image
Login / Sign Up

PBB Desak Australia Terima Tawaran Selandia Baru untuk Tampung Pengungsi

Muslimin

Image

Para pengungsi di Papua Nugini | BBC

AKURAT.CO, Badan pengungsi PBB mendesak Australia menerima tawaran Selandia Baru untuk memukimkan kembali 150 pengungsi dari pusat penahanan kelolaan Australia di Papua Nugini, karena sekitar 450 orang masih dikurung tanpa makanan atau air.

Pencari suaka bersembunyi di dalam pusat penahanan selama dua minggu terakhir untuk menentang upaya Australia dan Papua Nugini menutup sarana tersebut, dengan mengatakan bahwa mereka takut akan keselamatan mereka jika dipindahkan ke pusat persinggahan.

Dengan banyak tahanan mengeluhkan penyakit akibat keadaan tidak sehat di penampungan tersebut, Komisaris Tinggi Urusan Pengungsi Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNHCR) mendesak Australia mengizinkan 150 orang bermukim di Selandia Baru.

baca juga:

"Kami mendesak Australia mempertimbangkan kembali hal ini dan menerima tawaran tersebut," kata Nai Jit Lam, wakil perwakilan kawasan UNHCR, Selasa (13/11).

Sebagian besar pencari suaka berasal dari Afghanistan, Iran, Myanmar, Pakistan, Sri Lanka dan Suriah.

Kebijakan "perbatasan berdaulat" Australia, di mana ia menolak mengizinkan pencari suaka tiba dengan kapal untuk mencapai pantainya, telah banyak dikritik PBB dan kelompok hak asasi manusia, namun mendapat dukungan politik bipartisan di Australia.

Australia mengatakan bahwa mengizinkan pencari suaka tiba dengan kapal untuk mencapai pantainya hanya akan mendorong penyelundup manusia di Asia, dan melihat lebih banyak orang mempertaruhkan nyawa mereka yang mencoba berlayar ke Australia.

Dua gerakan diperkenalkan di parlemen Australia oleh partai Partai Buruh dan Hijau, dan disahkan di majelis tinggi pada Selasa, meminta Perdana Menteri Malcolm Turnbull untuk menyetujui usulan Selandia Baru tersebut.

"Ini adalah noda kotor dan berdarah pada hati nurani nasional Australia," ujar Senator Partai Hijau Nick McKim kepada wartawan.

Turnbull pada bulan ini menolak tawaran pemukiman kembali pengungsi dari Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern, dan lebih memilih untuk bekerja melalui kesepakatan pertukaran pengungsi yang dinegosiasikan dengan mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama tahun lalu.

Berdasarkan atas kesepakatan AS, hingga 1.250 pencari suaka yang ditahan oleh Australia di Papua Nugini dan Nauru di Pasifik Selatan dapat dimukimkan kembali di AS sebagai imbalan bagi Australia yang menerima pengungsi dari Amerika Tengah. Sejauh ini, AS hanya menerima 54 orang.

Meskipun Turnbull menolak tawaran tersebut, Ardern minggu ini mengatakan bahwa mereka tetap mendiskusikannya dan dia akan mengadakan pertemuan kedua dengan Turnbull untuk membahas situasi "yang tidak dapat diterima" di dalam pusat penahanan Pulau Manus.

Air dan listrik ke pusat terputus dua pekan lalu setelah pihak keamanan Australia ditarik dan penampungan tersebut ditutup pada 31 Oktober. Penampungan itu dinyatakan tidak sah oleh pengadilan Papua Nugini.[]

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

Ekonomi

Industri Manufaktur Kerek Ekspor RI ke Australia

Image

Ekonomi

UMKM Indonesia Berpotensi Menyalip Raksasa Alibaba

Image

Ekonomi

Bursa Saham Australia Berakhir Anjlok

Image

Olahraga

Tim Nasional Australia

Cahill Resmi Pensiun dari Timnas Australia

Image

Ekonomi

Gelar Pameran KKI, BI Dorong UMKM Lokal Go Internasional

Image

Ekonomi

Dorong UMKM Go Internasional, Ini Upaya BI

Image

Ekonomi

Meski UMKM Pertanian Mendominasi, BI Genjot Ekraf Go Internasional

Image

Ekonomi

Bursa Saham Australia Dibuka Melemah

Image

Ekonomi

Saham Industri Terpuruk, Indeks S&P/ASX 200 Turut Terjerembab

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Yusuf Supendi Yakin Perkuat Basis Pemilih PDIP dari Kaum Santri

Politisi PDI Perjuangan Yusuf Supendi yakin bisa memperkuat basis pemilih partai tersebut yaitu kaum santri pada Pemilu 2019.

Image
News

Kapolri: Para Elite Gunakan Kelompok Radikal untuk Kepentingan Politik

"Ketika orang ingin berkuasa terkadang menghalalkan segala cara, termasuk cara-cara yang bisa mengorbankan pecahnya negara ini,"

Image
News

Mendagri Lantik Deputi BNPP sebagai Pj Gubernur NTT

Usai pengambilan sumpah jabatan, Pj Gubernur NTT melakukan penandatanganan berita acara dan pakta integritas.

Image
News

Calhaj Kloter 1 Embarkasi Pondok Gede Diberangkatkan ke Arab Saudi

Dari 393 Calhaj itu, Laki-laki berjumlah 169 orang dan 224 lainya perempuan.

Image
News

Bupati Labuhanbatu Diduga Terlibat Suap Penanganan Proyek PUPR di Daerahnya

Bupati Labuhanbatu, Pangonal Harahap diduga terlibat kasus suap penanganan proyek PUPR yang tengah bergulir di daerahnya.

Image
News

Nenek 55 Tahun di Makassar Diduga Tewas Ditangan Perampok

Kejadian pertama kali diketahui oleh keponakan korban, Sanneng Daeng Liwang (50).

Image
News

Ucapkan Terima Kasih, Jokowi Minta Babinsa Pantau Terorisme

"Pilkada bisa berjalan dengan lancar, dengan aman, dengan damai, karena ini berkat kerja keras saudara-saudara semuanya"

Image
News

Resmi Daftar ke KPU, Golkar Yakin Ulangi Kemenangan Pemilu 2019

Lodewijk F Paulus melakukan pendaftaran bakal calon anggota legislatif DPR RI ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Image
News

Polres Rejang Lebong Ringkus Seorang Penyalahguna Narkoba Jenis Sabu

Kepolisian Resor Rejang Lebong, Polda Bengkulu menangkap seorang pelaku penyalahguna narkoba jenis sabu-sabu di daerah ini.

Image
News

Golkar Sumbar Rangkul Mantan Kepala Daerah untuk Maju di Pileg 2019

DPD Partai Golkar Sumatera Barat merangkul mantan kepala daerah di tingkat kota dan kabupaten di provinsi ini untuk maju dalam Pileg 2019.

Image
News

Delapan Partai di Kepri Klaim Sudah Penuhi Kuota Perempuan

Delapan dari 16 partai politik peserta Pemilu 2019 memenuhi kuota perempuan bakal caleg yang didaftarkan di KPU Provinsi Kepulauan Riau.

Image
News

Setor Caleg, Gerindra Bawa Berkas Bertulis 2019 Prabowo Presiden

Partai Gerindra mendaftarakan Bakal calon anggota legislatif (Caleg) DPR RI di Komisi Pemilihan Umum (KPU), Selasa (17/7).

trending topics

terpopuler

  1. Bisa Bangun Mini Market, Kapolri Pertanyakan Asal Uang AKBP Yusuf

  2. Bima Arya: Kira-kira Rasanya Apa Kalau Ini Saya Babat Ke Leher Kalian?

  3. Eks Panglima GAM: Apabila Irwandi Tak Dipulangkan, Kita Harus Siap Angkat Senjata

  4. Hapus Obat Kanker, Jokowi dan Menkes akan Digugat

  5. DPRD Bakal Gunakan Hak Bertanya Terkait Kebijakan Kontroversi Anies-Sandi

  6. Tweet Berbuntut Panjang, Penyelam Inggris Gugat Elon Musk

  7. Sekda DKI Tampik Tudingan Perombakan SKPD Dilakukan Tak Transparan

  8. Wali kota Jaktim Dipensiunkan Lewat WA, Sandiaga: Itu Cara Zaman Now

  9. Fadli Digambarkan seperti Sales Gara-gara Sebut Pemimpin Planga Plongo Bikin Terpuruk

  10. Sedikitnya 5 Meninggal dan Ribuan Dilarikan Rumah Sakit akibat Gelombang Panas di Jepang

fokus

Idul Fitri 2018
Mudik Lebaran 2018
Piala Dunia Rusia 2018

kolom

Image
Achmad Fahruddin

Politik Bohir Pencalegan

Image
Ujang Komarudin

Menanti Cawapres Jokowi

Image
Ujang Komarudin

Mencari Cawapres Ideal

Image
Iwan Setiawan

Membaca Kiprah #2019GantiPresiden Jelang Pilpres

Wawancara

Image
News

Hari Kartini

Sehebat Apapun Wanita, Jangan Lupakan Kodratnya!

Image
News

Ariani Soekanwo, Tunanetra Pejuang Hak Politik Disabilitas

Image
News

Pembenahan Alutsista TNI dalam Pandangan Susaningtyas Kertopati

Sosok

Image
News

Brigjen Pol Teddy Minahasa Raih Bintang Bhayangkara Nararya dari Presiden Jokowi

Image
News

Menteri Termuda Kabinet Mahathir, Syed Saddiq Siap Jadi Panutan Pemuda Malaysia

Image
News

Idul Fitri 2018

8 Kali Puasa dan 8 Kali Lebaran, Polisi Ini Selalu Berada di Jalanan