image
Login / Sign Up

Kenaikan Tarif dan Penyederhanaan Layer Cukai Rokok Bakal Matikan Industri

Denny Iswanto

Image

Petugas Ditjen Bea Cukai Kementerian Keuangan sedang memeriksa sejumlah label cukai | KEMENKEU.GO.ID

AKURAT.CO Rencana pemerintah menaikkan tarif cukai dan menyederhanakan layer cukai sebagaimana diatur dalam PMK No. 146/2017 tentang Kenaikan Tarif Cukai Tembakau, mendapat tanggapan Gabungan Perserikatan Pabrik Rokok Indonesia (GAPPRI).

Ketua GAPPRI Ismanu Soemiran mengatakan, apabila kenaikan tarif dan penyederhanaan layer dilakukan, maka akan terjadi kenaikan ganda, yakni kenaikan regular tarif cukai, dan kenaikan atas dampak penghapusan layer.

baca juga:

Sebagaimana dalam PMK No. 146/2017, diatur ketentuan mengenai pengurangan golongan/layer tarif cukai, penerapan kenaikan tarif bagi industri yang memproduksi rokok putih dan rokok kretek dengan cara menghitung total kumulasi produksi keduanya mulai tahun 2019, penyamaan tarif cukai antara jenis rokok SKM dan SPM pada 2020, dan menghilangkan golongan I-B SKT.

“Pada prakteknya, kenaikan akibat penghapusan atau penyederhanaan layer bisa berkali-kali lipat dari kenaikan regular setip tahun. Sebagai asosiasi dengan jumlah anggota yang 70 persen menguasai pasar, dampak atas kebijakan ini akan menimpa sebagian besar perusahaan di bawah asosiasi GAPPRI,” tegas Ismanu dalam keterangannya, Kamis (12/7).

Menurut Ismanu, rencana kenaikan tarif cukai dan penyederhanaan layer itu bisa kontra produktif, mengingat adanya berbagai pertimbangan sebagai berikut. Pertama, kondisi industri rokok saat ini sedang terpuruk dengan menurunnya volume secara drastis.

“Ini ditunjukkan dengan penurunan 1-2% selama 4 tahun terakhir. Bahkan hingga April 2018, terjadi penurunan volume industri rokok sebesar 7% sebagaimana data Nielsen per April 2018,” ungkapnya. 

Kedua, kenaikan cukai yang terus-menerus, ditambah volume industri yang semakin menurun, mengakibatkan jumlah produsen rokok menurun hingga 51% sejak 2012 – 2017, dan berdampak pada serapan tenaga kerja di pabrik rokok dan pertanian tembakau. 

Ketiga, jika dilihat lebih jauh, penurunan produksi tidak serta merta berdampak pada penurunan konsumsi rokok. Merujuk temuan salah satu lembaga kajian Universitas Gadjah Mada (UGM), secara total konsumsi, jika dikaitkan dengan temuan rokok ilegal mulai 2010 - 2016 mencapai 12,14%. Ini menunjukkan tingkat konsumsi meningkat, tetapi tidak masuk menjadi penerimaan Negara.

“Salah satu sebab meningkatnya rokok ilegal dan menurunnya produksi rokok adalah karena tingginya harga rokok akibat kenaikan tarif cukai yang tinggi di atas tingkat kemampuan beli masyarakat. Perdagangan rokok ilegal selain mengganggu stabilitas industri rokok, juga mengganggu penerimaan negara,” jelasnya.

Pada titik inilah, GAPPRI memandang kebijakan kenaikan tarif cukai tembakau berpotensi kontra-produktif dengan tujuan Pemerintah merancang peraturan yang efektif bagi industri tembakau dalam menyeimbangkan antara kepentingan: penerimaan pendapatan, kesehatan, tenaga kerja, dan  pengendalian perdagangan rokok illegal. 

Lebih lanjut dikatakan Ismanu, penyederhaan layer pada industri hasil tembakau (IHT) yang memiliki jenis produk yang beragam, juga bisa berakibat pada adanya perubahan struktur industri, dan menjadi beban tambahan baru yang cukup signifikan.

Sebagaimana diketahui, secara klasifikasi besar produk rokok di Indonesia terbagi ke dalam tiga jenis, yakni Kretek Tangan, Kretek Mesin, dan Putih Mesin. Secara regulasi perbedaan jenis itu bahkan dibagi ke dalam delapan jenis produk.

GAPPRI berharap Pemerintah dapat mengkaji kembali rencana penerapan kenaikan cukai dan penyederhanaan layer cukai dan tidak ada perubahan layer dulu, naikkan tarif sesuai inflasi,” harapnya.

Mengingat IHT dari seluruh  penjualan yang setor ke Negara sebesar hampir 70% (senilai +/- 200 Triiun), maka sesungguhnya IHT dapat disebut BUMN yang dikelola swasta. Oleh karenanya, Ismanu menegaskan, bila pemerintah tetap kukuh, IHT tetap akan menjalankan kebijakan cukai PMK 146/2019.

“Kami percaya pemerintah menganggap kami bagaikan ‘angsa yang bertelur emas’, hidup mati kami tergantung pemerintah juga yang secara de facto penerima pungutan hasil penjualan kami terbesar,” pungkasnya. []

Editor: Sunardi Panjaitan

berita terkait

Image

Ekonomi

YLKI: Kebijakan Pelarangan Iklan Rokok oleh PT KAI Alami Kemunduran

Image

Ekonomi

Pemerintah Pastikan Kenaikan Tarif PPh 22, Tekan Impor Barang Mewah

Image

News

Akhir Cerita Kawanan Pencuri Rokok dan Ponsel

Image

Ekonomi

Menteri Airlangga Pastikan Sejumlah Industri Masuk Revisi DNI

Image

Ekonomi

Ini Alasan Cukai Plastik Belum Terealisasi Tahun Ini

Image

News

Yang Dibayangkan Orang Zaman Dulu Saat Merokok

Image

News

Sejarah Rokok Masuk Nusantara dan Disadari Bisa Cabut Nyawa Orang

Image

Ekonomi

Krakatau Steel Ungkap Ada Oknum yang Bikin Harga Baja Lebih Murah

Image

Ekonomi

Temui Mentan, APTI Minta Pengaturan Izin Impor Tembakau Dipercepat

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Ekonomi

AS-China Saling 'Serang' di Pertemuan KTT APEC

?Amerika Serikat (AS) dan China saling serang dalam perdagangan, investasi dan keamanan regional pada KTT APEC, Sabtu (17/11).

Image
Ekonomi

Pada KTT APEC Xi Jinping Sebut Proteksionisme AS Akan Hancur

Presiden China, Xi Jinping menyebut Negara-negara yang memeluk proteksionisme ditakdirkan untuk gagal.

Image
Ekonomi

Ini Kegiatan Jokowi di Papua Nugini dalam Serangkaian KTT APEC

Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo tiba di Port Moresby, Papua Nugini pagi hari.

Image
Ekonomi

Ironi, Larang Eropa Beli Gas Rusia, Tapi AS Malah Impor Banyak

Juru bicara kementerian luar negeri Rusia Maria Zakharova menyoroti keanehan Amerika Serikat soal pembelian LNG Rusia.

Image
Ekonomi

Ikut Gelaran IMX Expo, Ini Promo yang Ditawarkan Honda

Honda juga telah menyiapkan berbagai program penjualan dan purna jual yang menarik untuk berbagai model mobil Honda.

Image
Ekonomi

Kecerdasan Buatan Sumbang USD16 Triliun pada GDP Global di 2030

Kontribusi kecerdasan buatan (AI) terhadap GDP global akan meningkat 16 kali lipat dalam 12 tahun ke depan.

Image
Ekonomi

Kemlu Gelar Kursus Industri Sawit RI untuk Peserta Asing

Badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) akan menyelenggarakan pelatihan dan pemahaman industri sawit.

Image
Ekonomi

Festival Filantropi Upaya Maksimalkan Pembiayaan untuk SDGs

Festival ini mengangkat tema tentang potensi filantropi terhadap pembiayaan SDGs.

Image
Ekonomi

Conor Mcgregor Kalah di Ring Oktagon, Tapi Menang di Bisnis

Conor McGreogor ternyata mempunyai bisnis minuman berakohol yaitu proper twelve whiski.

Image
Ekonomi

KTT Asean Singapura Dekatkan Rusia dan China

Perdana Menteri China Li Keqiang mengatakan Beijing siap untuk mengembangkan hubungan ekonomi yang lebih dalam dengan Rusia.

Available

trending topics

Available

terpopuler

  1. Legenda Liverpool Dihadiahi Gelar Kesatria Oleh Kerajaan Inggris

  2. Mabes Polri: Kelompok Radikal Sudah Kuasai Masjid 

  3. Gol Penalti Neymar Bawa Brasil Menang Atas Uruguay

  4. Air Tebu Ternyata Sangat Baik Melawan Kanker

  5. Berikut 10 Idol K-pop dengan Kekayaan Tertinggi, Idol-mu Ada?

  6. BPBD: Update Kebakaran di Kapuk Jakarta Utara, Pabrik Furniture Menjadi Korban

  7. Hujan Diperkirakan akan Menyelimuti Jabodetabek Hari Ini

  8. Agar ASI Lancar Melimpah, Makanan Ini Ya Bun!

  9. Awas, China Larang Impor Sampah, Indonesia Bersiaplah Banjir Limbah

  10. Dimutasi Ke Polda Metro Jaya, Kompol Netty Malah Dapat Tiga Penghargaan 

Available

fokus

Semangat Pahlawan di Dadaku
Info MPR RI
Tragedi Lion Air
Available

kolom

Image
Achmad Fachrudin

Sengkarut Penundaan Penetapan DPT

Image
Ujang Komarudin

Buta dan Budek dalam Politik

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Bising di Ruang Publik: Perang Diksi Namun Jauh dari Substansi

Image
Karyono Wibowo

Harus Dibedakan antara Penegakan Hukum dan Kriminalisasi

Available

Wawancara

Image
News

DKPP, Penjaga Marwah dan Etika Penyelenggara Pemilu yang 'Haus' Infrastruktur

Image
Olahraga

Piala Libertadores 2018

"Mari Jadikan Final Boca-River Tanpa Kekerasan"

Image
News

Alissa Wahid: Membawa Sumpah Pemuda 1928 ke Anak Milenial

Sosok

Image
Hiburan

Fauzan Musaad, Pelukis Mural Raden Saleh Raksasa di Planetarium Cikini

Image
Hiburan

Ini Alasan Ajip Rosidi Kembalikan Piagam dan Uang Rp200 Juta dari Habibie

Image
Ekonomi

Cukai Rokok Batal Naik, Kekayaan Bersih Para Pengusaha Ini Tambah Moncer