image
Login / Sign Up

Amien Rais Nilai Poros Ketiga di Pilpres 2019 Mustahil Terbentuk, Karena Hanya Ada Jokowi dan Prabowo

Yudi Permana

Menuju Pilpres 2019

Image

Ketua MPR Zulkifli Hasan (keempat kiri), Tokoh Reformasi Amien Rais (ketiga kanan), Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah (ketiga kanan) dan tokoh lainnya saat menghadiri acara memperingati perjalanan Refleksi 20 Tahun Reformasi di Gedung KK-I, komplek Parlemen MPR/DPR-DPD, Senayan, Jakarta, Senin (21/5). Dalam acara peringatan Refleksi 20 Tahun Reformasi ini menghadirkan sejumlah tokoh nasional dan para mahasiswa yang ikut demo pada saat itu. Acara ini menceritakan aksi para mahasiswa menumbangkan presiden Soeharto yang telah berkuasa selama 32 tahun | AKURAT.CO/Sopian

AKURAT.CO, Pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais menilai bahwa poros ketiga di Pilpres 2019 tidak akan terbentuk alias mustahil itu bisa terlaksana. 

Amien melihat bahwa nanti yang akan bertarung di Pilpres tahun depan hanya ada dua pasangan calon (Paslon), yakni Joko Widodo (Jokowi) sebagai petahana dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Namun PAN sendiri belum menyatakan dukungan terhadap kedua paslon yang dulu pernah bertarung di pilpres 2014 lalu.

baca juga:

"Berdasarkan analisa poros ketiga itu mustahil. Kemungkinan ada dua kan rematch, jadi nanti pak Jokowi mencari cawapres yang nendang, dan pak Prabowo juga nyari cawapres yang juga nendang. Biarkanlah nanti berdua secara gentle yang bertarung," kata Amien di gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, usai hadiri acara Refleksi 20 Tahun Reformasi, Senin (21/5).

Tokoh Reformasi ini mengatakan, dalam pesta demokrasi nanti harus dilakukan secara langsung, umum, bebas, rahasia, serta jujur dan adil (jurdil). Kedua pasangan kandidat dan partai politik pendukung juga harus menerima hasil secara sportif yang diputuskan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Kita amati terus Pileg, Pilpres,  jangan sampai ada permainan di luar yang luber, jurdil. Jadi kalau nanti yang menang yasudah memang itu haknya, berarti milih dia.Yang kalah juga harus puas kalau emang nggak dipilih," ujarnya.

Mantan Wakil Ketua MPR ini menegaskan, calon petahana juga jangan menggunakan kekuasaannya untuk mengintervensi pesta demokrasi, terutama pihak penyelenggara pemilu.

Amien menambahkan bahwa sistem demokrasi harus diterapkan dengan profesional, tanpa adanya kecurangan.

"Tetapi kalau dengan penekanan dengan menakut-nakuti menggunakan power kekuasaan untuk menghardik, itu nggak baguslah. Biarkanlah demokrasi itu indah sekali," ucapnya.

"Demokrasi itu adalah sistem yang paling bagus kita temukan di abad 20-21 ini. Jadi kita ikuti, pancasila juga menghasilkan demokrasi kerakyatan," sambung dia.

Lebih lanjut dikatakannya, dalam 20 tahun reformasi, pemerintah Jokowi jangan terlalu banyak sesuatu yang berlebihan atau over acting.

"Jadi menurut saya sekarang ini yang penting pemerintah jangan overacting," pungkasnya. []

Editor: Siswanto

berita terkait

Image

Ekonomi

Ibu Negara: Pelaku UMKM Harus Tingkatkan Kreativitas

Image

News

Akbar Tanjung: Kami Sangat Bersyukur Jika Cawapres Diambil dari Partai Kami

Image

News

Menuju Pilpres 2019

Berebut Cawapres Jokowi Cak Imin: Pak JK Itu Mobil Ferrari, Kalau Saya Alphard

Image

News

Menuju Pilpres 2019

Ribuan Santri dari 120 Pondok Pesantren Jabar Dukung Jokowi di Pilpres 2019

Image

News

Menuju Pilpres 2019

Demokrat Jatim Beri Sinyal Dukung Jokowi di Pilpres 2019

Image

News

Cawapres Jokowi, Ruhut Sebut Sosoknya seperti JK

Image

Ekonomi

Soroti Pengembangan Daya Saing SDM, Jokowi Singgung Potensi Pesantren

Image

News

Dede Budhyarto: Drama Berlanjut, Bom Molotov di Rumah Mardani Tak Terbakar

Image

News

TGB Disarankan Mundur dari Demokrat, Ferdinand: Supaya Manuver Politiknya Lebih Leluasa

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Sel Mewah di Lapas Sukamiskin Tarifnya Rp200-500 Juta

Dari informasi awal ada rentangnya, sekitar Rp200-500 juta.

Image
News

Ogah Ngekor Artis Senior Nyaleg, Shoumaya Tazkiyah : Caleg Berat Kamu Gak Kuat

Kalau mereka ada kesempatan dan serius kenapa enggak, tapi bukan karena merasa punya nama besar

Image
News

ICW: Penjara Koruptor Harus Sama dengan Pelaku Kriminal

Tempat koruptor di penjara harus sama dengan pelaku kriminal lain agar efek jeranya semakin kuat.

Image
News

Inneke Menangis Usai Jalani Pemeriksaan di KPK

Inneke tak menuturkan sepatah katapun ketika ditanya awak media ihwal pemeriksaan yang baru saja di jalaniny

Image
News

Jadi Bacaleg Gerindra, Sudirman: Itu Respon Moral Saya

"Saya harus mengikat hubungan formal dengan pendukung saya di Jawa Tengah, itu bagian dari tanggung jawab saya"

Image
News

Wow, KPK Temukan Sel Berstandar Hotel Mewah di Lapas Sukamiskin

Sejauh ini informasi yang kami peroleh tarif berkisar Rp 200-500 juta.

Image
News

KPK Temukan Mobil yang Digunakan Tersangka Umar Dekat Hutan

Mobil tersebut ditemukan di dekat kebun sawit dan hutan di Labuhanbatu, Sumatera Utara

Image
News

KPK Sebut Kalapas Sukamiskin Terima Uang Serta Dua Mobil dari Napi Koruptor

WH, kalapas Sukamiskin menerima pemberian berupa uang dan 2 mobil dalam jabatannya sebagai kalapas Sukamiskin sejak Maret 2018.

Image
News

Ketua PA 212: Kapitra Ampera Tidak Pernah Jadi Kuasa Hukum HRS

Habib Rizieq Shihab dapat dipastikan tidak akan menggunakan jasa pengacara dari pendukung penista agama

Image
News

Pengamat Nilai Kepindahan Kader Akibat Kegagalan Proses Kaderisasi Parpol

Ini menujukan kaderisasi dan pendidikan politik di partai itu tidak berjalan dengan baik.

Image
News

Fahmi Darmawansyah Kembali Ditetapkan Sebagai Tersangka Suap

"KPK meningkatkan status penanganan perkara ke penyidikan serta penetapkan 4 orang tersangka"

Image
News

Khofifah Ajak Masyarakat Lupakan Perbedaan di Pilkada dan Kembali Bersatu Bangun Jatim

"Sekarang saatnya berpikir dan bertindak dalam kerangka Jawa timur yang lebih besar"

trending topics

terpopuler

  1. Angkot Halangi Damkar, Warganet: Coba Aja Aku di Lokasi Sudah Ku Libas Sopir Angkotnya!

  2. Rizky, Pengamen Cilik Blok M: 8 Tahun di Jalan, Duit Hasil Ngamen Buat Jajan Doang

  3. NasDem Bajak Politisi, Akbar Tanjung: Itu Tak Sehat dalam Demokrasi

  4. Pengemudi Ojol Ngamuk, Pukuli Pengendara Motor yang Lawan Arah

  5. Mardani Makin Semangat Suarakan #2019GantiPresiden

  6. Catat! AHY Disiapkan Jadi Cawapres bukan Menteri

  7. Miris, Tiga Kecamatan di Sukabumi Beralih Fungsi

  8. Jadi Tempat Penyebaran Radikalisme, LDNU Serukan Kelompok Moderat Kendalikan Masjid

  9. Sambut Asian Games, Gubernur Anies Siap Percantik Kawasan Kali Item dan Sekitarnya

  10. Bikin Miris, Akibat Orang Iseng Lahan Bekas Mall Mega M Terbakar Hebat

fokus

Idul Fitri 2018
Mudik Lebaran 2018
Piala Dunia Rusia 2018

kolom

Image
UJANG KOMARUDIN

Rame-rame Jadi Caleg

Image
Ridwansyah

Jakarta Bersolek untuk Asia

Image
Achmad Fahruddin

Politik Bohir Pencalegan

Image
Ujang Komarudin

Menanti Cawapres Jokowi

Wawancara

Image
News

Hari Kartini

Sehebat Apapun Wanita, Jangan Lupakan Kodratnya!

Image
News

Ariani Soekanwo, Tunanetra Pejuang Hak Politik Disabilitas

Image
News

Pembenahan Alutsista TNI dalam Pandangan Susaningtyas Kertopati

Sosok

Image
News

Brigjen Pol Teddy Minahasa Raih Bintang Bhayangkara Nararya dari Presiden Jokowi

Image
News

Menteri Termuda Kabinet Mahathir, Syed Saddiq Siap Jadi Panutan Pemuda Malaysia

Image
News

Idul Fitri 2018

8 Kali Puasa dan 8 Kali Lebaran, Polisi Ini Selalu Berada di Jalanan