image
Login / Sign Up

IGJ Sampaikan Sejumlah Catatan Merah dalam Perundingan RCEP

Rizal Mahmuddhin

Image

Perwakilan Civil Society Organization(CSOs) Indonesia yang ikut dalam RCEP (Regional Comprehensive Economic Partnership) ke-23 di Bangkok, Thailand. | Humas IGJ

AKURAT.CO, Indonesia for Global Justice (IGJ), menyoroti sejumlah hal yang perlu menjadi perhatian dalam Perundingan Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) ke-23 di Bangkok, Thailand.

Direktur Eksekutif IGJ Rachmi Hertanti menyampaikan bahwa ada beberapa catatan merah yang harus diperhatikan oleh negosiator terkait dengan perundingan bab investasi di dalam RCEP.

“Tiga isu investasi yang menjadi garis merah untuk para negosiator, seperti aturan ISDS, performance requirements, dan Export Taxes terkait dengan unprocessed materials. Hal-hal tersebut tidak boleh dimuat di dalam RCEP.  Jika negosiator tetap memasukan aturan-aturan redlines tersebut, maka RCEP harus ditolak," tegas Rachmi dalam rilis yang diterima di Jakarta, Jumat(27/7).

baca juga:

Rachmi menjelaskan mekanisme gugatan investor asing terhadap negara atau dikenal dengan Investor-State Dispute Settlement (ISDS) hanya akan bertentangan dengan Konstitusi dan peraturan nasional, serta akan meningkatkan risiko fungsi pengaturan Negara untuk melindungi kepentingan nasional dan kemunduran untuk promosi dan perlindungan hak asasi manusia di Indonesia.

"Kami mendesak pada negosiator Indonesia untuk tetap pada komitmenya untuk mereview ISDS yang mengedepankan perlindungan hak rakyat ketimbang hak investor asing," katanya.

Ia menerangkan, Indonesia sudah punya pengalaman digugat investor asing sebanyak 8 kali dengan mekanisme ISDS. Dan Pemerintah Indonesia sudah menyadari bahwa ISDS ini akan menghilangkan ruang kebijakan negara serta mengesampingkan Konstitusi.

Sehingga, jika RCEP tetap memasukan aturan perlindungan investor dan ISDS maka ini akan menjadi kemunduran bagi proses progresif yang telah dilakukan oleh Pemerintah Indonesia sejak 2012 dalam mereview aturan ISDS.

Point performance requirements dalam bab investasi juga menjadi catatan penting dari IGJ kepada negosiator RCEP. Dimana, aturan ini sangat penting bagi strategi pengembangan industrialisasi nasional di Indonesia.

IGJ mendesak negosiator RCEP untuk menghormati hak negara berkembang, khususnya Indonesia, untuk tetap dapat menerapkan kebijakan batasan pada kepemilikan (mayoritas) asing, pembatasan penggunaan pekerja asing di beberapa posisi kunci, menerapkan persyaratan konten lokal (seperti penggunaan sumber daya lokal dan pekerja), dan menetapkan pembatasan ekspor atas bahan mentah dalam komoditas mineral.

"peraturan-peraturan tersebut merupakan instrumen penting untuk memastikan bahwa investasi yang masuk akan secara efektif berkontribusi terhadap pembangunan nasional yang bertujuan untuk meningkatkan daya saing, nilai tambah industri lokal, dan meningkatkan lapangan kerja lokal di Indonesia", tutup Rachmi.

Untuk diketahui, Koalisi Masyarakat Sipil untuk Keadilan Ekonomi merupakan gabungan dari Civil Society Organization(CSOs) Indonesia ikut menyoroti perundingan RCEP (Regional Comprehensive Economic Partnership) ke-23 di Bangkok, Thailand.

Beberapa perwakilan CSOs yang ikut ke Bangkok, Thailand diantaranya, Indonesia for Global Justice (IGJ), Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (KIARA), Solidaritas Perempuan, Serikat Petani Indonesia (SPI), Konfederasi Serikat Nasional (KSN), GRAIN, Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI).

Sementara perwakilan CSOs yang melakukan intervensi dalam pertemuan dengan para negosiator RCEP tanggal 23 Juli 2018, yakni Rachmi Hertanti dariIndonesia for Global Justice (IGJ), Dinda Nuur Annisaa Yuradari Solidaritas Perempuan, dan Nibras Fadhlillahdari Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan (KIARA).

Beberapa tuntutan kelompok masyarakat sipil mengarah pada isu hangat yang menjadi masalah dan kekhawatiran masyarakat terhadap perundingan RCEP, diantaranya: isu partisipasi publik dalam perundingan perdagangan bebas, isu ancaman kedaulatan pangan, isu investasi kaitannya dengan mekanisme ISDS dan perampasan ruang/lahan akibat investasi, isu gender, isu sustainable development. []

Editor: Denny Iswanto

berita terkait

Image

Gaya Hidup

Ini Ketentuan Pilih Alat Kontrasepsi untuk Busui

Image

Hiburan

FOTO Karya Lukis 'Spirit Potret' di Museum Basoeki Abdullah

Image

Olahraga

International Climbing Elite Tournament 2018

Indonesia Raih Tiga Medali di Kejuaraan Dunia Panjat Tebing

Image

Ekonomi

Indonesia Harus Belajar dari Korea Soal Industrialisasi

Image

Ekonomi

IGJ Nilai Pembatasan Impor Guna Selamatkan Rupiah Belum Cukup

Image

Hiburan

5 Film Spin Off yang Sukses Mencuri Perhatian Penonton

Image

Ekonomi

Singapura Pesimis Perjanjian RCEP Rampung Tahun Ini

Image

News

Polisi Beri Hadiah Timah Panas untuk Pelaku Penjambretan di Kiaracondong Bandung

Image

Hiburan

Zac Efron dan Mel B Dikabarkan Berkencan?

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

Kemenkeu Gencar Revaluasi BMN untuk Mengetahui Nilai Aset Negara

Revaluasi BMN memungkinkan pemerintah mengidentifikasi BMN dengan membangun database BMN yang lebih komprehensif

Image
Ekonomi

Trump Desak Perombakan WTO dan Sistem Perdagangan

Trump telah mengkritik Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) dan mendesak untuk merombak kembali sistem perdagangan global.

Image
Ekonomi

Bappenas dan IDB Kuatkan Kerjasama dengan Mekanisme Reverse Linkage

Bappenas pada Rabu (26/9) memperkuat kerjasama Selatan-Selatan dengan Bank Pembangunan Islam (Islamic Development Bank/IDB) dan Kementerian

Image
Ekonomi

Gedung Putih Berlakukan Sanksi pada 12 Perusahaan Rusia

AS telah memberlakukan sanksi pada 12 perusahaan Rusia yang diduga bertindak bertentangan dengan keamanan nasional atau kepentingan AS

Image
Ekonomi

Perang Dagang Dorong Malaysia Terapkan Anti-Dumping

Malaysia akan mengambil langkah pencegahan dumping produk di pasar lokal.

Image
Ekonomi

Rasio Utang Lebihi 30 Persen, Dipo Alam: Amankah?

Sejumlah pengamat ragukan rasio utang pemerintah yang menembus 30 persen terhadap PDB. Apakah aman?

Image
Ekonomi

Hiraukan Sanksi AS, Turki Berkomitmen Tetap Beli Gas Iran

Turki berkomitmen pada kesepakatan pasokan energi jangka panjang dengan Teheran meski ada ancaman dari Amerika Serikat.

Image
Ekonomi

Pacu Perdagangan, Indonesia Bidik Pasar Amerika Latin dan Eropa Timur

Indonesia berniat tingkatkan hubungan ekonomi dengan Amerika Latin dan Eropa Timur. Hal ini ingin dilakukan karena sebelumnya telah sukses m

Image
Ekonomi

Menlu: Ekonomi Inklusif Bisa Atasi Krisis Rohingya

Menteri Luar Negeri menilai salah satu cara untuk mengatasi konflik Rohingya di Rahkine State adalah penerapan ekonomi inklusif.

Image
Ekonomi

BNI Manado Gelar Akad Kredit Massal Debitur Perumahan

BNI Manado melakukan akad kredit masal guna mendukung program satu juta rumah di Indonesia

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Komunitas Emak-emak Parahyangan: Akhirnya, Kami Merasa Pak Jokowi Memang Pilihan Kami

  2. Salut, Aksi Solidaritas Pemuda di Bandung untuk Haringga Sirila

  3. Suporter Persija Dikeroyok sampai Mati, Habib: akan Baik Jika Ketua Panpel, Ketua PSSI, Menpora Mundur

  4. Pertanyakan Rencana OK OCE di Nasionalkan, Timses Jokowi: di Jakarta Saja Nggak Selesai

  5. Takluk dari China, Indonesia Tempati Juru Kunci

  6. Utang Pemerintah Sentuh Rp4.363,19 Triliun, Pengamat: Wajar, Kenapa Mesti Takut?

  7. Keponakan Prabowo Diusulkan Jadi Cawagub DKI

  8. Selain Mahfud, Romo Benny Terlihat di Kediaman Istri Gus Dur

  9. Indra Sjafri Beberkan Letak Kesalahan Timnas U-19

  10. Frank Lampard Depak Manchester United dari Ajang Piala Liga

Available

fokus

Dari Indonesia untuk Dunia
Kearifan Ekonomi Lokal Baduy
Pray for Lombok
Available

kolom

Image
Achmad Fachrudin

Mengatasi Problem Data Pemilih

Image
Sampe L Purba

BBM Satu Harga – Berbagi Peran dengan Pemda

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Berebut Kursi Panas Wagub DKI

Image
Yustinus Prastowo

Memahami Pembiayaan BPJS Kesehatan dari Pajak Rokok

Available

Wawancara

Image
Ekonomi

Blak-blakan Strategi UUS Sinarmas dalam Tabungan Haji Hingga Rencana Spin Off

Image
Olahraga

Antoine Griezmann

"Saya Bertahan di Atletico Tidak karena Uang"

Image
Ekonomi

Layanan PLB BSA Logistik Makin Ekspansif

Sosok

Image
Ekonomi

Hadapi Banyak Konflik, Konglomerat Ukraina ini Malah Tambah Kaya

Image
Ekonomi

Jokowi, Tokoh Pemerataan Pembangunan Indonesia

Image
Ekonomi

Ingin Sukses di Masa Muda, Ikuti Jejak CEO Termuda ini!