image sungai 8
Login / Sign Up

5 Negara yang Legalkan Aborsi, dari Alasan Kesehatan Mental Ibu hingga Janin Abnormal

Endarti

Image

Aborsi di Jepang | TheJapanTimes

AKURAT.CO, Hingga saat ini, tindakan aborsi masih menjadi salah satu isu kontroversial di berbagai negara. Beberapa pihak berpendapat bahwa tindakan aborsi merupakan hal yang tidak bermoral dan dilarang agama.

Sementara bagi pihak lainnya, dengan beberapa alasan tertentu, aborsi dijadikan sebuah pilihan bagi ibu hamil. Bahkan, kesehatan mental ibu yang menjadi korban perkosaan dan ibu hamil tidak direncanakan bisa dijadikan alasan untuk melakukan aborsi.

baca juga:

Hingga tahun ini, lebih dari 30 negara memperbolehkan tindakan aborsi dengan alasan kesehatan fisik dan keselamatan ibu hamil. Namun, ada pula negara-negara yang melegalkan aborsi karena pertimbangan kesehatan mental ibu.

Dilansir AKURAT.CO (15/5) dari berbagai sumber, berikut 5 negara yang melegalkan aborsi karena alasan kesehatan mental atau ketidaksiapan ibu untuk hamil.

1. Irlandia

Mother Jones

Irlandia menjadi salah satu negara di Eropa yang masih melegalkan aborsi dengan beberapa syarat tertentu. Di Irlandia, ibu hamil diizinkan untuk melakukan aborsi jika kesehatan ibu hamil dalam bahaya, atau jika ada kasus ketidaknormalan pada fetus atau janin.

Tidak hanya itu, bagi ibu hamil yang merupakan korban perkosaan, aborsi diizinkan karena dianggap mengancam kesehatan mental serta kemungkinan ibu hamil melakukan tindakan bunuh diri. Meskipun ada beberapa syarat untuk melakukan aborsi, pemerintah Irlandia memberikan kebebasan tanpa syarat asalkan usia kehamilan masih 12 minggu.

2. Selandia Baru

Stuff

Di negara Kiwi ini, aborsi dianggap legal dengan syarat, yaitu jika kesehatan fisik serta mental ibu hamil dalam keadaan bahaya. Namun, untuk mendapatkan izin melakukan aborsi, warga Selandia Baru harus menyertakan bukti keterangan dari dokter atau konsultan yang bersertifikat.

Hampir sama dengan Irlandia, aborsi juga bisa dijadikan pilihan bagi ibu hamil korban perkosaan dan hubungan sedarah. Tidak hanya itu, aborsi juga diizinkan bagi ibu hamil yang mengalami keabnormalan pada janin. Meskipun legal, ibu hamil tidak bisa melakukan sembarang cara untuk melakukan aborsi. Pemerintah Selandia Baru akan menentukan sendiri cara aborsi berdasarkan usia kandungan ibu hamil.

3. Finlandia

iStock

Aborsi di Finlandia dianggap sebagai sebuah tindakan legal dan bahkan digratiskan dengan syarat-syarat tertentu. Beberapa syarat untuk melakukan aborsi antara lain kelahiran yang membahayakan keselamatan ibu, usia ibu yang dianggap tidak aman untuk melahirkan (kurang dari 17 tahun dan di atas 40 tahun), ibu hamil telah melahirkan lebih dari 4 kali, ibu tidak bisa merawat calon bayi karena sakit, dan jika kehamilan menganggu kesehatan mental ibu.

Kemudian untuk melakukan tindakan aborsi, ibu hamil di Finlandia harus mendapatkan setidaknya izin dari satu dokter serta persetujuan dari Valvira (Otoritas Pengawas Nasional untuk Kesejahteraan dan Kesehatan Finlandia).

4. Jepang

The Japan Times

Jepang merupakan salah satu negara di Asia yang melegalkan aborsi dengan beberapa syarat tertentu. Perempuan hamil diizinkan untuk melakukan aborsi dengan alasan kesehatan fisik, korban perkosaan atau hubungan sedarah, serta kondisi ekonomi yang kurang.

Meski dilegalkan, ibu hamil yang ingin melakukan aborsi hanya bisa lewat aborsi bedah karena pil aborsi tidak dijual bebas di Jepang. Kemudian, ibu hamil yang ingin melakukan aborsi harus mendapatkan persetujuan dari ayah atau wali laki-laki lainnya.


5. India

Book Depository

Sejak tahun 1971, India telah melegalkan aborsi dengan beberapa kondisi tertentu. Pada umumnya, aborsi boleh dilakukan jika usia kandungan tidak lebih dari 20 minggu. Setidaknya ada empat kondisi dimana ibu hamil bisa memilih untuk menggugurkan kandungan.

Kondisi-kondisi tersebut antara lain jika kehamilan membawa risiko berbahaya bagi kesehatan mental serta fisik sang ibu, jika janin mengalami beberapa kondisi abnormal, jika kehamilan terjadi karena kegagalan alat kontrasepsi (khusus untuk ibu rumah tangga), serta jika kehamilan berasal dari kekerasan seksual atau pemerkosaan.[]

Editor: Ahada Ramadhana

berita terkait

Image

News

Gara-gara Iklan Aborsi, Dua Dokter di Jerman Ini Kena Denda

Image

Gaya Hidup

Tetap Kece, 5 Inspirasi Outfit yang Nyaman untuk Ibu Hamil

Image

News

Illinois Legalkan Aborsi, Sebut Itu Hak Fundamental

Image

News

Paus Fransiskus Kembali Nyatakan Aborsi Ibarat "Merekrut Pembunuh Bayaran"

Image

Gaya Hidup

Ramadan 1440 H

Bumil Bingung Pilih Menu Sahur? Baca Ini

Image

Gaya Hidup

Ramadan 1440 H

Ibu Hamil Berpuasa? Ikuti Tips Ahli Kesehatan Ibu dan Anak Novi Maharani

Image

Gaya Hidup

Bisa Terjadi pada Siapa Saja, Ini Penyebab Anak Terlahir Sumbing

Image

Gaya Hidup

Ramadan 1440 H

Ibu Hamil Harus Cukup Istirahat di Bulan Ramadan, Begini Tipsnya

Image

News

Alabama Loloskan RUU Antiaborsi

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Lukman Hakim Bantah Uang yang Ditemukan di Laci Kantornya Terkait Pemilihan Rektor

"Tidak ada hubungan antara uang dan dokumen,"

Image
News

Polres Banjarnegara Intensifkan Patroli Jelang Putusan MK

"Patroli diintensifkan sebagai langkah antisipasi guna menjaga situasi keamanan tetap kondusif,"

Image
News

Rommy Bantah Menag Lukman Hakim Syaifuddin akan Pasang Badan Demi Haris

"Tidak semua betul, sebenarnya saya tidak sampaikan apa-apa ke menteri,"

Image
News

Sudin Dukcapil Jakut Catat Ada 7.400 Orang dari Luar Daerah yang Menetap Paska Lebaran

"Dari pendatan tanggal 14 hingga 24 Juni di Sudin Dukcapil Jakarta Utara, penduduk non permanen terdata 7.400 jiwa,"

Image
News

BNNP Aceh Sarankan 72 Ribu Korban Narkoba untuk Direhabilitasi

"Ini sangat mengkhawatirkan kami, sebab tanpa rehabilitasi sulit bagi korban narkoba pulih kembali,"

Image
News

PN Jakpus Lanjutkan Kasus Dugaan Pemalsuan Dokumen KTP

Image
News

Ini Alasan MA Tidak Terima Permohonan dari BPN

"Iya betul, putusan menyatakan permohonan 'tidak diterima' (Niet Onvankelijke verklaard),"

Image
News

Orangtua Khawatir Sistem Zonasi Buat Anak Tidak Bisa Diterima Sekolah Unggulan

“Kami sangat khawatir anak-anak tidak bisa masuk ke sekolah unggulan akibat sistem zonasi,”

Image
News

Seorang Pria Ditemukan Tewas di Kali BKB Season City, Saksi: Saya Kaget Sampai Lemas

Pria beridentitas Eko HS (31) itu ditemukan pertama kali oleh warga terjatuh dari atas jembatan Kali Banjir Kanal Besar.

Image
News

Rommy Akui Terima Rp250 Juta dari Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jawa Timur

Menurut Rommy dari rentang waktu penerimaan 6 Februari 2019 baru dikembalikan pada 28 Februari 2019 masih dalam rentang waktu pengembalian g

trending topics

terpopuler

  1. Gaya Perming Rambut Seperti Apa yang Hits di Korea?

  2. Bakal Gelar Tedhak Siten, Ardina Rasti Belanja di Toko MR.DIY

  3. Mengapa Rajin Diet tapi Tetap Gemuk?

  4. Kejagung Usut Keterlibatan Wali Kota Manado Kasus Dana Hibah Banjir

  5. Huawei Rilis EMUI 9.1 untuk Android Pie Indonesia, Apa Saja Fiturnya?

  6. Komnas HAM: Perlu Kebijakan Khusus Untuk Perekrutan Polri dari Unsur Putra Daerah

  7. Peneliti Pusako Universitas Andalas Sebut Kubu 02 Gagal Fokus Terkait Gugatannya di MK

  8. KPK Ingatkan Lukman dan Khofifah Hormati Proses Persidangan

  9. Vietnam dan India Kebanjiran Aliran Investasi Relokasi Pabrik, Indonesia Kapan?

  10. Terungkap, Rupanya Jerry Aurum Sudah Pakai Narkoba Sejak 2016

fokus

Hari Bank Indonesia
Perang Dagang Tak Berkesudahan
Masalah Sungai

kolom

Image
Hasan Aoni

Duit Lanang

Image
Sunardi Panjaitan

Deklarasi Kekalahan

Image
Ujang Komarudin

MK dan Narasi Kecurangan

Image
Rozi Kurnia

Film ini Harusnya Tidak Berjudul Aladdin

Wawancara

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Potensi Zakat Indonesia Capai Rp200 Triliun, Sayangnya Masih Sekadar Potensi

Image
Video

VIDEO Ketika Islam Menjadi Pedoman Hidup Dude