Akurat.co - Cepat Tepat Benar
Login / Sign Up

BPS Jawab Tudingan SBY Soal Kekeliruan Standar Garis Kemiskinan

Atikah Umiyani

BPS Jawab Tudingan SBY Soal Kekeliruan Standar Garis Kemiskinan

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto menyampaikan paparannya dalam rilis Inflasi bulan Juli 2018 dan Statistik berbagai sektor pada Triwulan II-2018 di Gedung BPS, Jakarta, Rabu (1/8/2018). Pada Juli 2018 terjadi inflasi sebesar 0,28 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 134,14. Dari 82 kota IHK, 68 kota mengalami inflasi dan 14 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi di kota Sorong, dan terendah di kota Depok, Banyuwangi, dan Surabaya. | AKURAT.CO/Abdul Aziz Prastowo

AKURAT.CO, Kisruh soal angka kemiskinan memang sedang ramai dibicarakan beberapa hari kebelakang. Kisruh ini berawal dari Mantan Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono yang menyebutkan jumlah orang miskin di Indonesia 100 juta jiwa. Angka ini berbeda cukup jauh dari angka kemiskinan nsional yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada Maret 2018 lalu.

Menurut BPS, prosentase jumlah orang miskin sudah menurun hingga di bawah 10 persen. Kemiskinan pada September 2017 masih sebesar 10,12 persen. Sementara pada Maret 2018 angkanya sudah 9,83 persen atau turun 0,3 persen.

"Kalau dilihat jumlah penduduk miskin kita 25,95 juta kalau saya diminta menjelaskan metodologinya clear, metodologi yang digunakan BPS sejak 98 artinya Apple to Apple bisa dilacak manualnya bisa digunakan negara lain," jelas Kepala BPS, Suhariyanto dalam acara konferensi pers bersama para awak media di Gedung BPS, Jakarta, Rabu (1/8).

baca juga:

Jadi, lanjutnya, kalau ada data dari pihak tertentu yang menyatakan jumlah penduduk miskin yang beda saya tidak bisa mengkonfirmasi kalau tidak bisa ditunjukkan sumber datanya mana, metodologi nya apa.

"Metodologinya bukan BPS yang menciptakan, metodologi BPS selalu mengacu pada metode yang berlaku di internasional dalam hal ini yang dipilih BPS adalah basic need approach, liat handbooknya yang dirilis oleh World bank metode ini digunakan di beberapa negara berkembang, di Thailand, Filipina, Myanmar semua menggunakan metode yang sama," paparnya.

Sebelumnya diwartakan bahwa SBY menggunakan data Bank Dunia dalam menentukan batas kemiskinan. Menurut Bank Dunia, seorang bisa dikategorikan miskin apabila penghasilannya di bawah 2 dollar per hari.

Ketua Umum Partai Demokrat itu mengasumsikan kurs 1 dollar sebesar Rp13 ribu, atau Rp 26 ribu per hari dengan total Rp780 ribu per kapita per bulan. Sehingga ia menyimpulkan, penduduk miskin Indonesia masih sangat tinggi, yakni diperkirakan mencapai 47 persen atau 120 juta jiwa dari total populasi.

Menanggapi hal ini, BPS menjawab, bahwa angka garis kemiskinan nasional berdasarkan acuan worldbank yakni USD1,9 ppp (purchasing power parity) adalah sebesar Rp4.985 bukan acuan dollar Rp14.500.

"Bisa dilihat di world bank angka kemiskinan garis kemiskinan kita yang sebesar Rp 401 ribu, (data) world bank 1,9 USD ppp, bukan USD yang Rp 14.500, tapi ppp artinya 1 USD sama dengan Rp4.985 itu 2016, bisa dilihat berapa persentase kemiskinan di Indonesia menurut World Bank jadi garis kemiskinan kita gak rendah karena Rp 401 ribu setara 2,5 dollar ppp. Tentunya kalau saya bicara harus ada dasar," pungkasnya.[]

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Ekonomi

INFOGRAFIS Pertanian Tumbuh Positif

Image

Ekonomi

Neraca Perdagangan Sektor Pertanian Masih Stabil Kala Pandemi

Image

Ekonomi

Upah Harian Buruh Tani hingga Bangunan Naik Tipis di Agustus 2020

Image

Ekonomi

Dihantam Wabah COVID-19, Negara Ini Buat Neraca Perdagangan RI Surplus US$2,33 Miliar

Image

News

Ulang Tahun SBY ke-71, Ferdinand: Semoga Dijauhkan dari Orang-orang yang Sesat

Image

News

5 Potret Gagah AHY saat Masih SMA, Pangling Banget!

Image

Ekonomi

Setujui RUU P2APBN 2019, Ini Catatan Banggar DPR untuk Pemerintah!

Image

News

FOTO BPS Sumatra Selatan Gelar Sensus Penduduk Tatap Muka

Image

Ekonomi

BPS Harap PEN Ampuh Dongkrak Daya Beli Masyarakat

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Lowongan Kerja September 2020: Taspen Buka 21 Posisi, Simak Syarat Lengkapnya!

Berikut ini 21 lowongan yang dibuka Taspen yang dilansir dari laman reseminya.

Image
Ekonomi

BUMN Ini Gelontorkan Dana CSR Rp60 Miliar Hingga Agustus 2020

Bukit Asam salurkan dana CSR Rp60 miliar hingga Agustus 2020

Image
Ekonomi

Bos KAI Sesumbar Raih Sertifikat Sistem Manajemen Anti Penyuapan

Bos KAI Didiek Hartantyo sesumbar raih peroleh sertifikat sistem manajemen anti penyuapan

Image
Ekonomi

Pemerintah Beberkan 3 Fokus Dana Desa Tahun 2020

Abdul Halim Iskandar, menyampaikan bahwa peningkatan ekonomi di desa yang menggunakan Dana Desa pada tahun 2020

Image
Ekonomi

Sandi Uno Harap Fintech Syariah Bantu Pelaku Usaha UMKM di Tengah Pandemi

Sandi mendorong Fintech Syariah agar membantu para pelaku usaha UMKM sehingga mereka terhindar dari pinjaman online yang abal-abal

Image
Ekonomi

RNI Beberkan Kabar Terbaru Holding BUMN Pangan

RNI harap Holding BUMN Klaster Pangan dapat terbentuk akhir tahun ini

Image
Ekonomi
DPR RI

Legislator Desak Kemenparekraf Kembangkan Potensi Desa Wisata

Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih menyatakan potensi desa wisata masih luput dari perhatian Kemenparekraf untuk dikembangkan

Image
Ekonomi

Marak Impor Baja Ilegal, PLN Diminta Periksa Proyek Infrastruktur Kelistrikan

Pengamat minta PLN periksa kembali proyek infrastruktur kelistrikan menyusul maraknya kasus baja impor ilegal

Image
Ekonomi

Menko Airlangga: Kawasan Ekonomi Khusus Peluang Gaet Investor

Airlangga Hartarto menyatakan ada 15 KEK yang menjadi peluang Indonesia untuk menarik investor asing berinvestasi ke Tanah Air

Image
Ekonomi

Dua BUMN Ini Buka Lowongan Kerja, Cek Persyaratannya!

Dua BUMN yakni PNM dan Taspen tengah membuka lowongan kerja untuk lulusan D3. Berikut persyaratannya

terpopuler

  1. JK: Indonesia Bakal Hadapi Puncak Hujan Sekaligus Puncak Pandemi Pada Masa Pencoblosan Pilkada

  2. 5 Potret Harmonis Tantowi Yahya dan Istri, Tetap Kompak di Usia Pernikahan Ke-31 Tahun

  3. Ogah Cabut Laporan untuk Angel Lelga, Vicky Prasetyo: Ini Kehormatan Keluarga

  4. Kondisi Pasar Cempaka Putih Memprihatinkan, Ketua Koperasi: Anies Baswedan Mana Ngerti

  5. Azyumardi Azra Ogah Nyoblos di Pilkada, Politisi PDIP: Tak Semua Tokoh Patut Dicontoh

  6. Cerita Pasien Covid-19 Soal Fasilitas di Wisma Atlet: Kamarnya Nyaman, Ber AC  

  7. 7 Potret Memesona Susanti Arifin Ibunda Irish Bella, Nenek Muda Fashionable

  8. Mini di Layar Kaca, Ukuran Teletubbies Sebenarnya Bikin Warganet Kaget

  9. Gara-gara Cuma Pakai Face Shield, Foto Dokter di Iklan Hand Sanitizer ini Jadi Perdebatan Warganet

  10. Pacaran Beda Agama, Sandra Dewi Pernah Diminta Beralih Keyakinan

fokus

Akurat Solusi : Roadmap IHT
Webinar Akurat: Resesi Ekonomi
Tokopedia Dorong Digitalisasi UMKM dan Inklusi Keuangan

kolom

Image
Arif Hidayat

3 Cara untuk Anda Bisa Menjadi Karyawan Terbaik

Image
Muhtar S. Syihabuddin

Jalan Berliku Politik Gus Ami

Image
Achsanul Qosasi

Kerjasama Tim, Inkonsistensi Kebijakan dan Covid-19

Image
Khalifah Al Kays Yusuf dan Tim Riset ALSA

Dampak Kebijakan PSBB Terhadap Hak Pekerja

Wawancara

Image
Iptek

Saat Dominasi Kontraktor Besar Masih Kejam

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Fahri Hamzah: Saya Dari Kecil Jualan Kopi | Akurat Talk (2/2)

Image
Video

Akurat Talk

VIDEO Ngomongin Hobi Sampai Harga Outfit Fahri Hamzah | Akurat Talk (1/2)

Sosok

Image
News

5 Fakta Penting Inggit Garnasih, Mantan Istri Presiden Soekarno yang Setia Temani Masa Perjuangan

Image
News

5 Gaya Kasual Najwa Shihab saat Jadi Host, Kece Abis!

Image
News

5 Potret Harmonis Tantowi Yahya dan Istri, Tetap Kompak di Usia Pernikahan Ke-31 Tahun