waktu sampai 6 bulan lamanya. Dan biasanya batik tersebut hanya digunakan sebagai koleksi. Para kolektor yang membeli jarang memakai batik itu sebagai pakaian sehari-hari.

"Kalau yang biasa itu paling dua minggu sampai satu bulan sudah bisa (selesai). Dan pembatiknya juga beda. Kalau batik yang untuk koleksi itu biasanya pembatiknya itu yang kaya udah supervisor gitu lho mas..." Imbuhnya.

Terkait kisaran harga jual, batik Tulungagung yang dibrandingnya dengan menggunakan nama Batik Yunar tersebut dipatok mulai dari harga Rp500.000 hingga Rp20 juta.

Sistem penjualan yang dilakukan pun tidak hanya mengandalkan penjualan offline melalui toko, tapi juga sudah mengandalkan penjualan online dengan memanfaatkan media sosial seperti facebook, instagram dan website.

"Saya banyak jual online, kalau keluar itu Malaysia, mereka ada yang pernah beli ke kita," ujar dia.

Dalam mengibarkan usaha berbendera Batik Yunar, setidaknya dia melibatkan sekitar 20 orang perajin batik asal daerahnya.

Tak banyak yang ia inginkan, pada kesempatan itu dirinya hanya berharap, kedepan, batik Jawa Timur, khususnya batik Tulungagung dan umumnya batik-batik dari kabupaten lain, bisa semakin dikenal oleh masyarakat luas. Sebab bagaimana pun, ada jejak sejarah pada setiap gurat di kerajinan batik nusantara.


"Batik di Jawa Timur itu memang kurang untuk pemasarannya. Sebenarnya setiap kabupaten di Jawa Timur itu ada batik khasnya, mas, tapi ya itu, kurang tahu ya. Ya harapanku batik Jawa Timur bisa banyak yang tahu," kata Yunar menutup.[]

Editor: Juaz

berita terkait

Image

Hiburan

Solo Batik Carnaval XI, Menengok Budaya 8 Provinsi dari Kreasi Batik

Image

News

KPK Sita Catatan Keuangan dari Rumah Timses Syahri Mulyo

Image

Gaya Hidup

FOTO ESAI Kampoeng Batik Jetis Sidoarjo, Tergerus Generasi Penerus

Image

News

Sekda Tulungagung Diperiksa Penyidik KPK Terkait Suap Syahri Mulyo

Image

Gaya Hidup

Medan Sedang Banyak Belajar dari 'Jember Fashion Carnaval'

Image

News

Soal Suap Bupati Tulungagung, KPK Periksa 4 Saksi

Image

News

Pilkada Serentak 2018

Pilkada Tulungagung Petahana Syahri Mulyo-Maryoto Bhirowo Menang

Image

Ekonomi

Idul Fitri 2018

Ombudsman Papua 'Mengendus' Adanya Permainan Harga Tiket Pesawat

Image

Gaya Hidup

Fashion Show PNS Sleman Angkat Batik Warna Alam

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Bos PLN Ingatkan Masyarakat, Statusnya Adalah 'Saksi'

"Status saya adalah saksi, karena saya juga mendukung langkah dari KPK, maka saya juga memberikan informasi dan dokumen yang diperlukan"

Image
Ekonomi

Investasi PLTU Riau-1 yang Tersandung Hukum, Bernilai USD900 Juta

Proyek ini dijalankan konsorsium anak perusahaan PJB, nilai investasinya kira-kira sebesar 900 juta dolar AS

Image
Ekonomi

Ajang TdCC 2018 di Sulteng Pakai Anggaran Patungan

Rata-rata untuk setiap kabupaten bakal menganggarkan kurang lebih sekitar Rp1,5 miliar

Image
Ekonomi

Saham Industri Terpuruk, Indeks S&P/ASX 200 Turut Terjerembab

Indeks S&P/ASX 200 yang menjadi acuan catatkan penurunan 26,90 poin atau 0,43% pada penutupan perdagangan Senin (16/7).

Image
Ekonomi

Nilai Ekspor Papua Alami Penurunan

Nilai ekspor Papua Juni 2018 sebesar USD397,97 juta atau terjadi penurunan 13,25% jika dibandingkan bulan sebelumnya

Image
Ekonomi

WEGE Telah Bukukan Order Book 70,9 Persen dari Target

Perolehan ini belum termasuk rencana perolehan kontrak baru senilai Rp 2,6 triliun di bulan Juli ini.

Image
Ekonomi

Bursa Saham Negeri Jiran Ditutup Menguat

pada penutupan perdagangan, Senin (16/7), Indeks KLCI catatkan kenaikan sebesar 4,74 poin atau 0,28 persen

Image
Ekonomi

RUU Konsultan Pajak Dibawa ke Paripurna

Satu fraksi keberatan atas RUU Konsultan Pajak yaitu Fraksi PKS dan satu fraksi yakni PAN tidak hadir di rapat Pleno Badan Legislasi.

Image
Ekonomi

Bursa Saham Singapura Ditutup Melemah

Indeks STI (Straits Times Index) yang catatkan penurunan 0,85 persen pada penutupan perdagangan Senin (16/7).

Image
Ekonomi

Bos PLN Cuci Tangan Soal Suap Proyek PLTU Riau-1?

Bos PLN beralasan karena sebab kasus hukum terjadi di pihak sebelah (konsorsium) maka PLN tidak memiliki hak yaitu dipihak konsorsium. Menur

Image
Ekonomi

Ketimpangan Ekonomi Semakin Turun Jadi 0,389

Tingkat ketimpangan pengeluaran Indonesia yang diukur oleh Gini Ratio pada Maret 2018 sebesar 0,389.

Image
Ekonomi

Imbas OTT KPK, Proyek PLTU Riau-1 Akan Dihentikan Sementara

Sofyan Basir Mengatakan bahwa proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Mulut tambang Riau-1 untuk sementara akan dihentikan.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Di Rusia Dolar AS Mulai di Jauhi

  2. Tidak Ada Perbankan BUMN yang Beri Pinjaman Inalum Caplok Saham Freeport

  3. Dede Yusuf Tegaskan Pekerja Lokal di Morowali Lebih Banyak

  4. Mulai Alihkan Sentimen Perang Dagang, Bursa Dunia Gerak Menghijau

  5. Menteri Basuki Bantah Ambil Alih Proyek Tol DKI

  6. Pasca Rumah Dirut PLN Digeledah KPK, Ini Tanggapan PLN

  7. Perum Bulog NTB Optimis Realisasi Pengadaan Beras Lampaui Target

  8. Johannes Kotjo, Salah Satu Orang Terkaya RI Tersangka Suap Proyek PLTU

  9. Bursa Saham Tiongkok Dibuka Melemah

  10. Neraca Perdagangan Juni Diramalkan Bakal Surplus

Available

fokus

Idul Fitri 2018
Mudik Lebaran 2018
Piala Dunia Rusia 2018
Available

kolom

Image
Dradjad Hari Wibowo

Tidak Ada Perang Dagang dengan AS

Image
Denny Iswanto

Harga Mahal dari Sebuah Libur Panjang

Image
Denny Iswanto

'Superioritas' Asia di Perhelatan Piala Dunia

Image
Dita Nurul Aini

Optimisme Ditengah Badai yang Melanda Rupiah

Available

Wawancara

Image
Ekonomi

Investasi itu Perlu Waktu Hingga Menghasilkan, Jangan Buntung Karena 'si Bodong'

Image
Ekonomi

Catatan Awal Tahun BUMN

Image
Ekonomi

UMKM Naik Kelas, Bisnis Penjaminan Makin Maju

Sosok

Image
Ekonomi

Membedah Kisah Hidup Anak Petani yang Ingin Bangun Perekonomian Indonesia

Image
Ekonomi

Sah Jadi Dirut BEI, Ini Ambisi Inarno Djajadi

Image
Ekonomi

Perry Tunjukkan Komitmen BI yang Pro Stability dan Pro Growth