image
Login / Sign Up

"Negara Harus Berjuang Membawa Atlet ke Olimpiade"

Agung Nugroho

Hari Pahlawan (3)

Image

Atlet panahan Indonesia, Prima Wisnu Wardhana, dalam pelukan rekan setim dan ofisial usai meraih medali emas nomor compound beregu SEA Games 2017 di Kuala Lumpur, Agustus silam | AKURAT.CO/Handaru M Putra

AKURAT.CO, Terlepas dari kualitas filmnya, film 3 Srikandi yang merupakan penggambaran keberhasilan trio pemanah Indonesia peraih perak di Olimpiade Seoul 1988 adalah penghargaan terhadap para atlet.

Reporter AKURAT.CO, Agung Nugroho, berbincang dengan salah satu dari tiga srikandi tersebut, Nurfitriyana Saiman, di Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (8/11). Nurfitriyana berbicara tentang film 3 Srikandi, pentingnya olimpiade, dan belum dimulainya persiapan Asian Games yang bakal digelar di Jakarta-Palembang, Agustus mendatang. Berikut petikannya:

Bagaimana pendapat Anda tentang film panahan “3 Srikandi” serta menyangkut tentang Anda, yang diperankan oleh penyanyi dan aktris Bunga Citra Lestari?

baca juga:

Itu alhamdulillah kita dilihat MTV kalau enggak salah. Kita bersyukur, kita berterima kasih dan itu tidak akan dilupakan oleh masyarakat. Dan kemungkinan film itu tidak ada habisnya. Mungkin setiap 17 Agustus, setiap ada event olympic akan diputar lagi di TV.

Chelsea Islan, Bunga Citra Lestari, dan Tara Baso saat syuting film 3 Srikandi tentang keberhasilan trio pemanah Indonesia, Lilies Handayani-Nurfitriyana Saiman-Kusuma Wardhani, meraih medali perak Olimpiade Seoul 1988. (Foto: TABLOID KABAR FILM).

Jadi, enggak kemarin saja selesai, enggak, itu akan terus (berlanjut). Jadi nanti anak cucu itu akan tahu terus ‘oh medali pertamanya – Indonesia di Olimpiade – itu di cabang panahan’. ‘Begini loh latihannya dulu kerasnya seperti ini dibanding latihannya anak-anak sekarang, kalau dibilang semuanya sudah tersedia’. Istilahnya kalau dulu kita mau latihan itu kita mesti nyari (peralatan dan sebagainya) dulu. Jadi pelatih kita mesti berpikir ‘apa nih, latihan beban di mana?’ Kalau sekarang enggak, semuanya sudah ada.

Harapan sebagai mantan atlet dan pelatih panahan?

Saya sebagai pemanah dan pelatih sekarang mengharapkan pertama itu tahun 2020 putra-putri panahan tim itu berangkat untuk olympic – Tokyo, Jepang. Saya mengharapkan itu. Jadi gini, untuk berangkat ke olympic saja itu seleksi di seluruh dunia, bukan Indonesia saja. Jadi kalau kita mau berangkat ke olympic, kita harus mencari tiket sendiri, tidak bisa dibeli. Misalnya Olympic di bulan Agustus, sebelum Agustus nih ada tiga turnamen di luar, dan itu yang bisa mendapatkan tiket.

Umpamanya kita ranking berapa? Di event ini di ranking tiga sudah mendapatkan tiket olympic umpamanya. Kan banyak negara yang ngikutin. Di event yang kedua dengan ranking sekian bisa mencari tiket. Jadi di setiap event itu ada tiket dua atau tiga, yang mesti diambil sama negara. Jadi begitu beratnya untuk berangkat ke olympic. Jadi pesta olympic itu merupakan atlet-atlet pilihan.

Nurfitriyana Saiman dalam usia 55 tahun saat diwawancarai AKURAT.CO di Jakarta, Rabu (8/11). (Foto: AKURAT.CO/Sopian).

Kita enggak bisa bayar untuk berangkat atau beli tiket, enggak bisa, asli dari prestasi mereka masing-masing. Jadi yang saya harapkan untuk 2020 itu ya Insya Allah mudah-mudahan tim putra-putri berangkat untuk olympic, itu dulu. Jadi untuk di situ mereka baru bisa, Insya Allah dengan tekad mereka dan keingginan semakin mudah (mendapatkan prestadi di kancah internasional).

Seberapa pentingnya olimpiade untuk atlet panahan?

Olympic itu begini, pesta dunia di olahraga. Kalau umpamanya atlet belum pernah mengikuti olympic, belum menjadi atlet, belum lengkaplah istilahnya. Jadi negara itu banyak sekali berjuang untuk cabang-cabang olahraga yang bisa diikutkan untuk di olympic. Negara berjuang, enggak bisa berjuangnya (Cuma bilang) ‘eh tolong berangkat-in tim bola bekel’ enggak bisa. Tim bola bekel ini harus menunjukkan prestasinya.

Sekarang saja ada cabang olahraga yang prestasi dunianya sudah bagus, tapi mereka belum dicatat menjadi cabang olahraga olympic. Jadi begitu beratnya olympic. Jadi begitu besarnya (pengorbanan seorang atlet). Apalagi kalau sudah bisa mengambil medali. Jadi yang namanya tahun 88 itu sudah 92 tahun Indonesia ikut serta di olympic. Jadi pada tahun 88 itu Indonesia baru dapat medali – pertama yaitu perak. Jadi begitu sulit. Sesudah 88, 92, baru bisa bulutangkis. Tahun 96 bulutangkis masih (berlanjut meraih prestasi). Hingga sekarang yang masih bisa bertahan itu bulutangkis. Angkat besi, emas belum, tapi dia selalu dapat. Karena kan angkat besi ada kelasnya, banyak kelasnya.

(Sementara) Ikut kejuaraan dunia itu belum tinggi. Jadi olympic itu lebih tinggi daripada kejuaraan dunia. Betapa besarnya mantan-mantan atlet akan mendorong junior-juniornya untuk jenjang prestasi satu di Asia Tenggara, di Asia, dunia, sampai ke olympic itu masuk hingga ke jenjang yang paling tinggi. Jadi olympic ini bukan sekadar tulisannya saja.

Berapa kali Anda berangkat ke Olimpiade?

Saya ikut event olympic tiga kali, pada tahun 88, 92, 96 dengan tim yang berbeda. Saya selalu berangkat bawa tim. Perjalanan itu saya tidak egois untuk berangkat sendiri, enggak. Pasti saya rangkul mereka, seperti itu. Jadi selama di dalam itu enggak muncul dengan diri sendiri. Saya tahu kemampuan kita semakin lama, semakin habis. Jadi kita tunjang dengan mereka, dan saya bisa bertahan.

Jadi pola pikir saya pas sudah (tidak dalam usia emas), ya itu otomatislah pas tahun berapa itu sudah agak bosen, agak lemah, tapi saya masih bisa. Jadi akhirnya saya menunjang juniornya. Jadi saya enggak meninggalkan begitu saja. Saya selalu bawa tim untuk olympic. Bukan saya selalu bawa, saya men-support biar tim berangkat 0lympic, dan itu memang susah.

Saat ini antar tim saling memiliki persaingan yang negatif?

Itu bukan seorang pejuang. Semua cabor, semua tim pasti dia ‘ayo fight’, maksudnya kaya kita berteman nih ‘ayo kita fight, kita cari tiket sama-sama. Tapi kalau semua sudah berusaha umpamanya, di hari H-nya hanya mendapat satu, itu silahkan. Tapi dalam proses kita rangkul semuanya.

Anak didik anda ada berapa sekarang?

Ya kalau saya di dalam ada, ya enggak mesti, ada tiga, ada empat. Cuma karena saya ini kalau dibilang pengalamannya sudah cukup banyak, jadi saya dengan enam belas atlet itu selalu melakukan sharing. Saya selalu membicarakan kekurangan-kekurangannya atlet secara individu karena masing-masing orang punya karakter berbeda. (Sharing) itu bukan di teknik lagi, tapi dengan karakter masing-masing.

Tiga srikandi sesungguhnya, Kusuma Wardhani-Lilies Handayani-Nurfitriyana Saiman, pada tahun 2016. (Foto: TWITTER: Brotoseno).

Ke depan ini ada kejuaraan apa yang perlu dipersiapkan?

Asian Games. Tapi belum gabung kita (antara pelatih dan atlet di dalam Pelatnas). Tapi program sudah berjalan. Tapi anak-anak masih di daerah.

Asian Games yang dimulai 18 Agustus hingga 2 September 2018 sudah berapa persen persiapannya di panahan?

Sudah tinggal berapa bulan nih – sembilan bulan. Belum ada (persiapan). Makanya saya juga lagi menunggu, tapi anak-anak yang kemarin itu yang dapat emas (Prima Wisnu Wardhana – putra tunggal, Sri Ranti – tunggal putri) dan perak (Dellie Threesyadinda, Triya Resky Adriya, Rona Siska Sari – tim putri) di SEA Games 2017 tetap berjalan, tapi mandiri di daerahnya masing-masing.

(Pelatih dan atlet menjalankan program pembinaan) Cuma komunikasi di handphone, ‘latihan, latihan, latihan, latihan’. Kalau fisik mereka latihan sendiri. Karena juga dari kemarin waktu Pelatnas itu saya sudah jelaskan untung ruginya itu kalian sendiri (yang menanggung), bukan kita. Jadi kita terapkan ya berpikir dewasa. Jadi jangan enggak ada pelatih males latihan, enggak bisa kaya gitu. Saya bikin seperti itu, tanggung jawab diri sendiri.[]

 

 

 

 

Editor: Hervin Saputra

berita terkait

Image

Olahraga

Asian Games Jakarta-Palembang 2018

Terinspirasi Pencak Silat, Tim Panahan Dilatih Meditasi

Image

Olahraga

Asian Games Jakarta-Palembang 2018

Atlet Panahan Indonesia Pertajam Akurasi Tembakan Demi Medali Emas

Image

Olahraga

Asian Games Jakarta-Palembang 2018

Menpora Beberkan Target Atlet Panahan di Asian Games

Image

News

Srikandi KCK Kodam Diponegoro Raih Medali Perak di Kejuaraan Panahan KASAU CUP 2018

Image

Olahraga

Asian Games Jakarta-Palembang 2018

Pelatih Panahan Bersiap Bawa Timnya ke China dan Turki

Image

Olahraga

Asian Games Jakarta-Palembang 2018

Pemerintah Disebut Kucurkan Dana Rp 70 Miliar untuk Asian Games

Image

Olahraga

Asian Games Jakarta-Palembang 2018

Riau Ega: Korsel Diunggulkan, Tapi Kita Tak Perlu Takut

Image

Olahraga

Asian Games Jakarta-Palembang 2018

Tim Panahan Indonesia Belum Bisa Memprediksi Kekuatan Lawan

Image

Olahraga

Asian Games 2018

Panahan Jadikan Kejuaraan Dunia Sebagai Tryout Jelang Asian Games 2018

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News
Menuju Pilpres 2019

SMRC: SBY Sangat Tergoda Jika Prabowo Tawarkan AHY Cawapresnya

Demokrat yang memandang Pemilu 2019 sebagai ajang kaderisasi.

Image
News

Cina-AS Bergandengan Tangan Atasi Perubahan Iklim Global

Para cendekiawan dan profesional akan bertemu di Konferensi Tingkat Tinggi Cina-AS tentang Energi dan Perubahan Iklim.

Image
News

PKB Klaim 1000 Persen Tidak Bajak Kader dari Partai Lain Terkait Bacaleg

PKB 1.000 persen tidak ada yang membajak kader partai lain, dalam pengertian dibayar, kami tidak melakukan itu.

Image
News

Tahun Ini Gorontalo Akan Berangkatkan Sebanyak 996 Calhaj

Kantor Kesehatan Pelabuhan Makassar sudah menyatakan akan menjamin penanganan pasien selama sakit hingga sehat.

Image
News

Jadi Tempat Penyebaran Radikalisme, LDNU Serukan Kelompok Moderat Kendalikan Masjid

Banyaknya masjid yang ditengarai menyebarkan kebencian bisa jadi karena dikuasai oleh kelompok garis keras.

Image
News

Polisi Segera Selidiki Sidik Jari Pada Botol Bom Molotov yang Tersisa

Ada dua buah botol bom molotov. Satu botol masih utuh, sedangkan botol lainnya pecah dan ujungnya telah terbakar.

Image
News

Satu Lagi Korban Kapal 'Joko Berek' Ditemukan

Satu korban masih dinyatakan hilang.

Image
News

Operasi Libas Lodaya, 22 Penjahat Jalanan Dilibas

Polisi menyita 10 unit sepeda motor, tiga unit mobil, delapan unit HP serta 13 buah helm

Image
News

Serangan Siber, Singapura Kecurian Data Medis 1,5 Juta Orang

Peretas bukan kadangan atau geng kriminal.

Image
News

Golkar: Wapres Jokowi Harus yang Paham Masalah Ekonomi

"Silahkan dicek mana cawapres yang konon ada di kantongnya yang punya visi ekonomi"

Image
News

Terkait Suap, KPK Geledah Rumah Pejabat PUPR

Tim KPK yang menggeledah rumah Agus Sulistyono diangkut menggunakan tiga unit mobil jenis minibus.

Image
News
Menuju Pilpres 2019

Diam-diam AHY Bangun Hubungan Batin dengan Sejumlah Tokoh, Jokowi Apa Prabowo?

Demokrat diakui tidak mudah membangun koalisi baru.

trending topics

terpopuler

  1. Faizal: Bom Molotov di Rumah Mardani Bisa Jadi Kerjaan Kader PKS Sendiri

  2. Bamsoet: yang Penting Wakilnya Pak Jokowi Jangan dari Singapura atau Amerika

  3. Panglima TNI Ungkap Kelompok Kejahatan Terorganisir yang Baru

  4. Ngabalin Jadi Komisaris, Ferdinand: Memacu yang Lain Puji Jokowi Mati-matian

  5. Ngaku Lupa, Jaksa KPK Tunjukkan Boediono Hasil Ratas Terkait Penghapusan Hutang BDNI

  6. Berbahaya, Semua Powerbank yang Dibawa Calon Haji Disita Petugas Bandara

  7. Ini Candaan Rizal Ramli yang Bikin SBY 'Ngakak'

  8. Geger, Warga Dikejutkan Dengan Penemuan Mayat Mengapung di Sungai Tukad Mati

  9. Tasnya Dicuri, Pria Ini Hidup Bergelandang Selama Puluhan Tahun di Thailand

  10. Begini Penampakan Ombak Besar di Pantai Selatan Jogja, Ngeri

fokus

Idul Fitri 2018
Mudik Lebaran 2018
Piala Dunia Rusia 2018

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Rame-rame Jadi Caleg

Image
Ridwansyah

Jakarta Bersolek untuk Asia

Image
Achmad Fahruddin

Politik Bohir Pencalegan

Image
Ujang Komarudin

Menanti Cawapres Jokowi

Wawancara

Image
News

Hari Kartini

Sehebat Apapun Wanita, Jangan Lupakan Kodratnya!

Image
News

Ariani Soekanwo, Tunanetra Pejuang Hak Politik Disabilitas

Image
News

Pembenahan Alutsista TNI dalam Pandangan Susaningtyas Kertopati

Sosok

Image
News

Brigjen Pol Teddy Minahasa Raih Bintang Bhayangkara Nararya dari Presiden Jokowi

Image
News

Menteri Termuda Kabinet Mahathir, Syed Saddiq Siap Jadi Panutan Pemuda Malaysia

Image
News

Idul Fitri 2018

8 Kali Puasa dan 8 Kali Lebaran, Polisi Ini Selalu Berada di Jalanan