image
Login / Sign Up

Hutan Mangrove Kian Susut Imbas Ekspansi Perkebunan Sawit

Rizal Mahmuddhin

Image

Perkebunan milik PT Nauli Sawit di Kabupaten Tapteng yang diduga beralih fungsi dari Hutan Mangrove | ISTIMEWA

AKURAT.CO, Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (KIARA) mencatat, lebih dari 600.000 hektar perkebunan sawit  telah memasuki kawasan pesisir dan pulau-pulau kecil di Indonesia. Dampaknya, deforestasi di pulau-pulau kecil tak terhindarkan.

“Luas hutan di pulau-pulau kecil yang tercatat lebih dari 4,1 juta hektar dan luasan hutan mangrove di kawasan pesisir seluas 4,4 juta hektar terus menyusut akibat ekspansi perkebunan sawit,” ujar Sekretaris Jenderal KIARA, Susan Herawati dalam keterangan pers, Jumat(21/3/2019).

Ia melanjutkan, dalam jangka panjang, krisis sosial-ekologis di pesisir dan pulau-pulau kecil yang merugikan 8 juta keluarga nelayan tak terhindarkan.

baca juga:

Oleh karena itu, Koalisi menilai bahwa diplomasi sawit dalam kebijakan perdagangan internasional Indonesia bukanlah solusi terbaik untuk meningkatkan perekonomian rakyat. Bahkan, pada akhirnya, monopoli penguasaan dan pengelolaan eksploitatif sumber daya alam berdampak terhadap hilangnya akses rakyat terhadap tanah, air, dan laut yang merupakan sumber penghidupan rakyat, yang kemudian menimbulkan resiko terhadap keberlanjutan ekonomi dan kehidupannya secara utuh.

Rahmat Maulana Sidik dari Indonesia for Global Justice (IGJ) mengingatkan kembali atas putusan Mahkamah Konstitusi No.13/PUU-XVI/2018, yang menyebutkan bahwa persoalan perdagangan, ekonomi, investasi, pajak berganda, bahkan utang luar negeri dapat menjadi bagian dari perjanjian internasional yang berdampak luas yang membutuhkan persetujuan rakyat, dalam hal ini melalui DPR RI.

Hal ini telah sesuai dengan Pasal 11 UUD RI 1945 yang berbunyi: “Presiden dalam membuat perjanjian internasional lainnya yang menimbulkan akibat yang luas dan mendasar bagi kehidupan rakyat yang terkait dengan beban keuangan negara, dan/atau mengharuskan perubahan atau pembentukan undang-undang harus dengan persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat.”

Oleh karena itu, konsekuensi logis yang harus dilakukan oleh DPR RI dan Pemerintah Indonesia terkait dengan perjanjian perdagangan dan investasi internasional adalah: Melakukan penilaian analisis dampak secara comprehensive oleh DPR RI sebelum memberikan persetujuan atas sebuah perjanjian perdagangan dan investasi atas dampaknya terhadap ekonomi, sosial, lingkungan, dan hak asasi manusia.

“Hasil dari penilaian dampak inilah yang harus menjadi landasan argumentasi bagi DPR RI dan Pemerintah dalam mengambil keputusan untuk mengikatkan Indonesia kepada Perjanjian perdagangan dan investasi Internasional,"pungkasnya.[]

Editor: Prabawati Sriningrum

berita terkait

Image

Ekonomi

Misbakhun Berbagi Jurus Kampanye Positif Sawit Via Medsos

Image

Ekonomi

JK Tagih Janji Cina Tingkatkan Impor Sawit Dari Indonesia

Image

Ekonomi

Menko Darmin Paparkan Hasil Upaya Diplomasi ke Uni Eropa

Image

Ekonomi

Legislator Nilai Perlu Sinergi Kuat Antar Daerah Untuk Menarik Investasi

Image

Ekonomi

Indepth

Menabuh Genderang Perang Dagang Karena Sawit, Solusi atau Bumerang?

Image

Ekonomi

IGJ Kritisi Wacana Pemerintah Sasar Pasar Ekspor Non-tradisional

Image

Ekonomi

Polemik Sawit Terus Bergulir, Indonesia Suarakan Keberatan ke UE

Image

Ekonomi

Diskriminasi Sawit Eropa Berlebihan tapi Indonesia Juga Jangan Ikut 'Lebay'

Image

Ekonomi

Menlu Retno Diskusi Sawit dengan Menlu Belanda 

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Sektor Informal Berbanding Terbalik dengan PSBB, Indef Sebut Perlu Adanya Kebijakan Turunan

Sektor informal menjadi sektor yang berbanding terbalik dengan upaya pembatasan pergerakan masyarakat.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Inflasi Mei 2020 Cuma 0,07 Persen, Kementan Klaim Berkat Langkah Ini

Mentan Syahrul Yasin Limpo menjamin ketersediaan pangan khususnya 11 komoditas pangan dasar harganya stabil dan stoknya pun aman.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

BPS: Ekspor Pertanian Tumbuh 12,66 Persen di Tengah Pandemi COVID-19

Di tengah melemahnya ekonomi nasional akibat wabah pandemi virus corona, ekspor pertanian tetap memperlihatkan kinerja yang baik.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Bos BPS Sebut COVID-19 Buat Pergerakan Inflasi Mei Tak Biasa

Inflasi pada April dan Mei hanya tercatat masing-masing sebesar 0,08 persen dan 0,07 persen.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Hadapi New Normal, PT KCI Siapkan 3 Fase untuk Para Pengguna KRL

Jumlah penumpang akan dibatasi menjadi 102 orang/kereta dengan jam operasional 04.00 hingga 20.00.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Haji 2020 Batal, Garuda Cari Alternatif Rute Internasional yang Bisa Dimaksimalkan

Kinerja keuangan mulai menurun saat adanya penutupan penerbangan dari dan ke China.

Image
Ekonomi

Di Tengah Pandemi COVID-19, BPS Catat Inflasi Mei 2020 Hanya 0,07 Persen

Kenaikan tarif angkutan udara telah memicu terjadinya inflasi tipis sebesar 0,07 persen pada Mei 2020.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Deretan Kebijakan Pemerintah yang Efektif dan Tidak Selama COVID-19 Versi Indef, Apa Saja?

Intervensi pemerintah yang efektif mengurangi pergerakan masyarakat salah satunya penetapan COVID-19 sebagai bencana nasional pada 14 Maret.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

Selama Pandemi, 8 Fintech Lending Kantongi Izin OJK

Delapan anggota AFPI memperoleh izin usaha dari OJK di tengah pandemi COVID-19.

Image
Ekonomi
Wabah Corona

88 Fintech Restrukturisasi Pinjaman Rp237 Miliar Selama Pandemi COVID-19

AFPI melaporkan total restrukturisasi yang dilakukan fintech peer-to-peer lending selama pandemi COVID-19 mencapai Rp236,99 miliar.

terpopuler

  1. Viral Foto Diduga Warga Bogor Camping di Tengah Pandemi, Warganet: Senja, Kopi, dan COVID-19

  2. Tantenya Meninggal Dunia, Maia Estianty Ingatkan Warga Jangan Remehkan COVID-19

  3. Din Syamsudin: Menurut Teori Islam, Pemakzulan Seorang Pemimpian Bisa Dilakukan

  4. Nenek 100 Tahun Asal Surabaya Sembuh dari COVID-19, Ini Kunci Keberhasilannya

  5. Zita Anjani: Anak-anak Sudah Stres, Pemerintah Harus Segera Membuka Kegiatan Belajar-Mengajar

  6. Dandim 0315: Sejak Beberapa Hari Lalu Ada Orang Ngaku Sebagai Saya, Lalu Minta Uang Anggota dan Bekas Anggota Saya

  7. 5 Potret Cantik Tatyana Demyanova, Atlet Voli Putri Asal Kazakhstan yang Bikin Warganet Jatuh Hati

  8. Sebabkan Kerugian Rp14,4 T hingga Jadi Kerusuhan Paling Besar di Dunia, ini 5 Fakta Penting Kasus Rodney King di AS

  9. Ingin Berpergian Naik Pesawat, Syarat Dokumen Ini Harus Dilengkapi

  10. Jokowi: Situasi Sulit Pandemi COVID-19 Memerlukan Kerja Keras Kita Bersama untuk Melewatinya

Jamkrindo Lebaran

fokus

Lebaran di Tengah Pandemi
Pulih dengan Terapi Musik
Wabah Corona

kolom

Image
Dr. Abd. Muid N., MA.

Kota di Masa Pandemi

Image
Abdul Aziz SR

Salah Urus dan Salah Pengurus

Image
IMAM SHAMSI ALI

Anarkis Itu Suara yang Tak Terdengarkan

Image
Siti Nur Fauziah

Covid-19, Bagaimana dengan Indonesiaku Hari Ini?

Wawancara

Image
News

Interview Siti Fadilah, dari Keadaannya di Penjara yang Mengharukan, Blak-blakan Covid-19 sampai Fitnah yang Menyerangnya

Image
News

Interview Rizal Ramli: Indonesia Diberi Berkah Luar Biasa oleh Tuhan, Cuma Kita Harus Punya Visi Mau Ngapain ke Depan

Image
News

Interview Leony Si Driver Ojol Lulus Cum Laude Sampai Raih Beasiswa Ilmu Hukum

Sosok

Image
News

Jualan Donat hingga Ciptakan Aplikasi Bersatu Lawan COVID-19, Ini 5 Fakta Menarik Ahmad Alghozi Ramadhan

Image
Ekonomi

Kiat Agar Bisnis Moncer Ala Bob Sadino

Image
News

Ikut Tren Gunakan FaceApp, Ridwan Kamil: Di Era New Normal Wajah Tak Perlu Dirawat, Cukup Diedit