image
Login / Sign Up

DPR Siap Jembatani Konflik Antara LMK dan LMKN

Deni Muhtarudin

Image

Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo, saat menerima delegasi dari KCI di ruang kerjanya di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (5/6) | ISTIMEWA

AKURAT.CO, Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo, mengaku siap menjembatani penyelesaian konflik eksistensi Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dengan Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) dalam industri musik di Tanah Air.

Pria yang akrab disapa Bamsoet itu mengungkapkan, jangan sampai permasalahan antara LMK dengan LMKN merugikan para pencipta lagu dalam memperoleh hak keekonomiannya.

"DPR RI pada November 2014 telah mensahkan UU Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta dalam rangka pengembangan ekonomi kreatif nasional untuk kesejahteraan pemilik hak cipta dan hak terkait. Semangat UU Hak Cipta agar para saudara-saudara kita para pencipta lagu bisa mendapatkan hak keekonomiannya, bahkan sampai 70 tahun setelah dirinya meninggal," ungkapnya saat menerima delegasi Karya Cipta Indonesia (KCI) di ruang kerja Ketua DPR, Jakarta, Selasa (5/6).

baca juga:

Bamsoet mengatakan, berdasarkan pasal 87 UU Hak Cipta disebutkan bahwa setiap pencipta lagu/musik, penyanyi, pemusik, pelaku pertunjukan, produser fonogram, dan pemilik hak terkait lainnya harus menjadi anggota LMK. Tujuannya, agar mereka dapat memperoleh hak ekonomi atas karyanya, termasuk royalti. Dengan kata lain, LMK adalah lembaga yang berhak memungut royalti dari para pengguna hak cipta dan hak terkait.

"Saat ini, LMK yang telah mendapat SK dari Kementerian Hukum dan HAM RI berjumlah 6 LMK yang terbagi dalam 2 kelompok, yaitu LMK Hak Cipta dan LMK Hak Terkait. LMK Hak Cipta mencakup LMK Karya Cipta Indonesia (KCI), LMK Wahana Musik Indonesia (WAMI) dan LMK Royalti Anugrah Indonesia (RAI). Sedangkan, LMK Hak Terkait mencakup LMK PAPPRI, LMK Sentra Lisensi Musik Indonesia (SELMI), dan LMK Anugrah Royalti Dangdut Indonesia (ARDI)," ujarnya.

Bamsoet menyampaikan, delegasi KCI yang berada dalam LMK Hak Cipta mengadukan kepada DPR terkait penunjukan plt komisioner LMKN oleh Dirjen Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM yang dinilai menyalahi aturan. Seharusnya, komisioner LMKN dipilih melalui panitia seleksi yang dibentuk oleh LMKN.

"KCI juga mengadukan adanya oknum-oknum ex komisioner LMKN yang terus melakukan kegiatan-kegiatan mengatasnamakan LMKN padahal mereka sudah demisioner. Ex komisioner LMKN juga masih melakukan kegiatan ‘collecting’, padahal menurut KCI, LMKN tidak mempunyai kuasa apapun secara tertulis dari para pemegang atau pemilik hak cipta atau hak terkait," katanya.

Sementara menurut Ketua Umum KCI, Dharma Oratmangun, pihaknya juga menilai bahwa tupoksi LMKN sebagaimana diatur Permen 29 Tahun 2014 dianggap telah melampaui batas dan norma hukum, khususnya Pacta Sunt Servanda (Perjanjian antara Para Pihak menjadi hukum bagi mereka). Melalui Permen ini, LMKN dianggap mencampuri hak-hak keperdataan yang sebelumnya sudah menjadi hak LMK.

"Para musisi sebagai pencipta karya jelas dirugikan, karena menurunkan pendapatan mereka. Dahulu kami bisa distribusikan Rp 19 milyar lebih kepada para pencipta karya yang kami urus, namun kini sudah tidak bisa lagi karena keberadaan LMKN," ungkapnya.

Menanggapi berbagai aspirasi KCI, Bamsoet pun akan meminta Komisi III DPR RI segera melakukan rapat kerja dengan Menteri Hukum dan HAM beserta jajaran terkait lainnya. Bamsoet juga meminta LMK dan LMKn berkerja sesuai dengan UU Hak Cipta.

"Hubungan kerja antara LMK dan LMKn harus disesuaikan dengan amanat UU No. 28 tahun 2014 sehingga tercipta iklim yang sehat guna menjawab kebutuhan para pemilik hak cipta dan hak terkait. Sehingga, kesejahteraan para pemilik hak cipta dan hak terkait dalam rangka pengembangan ekonomi kreatif nasional bisa terwujud," ujarnya.[]

Editor: Ainurrahman

Sumber:

berita terkait

Image

News

Jelang Aksi Bela Tauhid, Ketua DPR Imbau Semua Pihak Menahan Diri

Image

News

Soal Dana Saksi, Bamsoet: Kami Pimpinan Hanya Menyuarakan Keputusannya

Image

News

Peluru 'Nyasar' ke DPR, Bamsoet Inginkan Suasana yang Aman

Image

News

Bamsoet Minta Pemerintah Lebih Galak soal Iklan PRT Indonesia di Singapura

Image

News

Bamsoet Semangati Parlemen se-ASEAN dengan Pantun 'Kamu Bisa'

Image

News

Bamsoet Harap Kerja Sama Parlemen Indonesia-Singapura Terus Ditingkatkan

Image

News

Ketua DPR Minta ASEAN Segera Selesaikan Krisis Kemanusiaan di Myanmar

Image

News

Akui Kinerja DPR Bagus, OSO: Karena Kepemimpinan Bamsoet

Image

News

Bamsoet Minta Polisi Usut Motif Tawuran Pelajar di Kp. Makassar

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Kisah James Berjam-jam Menunggu, Akhirnya Berhasil Jadi Pusat Perhatian Jokowi

James terlihat menangis karena tak percaya dapat bertemu Jokowi.

Image
News

Pencari Suaka, Imigran, dan Pengungsi, Apa Bedanya?

Pengungsi berbeda dengan migran atau imigran karena perpindahan mereka didorong oleh faktor yang tidak mereka kehendaki.

Image
News

Guntur Romli: Saya Tidak Peduli Abu Bakar Ba'asyir Dukung Siapa di Pilpres 2019

"Iya, termasuk kondisi kesehatan masuk dalam pertimbangan itu," katanya.

Image
News

Pengamat: Pembebasan Ba’asyir bukan Kompromi dengan Teroris

Ba’asyir telah menjalani masa hukumannya selama 9 tahun sejak divonis 15 tahun penjara.

Image
News

Janji Ma'ruf Amin kepada Petani Kalau Menang

"Terimakasih atas dukungan yang diberikan. Saya sangat bersyukur dan yakin bahwa kita bisa menang dan meraup suara tinggi di Jabar."

Image
News

KPU Tinjau Proses Percetakan Surat Suara di Makassar

Hari ini 20 Januari pukul 11.15 WITA, kita mulai pencetakan perdana suara suara Pemilu 2019.

Image
News

Pendukung Ahok: Gua yang Jemput Pertama BTP, Gua yang Gendong, Gua Mau Arak

Victor Simanjuntak mencoba menawar. Dia mengatakan nanti tidak akan membuat macet.

Image
News

Polisi Ringkus Pelaku Pembunuhan Dua Pria yang Jenazahnya Diikat di Pasuruan

Ketiganya saat ini sedang menjalani pemeriksaan.

Image
News
Pemilu 2019

Gandeng Partai Koalisi, PDIP Targetkan Kursi DPR di Jakarta Bertambah

"Kalau kalkulasi dengan sistem perhitungan sesuai UU baru, sekarang 2 sampai 3"

Image
News

Kronologi Penemuan Dua Jenazah Korban Pembunuhan di Pasuruan

Saudara Nurul huda bersama warga sempat menyiramkan air kepada kedua orang korban.

trending topics

terpopuler

  1. Wali Kota Cirebon Nasrudin Aziz Deklarasikan Dukungan untuk Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019

  2. Ricuh di Tanah Abang, Pengamat: PKL Berani Serang karena Tahu Kelemahan Satpol PP

  3. Habiburokhman: Jangan Ada Pihak-pihak yang Mempolitisasi Pembebasan

  4. Doa Dedeh Sebelum Ketemu Jokowi: Lihat TV, Yakinkanlah Ya Allah, Pertemukan dengan Presiden

  5. Tuai Banyak Cibiran, Foto Liburan Syahrini Ini Diduga Editan

  6. PDIP Minta Publik Beri Ahok Kesempatan Nikmati Urusan Pribadinya

  7. Ini Dia, Sejumlah Vitamin yang Bisa Cegah Jerawat Meradang

  8. Giggs: Saya Tidak Terkejut Apa yang Solskjaer Lakukan

  9. Pemerintah Tawarkan Rumah Subsidi Seharga Rp130 Juta Bagi Tukang Cukur

  10. Paslon Nurhadi-Aldo Jadi Sorotan Media Internasional

fokus

Debat Pilpres 2019
Mengupas Visi Misi Ekonomi Paslon
Golden Globe 2019

kolom

Image
Pangi Syarwi Chaniago

Meneropong Debat Perdana Pilpres 2019

Image
Ujang Komarudin

Hantu Debat Perdana

Image
Ahada Ramadhana

Post-Truth, Peradaban Kita Hari Ini

Image
Achmad Fachrudin

Dramaturgi Debat Calon Presiden

Wawancara

Image
Hiburan

Kekecewaan Egi Fedly Terkait Film Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak

Image
Hiburan

Ternyata Egi Fedly Inisiator Konser Musik Gratis untuk Umum di IKJ

Image
Hiburan

Sisi Lain di Balik Wajah Seram Egi Fedly

Sosok

Image
Gaya Hidup

Mau Bikin Baju Jokowi! Kenalkan Rahmat Hidayat, Desainer Difabel dengan Karya 'Bukan Kaleng-kaleng'

Image
Hiburan

Debat Pilpres 2019

10 Fakta Ira Koesno, Moderator yang Curi Perhatian di Debat Capres

Image
Ekonomi

Ekonom Tony Prasetiantono Meninggal Dunia, Rizal Ramli dan Chatib Basri Kenang Masa Debat