image
Login / Sign Up

Operasi Gabungan di Kota Bogor Bidik Kendaraan Telat Pajak

Rizky Dewantara

Image

Operasi gabungan yang digelar Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Barat, Polri, Polisi Militer (PM) dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, Senin (30/10) | AKURAT.CO/Rizky Dewantara

AKURAT.CO, Operasi gabungan di Jalan Pajajaran, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, mengincar kendaraan roda dua dan empat yang belum membayar pajak.

Pada tahun ini saja, kurang dari 11.000 kendaraan belum memenuhi kewajibannya membayar pajak.

Operasi gabungan digelar Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Barat, Polri, Polisi Militer (PM) dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor.

baca juga:

Kasubnit I Turjawali Polresta Bogor Kota Ipda Jamhuri Syarif mengungkapkan, merupakan operasi hari keenam dan akan berlanjut hingga dua hari ke depan.

"Sasaranya adalah pajak kendaraan yang habis masa berlakunya. Namun, kami menyadari tidak semua pengendara membawa uang yang cukup untuk membayar pajak di tempat. Maka itu, kami arahkan agar sementara STNK ditahan dan membuat pernyataan untuk bisa kembali mengambil surat setelah membayar pajaknya," ujar Ipda Jamhuri, Senin (30/10).

Masih kata dia, jika ada kendaraan dari luar Jawa Barat terjaring razia ini, maka pemiliknya diberi kesempatan satu minggu untuk membayar via online ke samsat domisili kendaraanya.

"Kalau yang luar Bogor satu minggu kami beri kesempatan bayar lewat online dan mengambil STNK di Polres Bogor," terangnya.

Dia juga mengimbau, masyarakat agar taat membayarkan pajak kendaraannya sebagai warga negara yang baik.

"Kami terus bekerja sama dengan Bapenda untuk menarik pajak kendaraan bermotor pada 2017 ini," pungkasnya.

Sementara itu, Kasi Penagihan dan Penerimaan Bapenda Provinsi Jawa Barat Rana Nugraha menjelaskan, dalam sehari pihaknya berhasil menjaring 50 hingga 60 kendaraan baik roda empat dan roda dua. 

"Namun, hanya 25% diantaranya yang langsung membayar pajak ditempat yang disediakan pemerintah," paparnya 

"Kan ada kemudahan sebenarnya bisa lewat e-Samsat. Sebenarnya operasi gabungan untuk mengejar target pajak kendaraan pada 2017 yang nantinya berpengaruh pada dana bagi hasil Pemprov Jabar dengan Pemkot Bogor," tambahnya.

Dia pun menjelaskan, 11.000 unit kendaraan yang belum mendaftar ulang di Samsat. Jika tidak dibayarkan, dendanya bisa terakumulasi dan makin tinggi. 

"Karena jika terlambat bayar, kena denda dua persen dari bea pajaknya dan akan terakumulasi terus dan makin bengkak hingga memberatkan si pemilik kendaraan," tuntasnya.[]

Editor: Melly Kartika Adelia

berita terkait

Image

Iptek

Teknologi Pengenalan Wajah Bantu Polisi Identifikasi Tersangka Kasus Keracunan

Image

News

Polisi Malaysia Tangkap 7 Teroris, Termasuk 3 WNI

Image

Ekonomi

DJP Kaltengsel: Penerimaan PPh UMKM 2017 Capai Rp30 miliar

Image

Ekonomi

Rp47,03 Triliun Piutang Perpajakan Dikeluarkan dari Neraca, Bisa Ditagih?

Image

News

Jambret Amatir, Baru Beraksi Enam Kali Ketangkep, Dihajar Warga Lagi

Image

Ekonomi

Masih Ada Piutang Pajak, Ini Penjelasan Menkeu

Image

News

Polisi Janji Tangkap Pelaku Teror di Rumah Mardani

Image

News

Begal Pembunuh Sadis di Tangerang Tertangkap, Keluarga Saripah Sujud Syukur

Image

News

Ambil Senpi Polisi, Begal Saripah Akhirnya Ditembak Mati

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Wamenlu RI: Kerja Sama Maritim ASEAN-India Adalah Sebuah Keharusan

Fachir juga menggaris bawahi berbagai potensi dan keunggulan ASEAN dan India, termasuk pertumbuhan ekonomi yang tinggi.

Image
News

Para Atlet Muda Korsel Kerap Diperkosa dan Disiksa Pelatihnya

Image
News

Burberry Bakar Tas, Baju dan Parfum Senilai Rp 541 Miliar Tahun Lalu

Burberry menghancurkan pakaian, asesoris dan parfum yang tak terjual senilai 28,6 juta poundsterling atau sekira Rp 541 miliar.

Image
News

Karena Kasus Bom Molotov di Rumahnya, Mardani Disebut 'Cemen' Oleh Warganet

Pemberitaan bom molotov membuat Mardani harus menerima kritikan pedas dari warganet.

Image
News

Ruhut: Usut Kasus Bom Molotov di Rumah Mardani, Biar Tidak ada Dusta di Antara Kita

"Segera diungkap kasus bom molotov di rumah Inisiator # (Tagar) yang mulai layu sebelum berkembang," tulis Ruhut.

Image
News

Israel Sahkan UU Negara Bangsa Yahudi yang Kontroversial

Parlemen Israel mengesahkan Undang-undang (UU) yang mendefinisikan Israel sebagai negara bangsa rakyat Yahudi.

Image
News

Meski Dilindungi, Nelayan Muara Citepus Palabuhanratu Masih Buru Impun

Munculnya perlindungan Ikan impun Peraturan Menteri (Permen) Perikanan dan Kelautan No 2/2015 tak dihiraukan oleh Nelayan

Image
News

Masa Bodoh Kritik, Trump Ingin Bertemu Putin Lagi

Donald Trump dan Vladimir Putin menyalahkan kekuatan di AS yang hendak menutupi kesuksesan pertemuan mereka.

Image
News
Pileg 2019

Dua Eks Napi Korupsi Nyaleg, Golkar Tunggu Putusan Judicial Review MA

Memang keduanya agak sulit partai untuk bisa mencoret.

Image
News

BMKG: Suhu Terendah di Yogyakarta Capai 18 Derajat Celsius

Adapun puncak musim kemarau di Yogyakarta, kata dia, diperkirakan terjadi pada Agustus 2018.

Image
News

Polisi Tangkap Garong Spesialis Rumsong di Bandara Kendari

Pelaku berencana melarikan diri usai melakukan pencurian namun berhasil kita gagalkan di Bandara Haluoleo Kendari bersama istrinya

Image
News

Belum Ada Bukti Kuat, Polisi Masih Dalami Kasus Arogan Herman Herry

Sehingga ia perlu mencari bukti yang kuat untuk menentukan kasus itu lanjut atau tidak.

trending topics

terpopuler

  1. Rumah Pribadi Mardani Ali Sera Dilempar Bom Molotov oleh OTK

  2. Gerindra Menduga Teror di Rumah Mardani Ali Sera Terkait Gerakan #2019GantiPresiden

  3. Denny: Dulu Zaman Ahok, Merokok di Kafe Mal Dilarang Keras, Sekarang?

  4. Geger, Pelajar Berbaju Batik Ditemukan Tewas Bersimbah Darah Dipinggir Jalan

  5. Survei LIPI: Mayoritas Masyarakat Ingin Prabowo Jadi Cawapres Jokowi

  6. Pelemparan Bom Molotov Rumah Mardani, Polisi: Barang Bukti dan Empat Saksi Kita Periksa

  7. Begal Pembunuh Sadis di Tangerang Tertangkap, Keluarga Saripah Sujud Syukur

  8. Faizal: Bom Molotov di Rumah Mardani Bisa Jadi Kerjaan Kader PKS Sendiri

  9. Ngabalin Jadi Komisaris, Ferdinand: Memacu yang Lain Puji Jokowi Mati-matian

  10. Bamsoet: yang Penting Wakilnya Pak Jokowi Jangan dari Singapura atau Amerika

fokus

Idul Fitri 2018
Mudik Lebaran 2018
Piala Dunia Rusia 2018

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Rame-rame Jadi Caleg

Image
Ridwansyah

Jakarta Bersolek untuk Asia

Image
Achmad Fahruddin

Politik Bohir Pencalegan

Image
Ujang Komarudin

Menanti Cawapres Jokowi

Wawancara

Image
News

Hari Kartini

Sehebat Apapun Wanita, Jangan Lupakan Kodratnya!

Image
News

Ariani Soekanwo, Tunanetra Pejuang Hak Politik Disabilitas

Image
News

Pembenahan Alutsista TNI dalam Pandangan Susaningtyas Kertopati

Sosok

Image
News

Brigjen Pol Teddy Minahasa Raih Bintang Bhayangkara Nararya dari Presiden Jokowi

Image
News

Menteri Termuda Kabinet Mahathir, Syed Saddiq Siap Jadi Panutan Pemuda Malaysia

Image
News

Idul Fitri 2018

8 Kali Puasa dan 8 Kali Lebaran, Polisi Ini Selalu Berada di Jalanan