image sungai 3
Login / Sign Up

Layakkah Sri Mulyani Jadi Menkeu Terbaik? Ini Fakta-fakta Sebenarnya

Siti Nurfaizah

Image

Menteri Keuangan Sri Mulyani saat memberikan laporan saat penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan Daftar Alokasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun 2019 di Istana Negara, Jakarta, Selasa (11/12/2018). Dari keseluruhan belanja negara tahun 2019, pada kesempatan itu telah diserahkan DIPA kepada kementerian dan lembaga (K/L) yang nilainya mencapai Rp855,4 triliun, dan juga disampaikan Dana Transfer ke Daerah di 2019 sebesar Rp826,7 triliun kepada gubernur yang mewakili pemerintah pusat di daerah. | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Untuk ketiga kalinya, Menteri Keuangan Sri Mulyani dinobatkan kembali oleh Majalah FinanceAsia sebagai "Menteri Keuangan Terbaik" di Asia Pasifik Tahun 2019. Sebelumnya, FinanceAsia telah menobatkan Sri Mulyani sebagai Menkeu terbaik se-Asia Pasifik pada tahun 2017 dan 2018.

FinanceAsia menilai wanita yang pernah menjabat sebagai direktur pelaksana Bank Dunia tersebut telah berhasil membawa perekonomian Indonesia ke arah yang lebih baik.

"FinanceAsia melakukan penilaian dengan melihat bagaimana para Menteri Keuangan tersebut mengelola keuangan negara dalam kurun waktu satu tahun di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi dan geopolitik global," ujar Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi, Nufransa Wira Sakti melalui keterangan tertulisnya, Kamis (4/4/2019).

baca juga:

Keberhasilan Sri Mulyani dalam mengelola perekonomian Indonesia tersebut dilihat berdasarkan empat faktor, apa saja? dan bagaimana faktanya?

1.Sri Mulyani Catat Defisit Terendah, Faktanya Pernah Hampir Sentuh 3 Persen

Sri Mulyani dinilai dapat mencatatkan defisit anggaran terendah dalam enam tahun terakhir yakni pada 2018 sebesar 1,76 persen dari Produk Domestik Bruto.

Defisit merupakan kondisi pengeluaran negara lebih besar daripada penerimaan negara yakni belanja negara lebih besar ketimbang pendapatan negara.

Faktanya, pasca krisis moneter tahun 1998, Indonesia terus mengalami defisit. Bahkan tren kenaikannya terlihat menanjak sejak 2008 dimana defisit anggaran pada saat itu hanya mencapai Rp 4,1 triliun atau 0,08 persen terhadap PDB.

Angka ini terus naik hingga puncaknya pada 2016 terjadi defisit sebesar Rp307,7 triliun (2,45 persen) terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Angka ini lebih besar dari target dalam APBN-P, yakni Rp 296,7 triliun (2,35 persen) terhadap PDB dan merupakan yang terbesar sepanjang sejarah berdasarkan nominal.

Lalu pada 2017 terjadi defisit APBN mendekati 3 persen yakni 2,57 persen atau senilai Rp345,8 triliun. Tetapi angka ini jauh lebih kecil dari target APBN Perubahan sebesar 2,92 persen atau senilai Rp397,2 triliun.

2. Tax Amnesty Diklaim Tingkatkan Kepatuhan Pajak Tapi Tax Ratio Masih Rendah

Sri Mulyani juga berhasil meningkatkan kepatuhan pajak (tax compliance) melalui program Amnesti Pajak yang diluncurkan pada tahun 2016-2017.

Faktanya, setelah program pengampunan atau amnesti pajak, tingkat kepatuhan masyarakat untuk membayar pajak memang kian tinggi. Di tahun 2017 sebanyak 12,05 juta Wajib Pajak menyampaikan SPT dari total 1 6,6 juta Wajib Pajak yang wajib menyampaikan SPT. Rasio kepatuhan ini merupakan yang tertinggi dalam catatan DJP.

Namun sayangnya, tax ratio di 2017 hanya naik sedikit sebesar 10,7 persen dari tahun sebelumnya 2016 sebesar 10,8 persen. Sementara ditahun 2018, tax ratio hanya sebesar 11,6 persen.

3. Meski Jadi Penjual Green Bonds Pertama di Asia, Penerbitan di Dalam Negeri Masih Minim

Sri Mulyani pun mengantarkan Indonesia menjadi negara Asia pertama yang menjual green bonds. Surat utang itu digunakan secara spesifik untuk membiayai proyek-proyek untuk iklim dan lingkungan, yang terjual hingga 1,25 miliar dolar AS.

Menurut Bank Dunia peluang potensi di Indonesia untuk pendanaan hijau adalah sekitar 274 miliar dollar AS di tahun 2030.

Sayangnya, penerbitan obligasi berwawasan lingkungan atau yang lebih dikenal dengan istilah green bond masih tergolong minim di Indonesia. Padahal, instrumen ini memiliki potensi pasar yang cukup besar di tanah air.

4. Peran BI Tak Lepas Dari Keberhasilan Sri Mulyani Untuk Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selaku Menteri Keuangan, Sri Mulyani di tengah pelemahan nilai tukar seiring perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok, Pemerintah bersama Bank Indonesia juga dinilai berhasil menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

Seperti diketahui sejak awal Januari 2018, dolar AS terus melemah bahkan hingga level Rp 13.289. Hingga awal Juni rupiah kembali menguat dan meninggalkan level Rp 14.000. Namun pada 28 Juni 2018 dolar AS kembali sentuh level Rp 14.390. Sementara hingga hari ini, Jumat (5/4/2019), Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.149 per USD – Rp14.180 per USD.

Namun, capaian ini tentu tidak lepas dari peran Bank Indonesia yang menempuh segala cara dengan berbagai instrumennya diantaranya melakukan penetrasi di pasar valuta asing (valas), melakukan koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait untuk menjaga stabilitas makro ekonomi dan sistem keuangan di Indonesia, transaksi pasar Non Deliverable Forward (DNDF) di dalam negeri atau Domestic Non Deliverable Forward (DNDF).[]

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Ekonomi

BI Catat Utang Luar Negeri Februari 2019 Sebesar USD388,7 miliar

Image

Ekonomi

Debat Pilpres 2019

Intip Strategi Sandi Tingkatkan Rasio Pajak RI

Image

Ekonomi

Debat Pilpres 2019

CEK FAKTA: Prabowo Sebut Tax Ratio Indonesia Masih Rendah

Image

Ekonomi

Debat Pilpres 2019

Jokowi Klaim Konsisten Lakukan Reformasi Perpajakan

Image

Ekonomi

Debat Pilpres 2019

Jokowi Ingatkan Prabowo, Naikkan Tax Ratio Tak Bisa Agresif

Image

Ekonomi

Reformasi dan Memperkuat Institusi Pajak Bisa Atasi Masalah Kebocoran

Image

Ekonomi

Debat Pilpres 2019

Debat Pamungkas Bakal Alot, Pengamat: Isu Fiskal Bakal Dipertanyakan

Image

Ekonomi

Sri Mulyani Sebut Presiden Baru Bank Dunia Akan Fokus Masalah Kesenjangan

Image

Ekonomi

BI Prediksi Peningkatan Inflasi April 2019 Dipicu Harga Bawang dan Buah

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Batasan Harga Jual Rumah Subsidi di 5 Zona

Kementerian Keuangan merinci batasan insentif fiskal untuk mendorong investasi di sektor properti.

Image
Ekonomi

Ini 5 Paket Kebijakan dari Pemerintah Gairahkan Sektor Properti

Langkah ini guna mendorong investasi di sektor properti.

Image
Ekonomi

Jokowi Minta Pengusaha Berbondong-bodong Bangun Hotel di Mandalika

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar para pengusaha properti ikut membantu membangun hotel di Mandalika.

Image
Ekonomi

Pajak Properti dan Kendaraan Mewah Turun hingga 1 Persen

Hal ini menjadi pertimbangan guna mendorong pertumbuhan sektor properti di Tanah Air.

Image
Ekonomi

Pembangunan Rumah DP Nol Rupiah Bakal Rampung Akhir Juli 2019

Realisasi perkembangan pembangunan hunian DP 0 rupiah per tanggal 15 Juni 2019 sudah mencapai 87 persen.

Image
Ekonomi

Kena PHK? Ikuti 7 Cara Ini Agar Keuanganmu Terjaga

Akibat semakin pesatnya perubahan, masuknya tren asing ke Indonesia tidak dapat dibendung.

Image
Ekonomi

Terima Gelar Doktor di Korsel, Menperin Sekaligus Temui Investor

Gelar tersebut diterima Menperin atas kiprahnya mendorong pertumbuhan sektor industri di Indonesia.

Image
Ekonomi

Ingin Kerja Program SSW ke Jepang, Begini Cara Daftarnya

Pemerintah Indonesia menargetkan tenaga kerja Indonesia yang dapat memenuhi memenuhi kebutuhan tenaga kerja berketerampilan spesifik.

Image
Ekonomi

5 Tips Lancar dan Sukses Presentasi di Depan Klien

Jangan khawatir presentasi di depan klien

Image
Ekonomi

Realisasi Subsidi Solar Diperkirakan Bengkak Hingga Akhir Tahun

Hingga April 2019, subsidi solar yang sudah disalurkan mencapai 5,1 juta kl.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Nembak Cewek dan Ditanya Punya Apa, Cowok Pamer Punya Tanaman Ini

  2. Denny Siregar ke BW: Dek Mbambang Sekarang Punya Sekretaris Baru yang Bisa Disuruh-suruh Melengkapi Barang Bukti? Sakti Juga Doi!

  3. Beda dari Sinetron, 10 Potret Harmonis Rionaldo Stokhorst dan Keluarga

  4. Videonya Soal Prabowo Kalah di MK Viral, Emrus Sihombing: Saya Terus Terang Kagum dengan Faldo

  5. Mantan Suami Denada, Jerry Aurum Ditangkap Karena Narkoba

  6. Massa Tetap Gelar Aksi Depan Gedung MK, Kapolri: Kita akan Bubarkan

  7. Betapa Kaget, Ibu Rumah Tangga Ini Temukan Koper Berisi 30 Ribu Butir Ekstasi

  8. Aparat Ketuk Satu Per Satu Kamar Kos Eksklusif Buat Cari Narkoba

  9. Tanggapi Imbauan Rizieq Shihab, TKN: Tidak Perlu Ada Pengerahan Massa, MK Sudah Transparan

  10. Motto Skripsi dari Mahasiswa UGM Yogyakarta Ini Unik Banget

Available

fokus

Masalah Sungai
Sampahmu
Demam Vapor
Available

kolom

Image
Hasan Aoni

Duit Lanang

Image
Sunardi Panjaitan

Deklarasi Kekalahan

Image
Ujang Komarudin

MK dan Narasi Kecurangan

Image
Rozi Kurnia

Film ini Harusnya Tidak Berjudul Aladdin

Available

Wawancara

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Dilema Pilih Zakat atau Pajak, Persoalan Klasik yang Mengusik

Image
Ekonomi

Roda Ekonomi Ramadan

Potensi Zakat Indonesia Capai Rp200 Triliun, Sayangnya Masih Sekadar Potensi

Image
Video

VIDEO Ketika Islam Menjadi Pedoman Hidup Dude

Sosok

Image
News

7 Potret Frederik Kiran, Cucu Tampan Presiden Soekarno yang Jarang Tersorot

Image
News

6 Fakta Pimpinan Muhammadiyah KH Mas Mansur, Salah Satu dari Empat Serangkai

Image
News

5 Fakta Politisi PAN Taufik Kurniawan yang Dituntut 8 Tahun Penjara Kasus Dana Alokasi Khusus