image
Login / Sign Up

Sikapi Polemik Transportasi Online, Pemkot Malang minta Kemenhub Terbitkan Aturan

Yohanes Antonius

Image

AKURAT.CO, Polemik tranportasi berbasis aplikasi dalam jaringan atau taranportasi online di kota Malang masih terus terjadi, Pemerintah Kota Malang meminta Kementerian Perhubungan segera menerbitkan aturan yang jelas dan tegas terkait tranportasi daring itu agar polemik di tingkat daerah bisa diredam.

Wakil Wali Kota Malang Sutiaji mengemukakan selama belum ada payung hukum yang jelas dan tegas sejak dikabulkannya gugatan regulasi terkait taksi online oleh Mahkamah Agung (MA) beberapa waktu lalu, di daerah akan terjadi benturan dan memunculkan polemik yang tidak berkesudahan.

"Regulasi di tingkat daerah pun juga sulit diterbitkan. Kalaupun dibuat, mungkin hanya berkaitan dengan gojek, kurang lengkap dan itu pun sampai sekarang juga belum ada, karena itu ranahnya pusat. Oleh karena itu, kami desak pusat agar segera menerbitkan aturan yang jelas agar di daerah tidak terjadi benturan terus menerus," katanya, Selasa (19/9).

baca juga:

MA mengabulkan gugatan pihak taksi online dan brdampak pada dicabutnya beberapa poin dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 26 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dan Kendaraan Bermotor Umum tidak dalam Trayek atau Permenhub tentang Taksi Online.

Ia mengakui di daerah tidak ada dasar hukum yang mengatur terkait transportasi berbasis aplikasi online tersebut. "Aturan dan regulasinya merupakan kewenangan dan ranahnya pemerintah pusat, sehingga kami yang di daerah tidak bisa berbuat apa-apa ketika ada tuntutan atau komplain dari transportasi konvensional," ujarnya.

Setelah mereda beberapa bulan terakhir, polemik dan tarik ulur terkait transportasi berbasi aplikasi online kembali muncul, bahkan ribuan sopir transportasi konvensional, baik angkutan umum kota (angkot) maupun taksi berencana menggelar aksi besar-besaran memprotes keberadaan transportasi daring tersebut, Senin (18/9), namun dibatalkan.

Meski rencana itu dibatalkan, bukan berarti permasalahan ini tuntas. "Ada kekosongan hukum dalam fenomena transportasi online yang mencuat satu tahun terakhir ini. Oleh karenanya, kami sampaikan ke pemerintah pusat, daerah tidak ada dasar hukum yang mengatur dan pemerintah pusat harus segera membuat regulasinya agar tidak memunculkan polemik terus menerus," ujarnya.

Sementara itu, salah seorang sopir angkot trayek Landungsari-Dinoyo-Arjosari (ADL), Mohammad menilai tidak adanya keadilan terkait transportasi daring tersebut, sebab seluruh kendaraan konvensional harus taat aturan, mulai dari izin trayek, uji kir hingga peraturan lainnya.

Sedangkan transportasi daring, katanya, tiba-tiba beroperasi di wilayah operasional angkot dan taksi konvensional, tanpa ada izin trayek, uji kir dan ketentuan lainnya yang wajib dipatuhi seperti halnya angkot dan taksi konvensional.

"Enak sekali mereka beropearsi tanpa harus memenuhi segala aturan seperti yang kami jalani selama ini," ucapnya.

Sebelum adanya transportasi berbasis aplikasi daring, lanjutnya, penumpang angkot sudah menurun drastis akibat terbukanya pasar sepeda motor dengan pemberian kredit murah dan mudah, bahkan tanpa batasan jumlah kendaraan (sepeda motor) yang dilepas ke pasaran.

"Dulu saja sudah sangat sulit mendapatkan penumpang, apalagi sekarang setelah adanya transportasi berbasis online. Lama-lama kami (angkot) akan mati dengan sendirinya, apalagi sekarang juga ada grab dan gojek," katanya.

Pada awal 2017, ribuan sopir angkot dan taksi menggelar unjuk rasa, bahkan mogok massal hingga beberapa hari sehingga ribuan penumpang tak terangkut dan berdampak pada kelancaran serta kinerja pegawai yang masih mengandalkan angkot.

Akhirnya penmpang diangkut kendaraan militer dan relawan yang bermunculan, baik relawan sepeda motor maupun mobil. Rencananya, ribuan sopir angkot tersebut menggelar unjuk rasa lagi (Senin, 18/9), namun diurungkan.[]

Editor: Melly Kartika Adelia

berita terkait

Image

Video

VIDEO Nonton Asian Games Dengan Transjakarta Gratis

Image

Iptek

Hati-hati, Indonesia Ternyata Negara Ke-27 Paling Banyak Terkena Serangan Online

Image

Ekonomi

Rumah Kreatif BUMN Fasilitasi UKM Pasarkan Produk Secara Online

Image

News

Gregetan Lihat Driver Ojek Online Curi Helm Agv Pista, Warganet: Enak Bener Ngambilnya!

Image

News

Shelter Grab Berbentuk Helm Digusur, Warganet: Kemerdekaan juga Harus Dirasakan Pejalan Kaki

Image

News

Dua Driver Ojek Online 'Tuyul' di Makassar Ditangkap Polisi

Image

News

Ungkap Prostitusi Online, Polres Depok Akan Panggil Pengelola Apartemen

Image

Iptek

Keren! Drone Akan Jadi Transportasi Distribusi Obat-obatan di Indonesia

Image

Iptek

Go-Jek Bantah Kenaikan Tarif Tuk Redam Demo Ojol Asian Games 2018

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News
Pray for Lombok

Lewat Radiogram, Mendagri Minta Daerah Terdekat Segera Kirim Bantuan ke NTB

"Ini sifatnya gotong-royong, di samping Menkeu sudah mengalokasi dan cadangan"

Image
News

PPP: Gus Rommy Dipanggil KPK Hanya Sebagai Saksi

Gus Romy dipanggil KPK untuk memberikan keterangan sebagai saksi.

Image
News
Pray for Lombok

Trauma Terhadap Gempa, Warga Lombok Utara Terpaksa Mengungsi ke Buleleng

Saat gempa pertama terjadi pada Minggu (5/8) malam, ia bersama istri dan anaknya sempat mengungsi ke bukit Gili Trawangan.

Image
News
Menuju Pilpres 2019

Pengamat: Gerilya Prabowo-Sandi ke Kantong Suara Jokowi Tak Pengaruhi Dukungan

Prabowo-Sandi disebut telah curi start kampanye.

Image
News

Pemuda Asal China Berhasil Taklukkan Everest dengan Sepeda, Kok Bisa?

Pesepeda ini taklukkan Everest!

Image
News

Diduga Terjebak di Rumah Terbakar, Satu Keluarga Tewas

"Korbannya suami istri dan dua orang anaknya."

Image
News
Pray for Lombok

Wapres JK Kunjungi Korban Gempa di Lombok

JK juga menyerahkan secara simbolis bantuan santunan untuk ahli waris yang keluarganya meninggal dunia akibat tertimpa runtuhan bangunan.

Image
News

Cerita Keluarga Soal Ali Ahmad Firmasyah yang Dianiaya Pamdal Lapangan Banteng

Keluarga minta polisi mengusut hingga tuntas.

Image
News

Jadi Khatib Salat Ied, Mantan Pendeta ini Jelaskan Makna Berkurban dalam Islam

berkurban dalam konsep Islam bukan penebus dosa atau memohon bangunan menjadi kokoh tetapi wujud ketakwaan manusia kepada Allah SWT

Image
News

Idul Adha, Masjid Al Azhar Kumpulkan 51 Ekor Sapi dan 803 Kambing

"Setelah itu juga kita akan mengadakan pemotongan hewan sudah dihimpun untuk komplek masjid Al Azhar di lingkungan kampus Kebayoran Baru,"

trending topics

terpopuler

  1. Tak Kapok, Pria ini Kembali Hina Jokowi dengan Menyebut Sampah

  2. Ratna Sarumpaet Kesal dengan Netter: Matamu Melototin Kenorakan Presiden Pujaanmu

  3. Mantan MenPAN-RB Temui Luhut, Ada Apa?

  4. Disebut Tak Sigap Seperti Erdogan, Analis: Jokowi Lebih Baik Kelola Ekonomi

  5. Jabatan ASDM Saat Ini Masih Dalam Perdebatan Konstitusional

  6. Pelatih Hong Kong: Lilipaly dan Suporter Indonesia Penyebab Kekalahan Kami

  7. Jonatan Gagal Jadi Penentu Kemenangan Indonesia

  8. Asian Games Berlangsung, Sandiaga Ingin Buka Lapangan Pekerjaan Untuk Masyarakat

  9. Bukan Lagi 4 Sehat 5 Sempurna, WHO Telah Mengganti MPASI Menjadi 4 Bintang

  10. Lawan Jepang, Indonesia Bakal Tampil Tanpa Beban

fokus

Kearifan Ekonomi Lokal Baduy
Pray for Lombok
Idul Fitri 2018

kolom

Image
Achmad Fachrudin

Bom Waktu Data Pemilih Pemilu 2019

Image
Hervin Saputra

Jokowi Memainkan Politik Bhinneka Tunggal Ika di Asian Games

Image
Mohamad Gin Gin Ginanjar

Membidik Investor di Perhelatan IMF-WB 2018

Image
Ujang Komarudin

Merdeka atau Mati

Wawancara

Image
Asian Games

Shilpakar Sanjeeb

"Dibanding Nepal, Cuaca Jakarta Lebih Hangat"

Image
Asian Games

Yuni Kartika

"Kita Ingin Buat Mereka Betah di Kampung Atlet"

Image
Olahraga

IBL 2018-2019

"Pemain Asing Tingkatkan Skill Pemain Indonesia"

Sosok

Image
Hiburan

Dari Artis ke Atlet Jutsu, 5 Aksi Simone Julia Saat Latihan

Image
Gaya Hidup

Asian Games Jakarta-Palembang 2018

Pembukaan Asian Games 2018 Spektakuler, Ini Orang Hebat Dibalik Layar

Image
Hiburan

5 Fakta Perjalanan Karier CEO Keren Wishnutama