image
Login / Sign Up

Kroasia Merebut Tiket Final dalam Laga Bola Udara

Hervin Saputra

Piala Dunia Rusia 2018

Image

Penyerang Tim Nasional Kroasia, Mario Mandzukic, saat mencetak gol kemenangan timnya atas Inggris di semifinal Piala Dunia Rusia 2018. | REUTERS/Damir Sagolj

AKURAT.CO, Sebagai negara pecahan Yugoslavia, Kroasia tidak saja menciptakan sejarah besar dengan mencapai final Piala Dunia pertama. Namun, juga dengan “gaya” yang akan dikenang sebagai sebuah negara.

Dalam semifinal Piala Dunia Rusia 2018 di Stadion Luzhniki, Moskow, Rabu (11/7) atau kamis dini hari WIB, Kroasia tampil sebagai pendatang baru menghadapi Tim Nasional Inggris yang memiliki trade markkick and rush” yang terkenal itu.

Dengan  gol yang diciptakan pemain Tottenham Hotspur, Kieran Trippier, melalui sepakan bebas ketika laga baru memasuki menit kelima, Inggris menunjukkan naluri sebagai tim yang bermain menyerang.

baca juga:

Hingga menit ke-30, Kroasia praktis tak bisa mencari celah untuk mengancam Tim Tiga Singa – julukan Inggris. Winger Inter Milan, Ivan Perisic, membuka serangan pertama di menit ke-32 meski sepakannya berakhir dengan jinak di tangan Kiper Inggris, Jordan Pickford.

Sejak itu, Vatreni – julukan Kroasia – memainkan keunggulan yang sepertinya belum menemukan kombinasinya dalam permainan “sepak dan lari” ala Inggris: penguasaan bola.

Di babak pertama, praktis serangan Kroasia dilepaskan melalui permainan yang dimulai dari sayap. Bek seperti Sime Vrsaljko tak jarang menjadi inisiator untuk membuka peluang bagi gelandang Ante Rebic untuk melakukan crossing.

Dengan keunggulan penguasaan bola sebanyak 55,3 persen atau 837 sentuhan berbanding 748 sentuhan Inggris, Kroasia sebenarnya bergerak lebih jauh dalam serangan. Whoscored mencatat bahwa jika Inggris memulai serangan dari dalam kotak penalti, Kroasia justru telah melakukannya dari depan kotak.

Selain penguasaan bola, hal lain yang membuat Kroasia unggul adalah mereka juga punya kemampuan untuk melakukan serangan melalui bola udara sebagaimana yang dilakukan Inggris.

Dalam keunggulan Inggris pada duel udara (39 berbanding 23), dua gol yang dicetak Kroasia melalui Perisic di menit ke-68 dan Mario Mandzukic pada menit ke-109, merupakan hasil dari permainan bola “udara”.

Kemampuan Kroasia untuk menyamakan kedudukan juga menjadi faktor yang membuat mereka percaya bahwa mereka bisa memainkan lebih banyak bola untuk mencari gol.

Menyaksikan Luka Modric membangun serangan dari sayap tak jauh berbeda dengan mengingat bagaimana Real Madrid mengalahkan Juventus di final Liga Champions 2016-2017. Di mana kala itu permainan umpan Madrid mengeksploitasi faktor fisik pemain Juventus dalam situasi skor imbang 1-1.

Di final, Kroasia akan menghadapi tim yang tajam dalam serangan balik dan bermain cenderung vertikal, Prancis. Sepertinya kolektifitas akan menentukan dalam upaya Kroasia menjadi negara Eropa Timur pertama yang memenangi Piala Dunia dan ambisi Prancis menjadi juara untuk yang kali kedua.[]

 

 

Editor: Hervin Saputra

berita terkait

Image

Olahraga

Piala Dunia Rusia 2018

Pochettino: Kane Sangat Kecewa dengan Performa Timnas Inggris

Image

Olahraga

Piala Dunia Rusia 2018

FA Segera Perpanjang Kontrak Southgate

Image

Olahraga

Piala Dunia Rusia 2018

Neymar Ungkap Kebenaran soal Aksi 'Lebay' di Piala Dunia

Image

Olahraga

Juan Carlos Osorio

Osorio Resmi Mengundurkan Diri dari Kursi Pelatih Meksiko

Image

Olahraga

Benjamin Pavard

Gol Pavard Jadi Gol Terbaik Piala Dunia 2018

Image

Olahraga

Piala Dunia Rusia 2018

Laporte: Saya Cemburu Lihat Prancis Juara Piala Dunia

Image

Olahraga

Piala Dunia Rusia 2018

VIDEO: Suana Ruang Ganti Prancis Saat Half Time Final PD2018

Image

Olahraga

Piala Dunia Rusia 2018

Mereka yang Sukses di Klub namun Gagal Bersinar di Rusia

Image

Hiburan

Via Vallen Salah Kostum saat Nonton Final Piala Dunia di Rusia?

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
Olahraga
Piala Asia U-19 2018

PSSI Jawab Kritikan Pelatih Qatar U-19 soal Rumput SUGBK

Pelatih Qatar sempat kritik kualitas rumput SUGBK usai dikalahkan UEA.

Image
Olahraga
PSSI

Jelang Piala AFF, PSSI Kembali Dapatkan Sponsor Baru

Grab memutuskan untuk mendukung Tim Nasional Indonesia hingga enam bulan ke depan.

Image
Olahraga
Piala AFF 2018

Pekan Depan, PSSI Umumkan Pelatih Pengganti Milla

PSSI berjanji segera membuat keputusan pada awal pekan depan.

Image
Olahraga
Bursa Transfer

Chelsea Jadikan Icardi Target Utama di Jendela Transfer

Chelsea dikabarkan membidik bintang Inter Milan, Mauro Icardi pada jendela transfer musim dingin ini.

Image
Olahraga
Piala Asia U-19 2018

Egy Maulana Vikri Bicara Peluang Timnas U-19 ke Piala Dunia

PSSI menargetkan Timnas U-19 untuk lolos ke Piala Dunia U-20.

Image
Olahraga
Xavi Hernandez

Xavi: Saya Tak Setuju dengan Maradona Soal Messi

"Menurut saya ya (Messi kembali ke Argentina), kenapa tidak? Dia juga butuh waktu untuk merenung dan beristirahat."

Image
Olahraga
Piala Kremlin 2018

Kasatkina Incar Final Kedua Piala Kremlin

Di babak perempat final Kasatkina berhasil menyingkirkan seniornya, Anastasia Pavlyuchenkova.

Image
Olahraga
Liga Inggris 2018-2019

Unai Emery Konfirmasi Cedera Sokratis

Emery mengatakan Sokratis tengah mengalami cedera.

Image
Olahraga
Bursa Transfer

Muenchen Dikabarkan Siap Perkenalkan Wenger Sebagai Pelatih Anyar

Gonjang-ganjing di bangku kepelatihan Muenchen sendiri sebenarnya sudah mulai terdengar setidaknya sejak akhir September 2018 silam.

Image
Olahraga
Piala Asia U-19 2018

Pemain Chinese Taipei Sulit Menghadang Pergerakan Witan

Pelatih Chinese Taipei ikut memuji performa Witan Sulaeman.

trending topics

terpopuler

  1. Abdillah: Maukah Kita Punya Presiden yang Mencari Ilham dari Seorang Trump yang Dikenal Pembohong

  2. Bela Meikarta, Denny Indrayana Saat Ini Berstatus Tersangka Kasus Payment Gateway

  3. Kabareskrim Ingatkan Penyidik Polda Yogya Kalau Kapolri Punya Target Tugas

  4. Kasus Meikarta, Penyidik Temukan Dokumen Berlogo Mirip 'KPK' dari Hasil Penggeledahan

  5. Menikah dengan Justin Bieber, Hidup Hailey Baldwin Berubah

  6. PDIP: Pernyataan Anies Soal Rusunawa Bisa Dimiliki Setelah 20 Tahun Menyewa Langgar Aturan

  7. Divonis 4 Tahun Penjara, Roro Fitria: Allahu Akbar, Saya Sedih, Enggak Terima

  8. 51 Truk Sampah Ditahan, Anak Buah Anies: Mungkin Ada 'Misunderstanding'

  9. Rustam: Kasihan Betul AHY! Harusnya Anda Tulis Coblos 14 Partainya AHY, Pak SBY akan Jadi Masa Lalu

  10. Paranormal: Buka Twitter Lihat Trending Topik 'Gurita Dusta Ratna dan Ahmad Dhani'

fokus

Satu Tahun Anies Pimpin Ibu Kota
Pray for Donggala
Dari Indonesia untuk Dunia

kolom

Image
Bayu Primanda Putra

Meikarta, Lippo Group dan James Riady

Image
Ujang Komarudin

Magnet Politik Pesantren

Image
Ilham M. Wijaya

Prospek Proyek Meikarta Pasca OTT

Image
Achmad Fachrudin

Penguatan Demokrasi di Era Digital

Wawancara

Image
Olahraga

Philippe Coutinho

"Kami Bermain Sepakbola dengan Tutup Botol"

Image
Ekonomi

Blak-blakan Strategi UUS Sinarmas dalam Tabungan Haji Hingga Rencana Spin Off

Image
Olahraga

Antoine Griezmann

"Saya Bertahan di Atletico Tidak karena Uang"

Sosok

Image
Gaya Hidup

Inspirasi

Ikke Meliasari: Kebutaan Bukan Halangan Bahagiakan Anak

Image
Gaya Hidup

Kisah Bangkitnya Guntur, Altet Renang yang Kehilangan Tangan

Image
Ekonomi

Pria terkaya di Australia Bagikan Solusi Radikal untuk Pecahkan Masalah Petani