image
Login / Sign Up

Tiga Aturan Baru BPJS Kesehatan Sangat Rugikan Pasien JKN?

Denny Iswanto

Image

Direksi BPJS Kesehatan melayani peserta JKN-KIS yang berkunjung | Humas BPJS Kesehatan

AKURAT.CO Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) menilai Peraturan Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan tentang pelayanan katarak, persalinan bayi, dan rehabilitasi medik merugikan pasien JKN.

"Perdirjampelkes Nomor 2, 3, dan 5 tahun 2018 merugikan masyarakat dalam mendapatkan mutu pelayanan kesehatan yang berkualitas," kata Ketua Umum PB IDI Prof Ilham Oetama Marsis dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (2/8).

Dia mengatakan peraturan direktur tentang persalinan bayi baru lahir sehat dinilai berisiko mengalami sakit, cacat, atau kematian karena tidak mendapatkan penanganan yang optimal.

Sementara pembatasan operasi katarak yang dijamin program JKN dengan syarat visus atau ketajaman penglihatan 6/18 (buta sedang) dinilai akan mengakibatkan angka kebutaan di Indonesia, menurunkan produktivitas, dan meningkatkan risiko cedera dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

Sedangkan peraturan direktur yang mengatur pelayanan rehabilitasi medik dibatasi hanya dua kali per minggu dinilai tidak sesuai dengan standar pelayanan rehabilitasi medik.

"Akibatnya hasil terapi tidak tercapai secara optimal dan kondisi disabilitas sulit teratasi," jelas Ilham.

Peraturan tersebut juga berdampak merugikan pasien karena dokter berpotensi melanggar sumpah dan kode etik dengan tidak melakukan praktik kedokteran yang sesuai standar.

"Kewenangan dokter dalam melakukan tindakan medis diintervensi dan direduksi oleh BPJS Kesehatan," kata Marsis.

Marsis mengatakan tiga peraturan direktur tersebut berpotensi melanggar UU SJSN Nomor 40 Tahun 2004 pasal 24 ayat (3). BPJS Kesehatan, kata Marsis, seyogyanya tidak mengorbankan mutu pelayanan dan membahayakan keselamatan pasien.

Peraturan direktur tersebut disebut tidak mengacu pada Perpres Nomor 19 Tahun 2016 tentang JKN pasal 43a ayat (1) di mana BPJS Kesehatan mengembangkan teknis operasionalisasi sistem pelayanan kesehatan, sistem kendali mutu pelayanan, dan sistem pembayaran pelayanan kesehatan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas.

"IDI meminta BPJS Kesehatan membatalkan Perdirjampelkes nomor 2, 3, dan 5 tahun 2018 untuk direvisi sesuai dengan kewenangan BPJS Kesehatan yang hanya membahas teknis pembayaran dan tidak memasuki ranah medis," kata Marsis.

IDI juga meminta defisit BPJS Kesehatan tidak bisa dijadikan alasan untuk menurunkan kualitas pelayanan. "Dokter harus mengedepankan pelayanan sesuai dengan standar profesi," tegas Marsis. []

baca juga:

Editor: Sunardi Panjaitan

Sumber: Antara

berita terkait

Image

Hiburan

Disebut Godfather, Didi Kempot: Kenapa Nggak Gandeng Saya Pas Umur 20 Tahun

Image

News

Jimly Assidiqqie Siap Jadi Ketua DPD RI

Image

News

Jokowi Akan Diberi Gelar Putera Reformasi, Teddy: Tidak Perlu, Dia Sudah Punya Gelar Tertinggi

Image

News

Demokrasiana Institute: RKUHP Ancam Kebebasan Demokrasi

Image

Ekonomi

4 Kerja Sampingan Ringan Untuk Berburu Sumber Pendapatan Baru

Image

Ekonomi

Tips Hemat Uang Ala Anak Kos-Kosan

Image

Hiburan

Ribuan Sobat Ambyar Penuhi Area Panggung di Konser Konangan Didi Kempot

Image

Hiburan

Jadi Penampil Pembuka Konser Didi Kempot, Feel Koplo Disuruh Turun oleh Sobat Ambyar

Image

Ekonomi

BPK Sindir Kenaikan Cukai Rokok: Cukai Miras Mestinya Dinaikkan Juga 100 Persen

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Rupiah Lemas Terpapar Sentimen Negatif Global

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada pembukaan perdagangan Senin (23/9/2019) melemah 0,14% atau 20 poin Rp14.075 terhadap USD1.

Image
Ekonomi

Kebijakan Kenaikan Cukai 23 Persen, Menkeu Terkesan Fait Accompli?

Jika harga rokok di luar negeri tinggi itu karena daya beli dan daya penerimaan mereka itu tinggi.

Image
Ekonomi

Lolos ke Senayan, Penyanyi 'Makhluk Tuhan Paling Sexy' Akan Nikmati Gaji Sebesar Ini

Lolosnya Mulan Jameela ke Senayan menggantikan dua calon terpilih sebelumnya.

Image
Ekonomi

IHSG Bakal Menguat, Berikut Rekomendasi Saham Pilihan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jumat sore (20/9/2019) melemah 0,21% atau 12,99 poin ke level 6.231,47.

Image
Ekonomi

Akan Ada Investasi Besar-besaran UEA di Indonesia pada Akhir 2019

Luhut Binsar Pandjaitan memastikan akan ada realisasi investasi Uni Emirat Arab (UEA) di Indonesia.

Image
Ekonomi

China dan Korsel Ingin Bangun Pabrik Karena Larangan Ekspor Nikel

Hal itu dinilai menjadi dampak positif larangan ekspor nikel untuk meningkatkan hilirisasi di dalam negeri.

Image
Ekonomi

Bank Sinarmas Ungkap Pengguna Layanan Digital SimobiPlus Melonjak 70 Persen

Jumlah pengguna SimobiPlus Bank Sinarmas saat ini meningkat secara signifikan.

Image
Ekonomi

BTN Pastikan Sudah Jalankan Semua Bisnis Sesuai Prinsip GCG

Nixon meminta masyarakat dan seluruh stakeholder BTN tidak mudah percaya dengan aksi demo-demo.

Image
Ekonomi

Menteri Susi Ingin Pemberantasan Illegal Fishing Jadi Prioritas di Pemerintahan Mendatang

Rakornas ini menjadi wadah untuk meninjau kembali perjalanan Satgas 115 dalam memberantas IUU Fishing.

Image
Ekonomi

Ralali.com Klaim Bantu Pelaku Bisnis Dengan Sistem Lebih Efisien

Teknologi dan digital eloknya bukan mendisrupsi, melainkan memperluas pasar bisnis.

Available

trending topics

terpopuler

  1. Lolos Ke Senayan, Mulan Jameela Dapat Mobil, Rumah Dinas Dan Tunjangan Hingga Rp40 Juta

  2. Akhirnya, Bebby Fey Ungkap Identitas Sang YouTuber

  3. Terungkap, Segini Harga Operasi Payudara dan Kelamin Gebby Vesta

  4. Warganet Bikin Puisi Serang Fisik Fadli Zon, Gerindra: Hati-hati Body Shaming Sudah Masuk Kategori Pidana

  5. Lebih Cepat dari Barbie Kumalasari, Arief Muhammad Ngaku Bisa ke Amerika Hanya dalam 3 Jam

  6. Sindir Jokowi Soal Bantuan Negeri Jiran, Ustaz Tengku Dibully Habis-habisan

  7. Jubir Prabowo Pertanyakan Sikap Jokowi yang Hanya Perintahkan Tunda RKUHP

  8. Dinilai Kaitkan Masalah Karhutla dengan Agama, Cuitan Fahri Hamzah di Twitter Dikecam Warganet

  9. Dedek Prayudi: Ada Lho Ustaz yang Nyinyir dengan Salatnya Orang Lain

  10. 5 Fakta Menarik Benny Gantz, 38 Tahun Berkarier di Militer hingga Sinyal Rekonsiliasi dengan Palestina

Available

fokus

Bencana Lingkungan
Abortus
BJ Habibie Tutup Usia
Available

kolom

Image
Alfarisi Thalib

Era Airlangga, Golkar Cenderung Feodal dan Oligarkis

Image
Ujang Komarudin

Gigitan Terakhir KPK

Image
Damai Mendrofa

Menangani Penyu, Sampai Tak Ada yang Ganggu

Image
Achmad Fachrudin

Dinamika Politik Jakarta Paska Pemindahan Ibukota

Available

Wawancara

Image
Hiburan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

Jadikan JILF Sebagai Pemantik Imajinasi

Image
Ekonomi

Eksklusif Mochamad Soebakir: Sebagai 'Jembatan' Konsultan Pajak Fungsinya Vital

Image
Olahraga

Bianca Andreescu

"Memenangi AS Terbuka Sebenarnya Terasa Aneh"

Sosok

Image
News

8 Potret Hangat Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri bersama Keluarga, Ayah Idaman!

Image
News

Jadi Plt Menpora Gantikan Imam Nahrawi, Ini 5 Fakta Sepak Terjang Karier Hanif Dhakiri

Image
News

Siap Uji Materi UU KPK yang Baru, Ini 5 Fakta Sepak Terjang Karier Ketua MK Anwar Usman