image
Login / Sign Up

PN Jaksel Tolak Praperadilan MAKI dalam Kasus RJ Lino

Yudi Permana

Image

ilustrasi | Luqman Hakim Naba

AKURAT.CO, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) menolak permohonan praperadilan yang diajukan Perkumpulan Masyarakat Anti Korupsi (MAKI) terkait penghentian penyidikan secara materil kasus dugaan korupsi pengadaan Quay Container Crane (QCC) tahun anggaran 2010 di PT Pelindo II dengan tersangka RJ Lino. Majelis Hakim beralasan MAKI tidak dapat menunjukkan bukti-bukti dihentikannya penyidikan.

"Mengadili dalam eksepsi menolak eksepsi pemohon seluruhnya dalam pokok perkara menyatakan bahwa permohonan pemohon tidak dapat diterima," kata hakim tunggal Ahmad Guntur dalam membacakan putusan di PN Jaksel, Jl Ampera, Jakarta Selatan, Kamis (17/5).

Sebelumnya MAKI menilai bahwa dasar diajukan praperadilan tersebut karena Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai termohon telah melakukan penghentian penyidikan karena tidak kunjung melimpahkan tahap dua ke pengadilan tindakan pidana korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat.

baca juga:

"Menimbang bahwa setelah mencermati intisari dari permohonan pemohon dalam perkara aquo, ada penghentian penyidikan secara diam-diam yang dilakukan terhadap kasus RJ Lino dengan permintaan segera melimpahkan kepada penuntut umum KPK dan selanjutnya untuk dilakukan penuntutan di pengadilan Tinggi, Jakarta Pusat," ujar majelis hakim.

Berdasarkan pemeriksaan dalam persidangan, hakim menilai bahwa MAKI tidak dapat menunjukkan bukti bahwa KPK telah menghentikan penyidikan kasus tersebut.

"Dalam pertimbangannya bahwa suatu penyidikan dinyatakan telah dihentikan oleh penyidik diperlukan adanya suatu penetapan dari penyidik yang menyatakan dengan tegas bahwa penyelidikan terhadap tersangka sudah dinyatakan di hentikan," ucap hakim Guntur.

Selain itu majelis Hakim menilai bahwa bukti yang diajukan oleh MAKI sebagai pemohon tidak ada satu pun yang membuktikan bahwa termohon KPK telah menetapkan telah membuat surat yang menyatakan bahwa telah menghentikan penyelidikan terhadap RJ Lino.

"Sebagaimana yang dimaksudkan pemohon melainkan bukti-bukti yang diajukan dengan putusan-putusan serta berita-berita di media masaa yang menurut hakim tidak bisa dijadikan pedoman untuk membuktikan dalil yang dikemukakan pemohon," imbuhnya.

Lebih lanjut majelis hakim PN Jaksel mengatakan berdasarkan dalam KUHP tidak diatur atau tidak dikenal adanya istilah penghentian penyelidikan secara materil atau secara diam-diam oleh termohon KPK.

"Karena itu istilah yang dipakai oleh pemohon dalam menyikapi adanya suatu penyidikan yang dilakukan oleh penyidik KPK untuk menghentikan penyelidikan secara materil atau diam-diam karena tidak pernah ada peraturan yang menyebutkan istilah penghentian penyelidikan secara diam-diam didalam KUHP, "paparnya.

Selain itu, hakim menilai bahwa justru KPK bisa menunjukkan bukti bahwa penyidikan tidak dihentikan, dan masih dalam proses penyidikan.

"Sebagaimana jawaban termohon (KPK) bahwa penyidikan tersebut masih berlangsung dengan mengumpulkan bukti-bukti yang diperlukan untuk pembuktian dalam perkara pokok kepada tersangka yang bersangkutan, maka menurut hakim tidak terbukti adanya penghentian yang dimaksud oleh pemohon,” ujar hakim.

“Menimbang bahwa dari pertimbangan di atas hakim praperadilan berpendapat bahwa permohonan praperadilan yang diajukan oleh Boyamin sebagai pemohon tidak dapat diterima,” tegas Guntur.

Sebelumnya MAKI menggugat KPK dengan tudingan bahwa lembaga antirasuah itu telah menghentikan penyidikan kasus tersebut. []

Editor: Ainurrahman

berita terkait

Image

News

Pimpinan KPK Syok Hukuman Nur Alam 'Disunat' MA

Image

News

Cara Sopir Angkot di Cianjur Merayakan Bupatinya Tertangkap KPK

Image

Iptek

Pertama di Indonesia, Industri Minuman Ringan Terapkan Teknologi HPP

Image

News

Perbuatan Kotjo Dinilai Menambah Daftar Panjang Anggota DPR RI Terlibat Suap

Image

News

Kotjo Pasrah Divonis Penjara 2 Tahun

Image

News

Ditetapkan Tersangka, Kemendagri Tunjuk Herman Jadi Plt Bupati Cianjur

Image

News

PAN Yakin Taufik Kurniawan Berbesar Hati Lepas Jabatan Pimpinan DPR

Image

News

Bupati Cianjur Kena OTT KPK, Gubernur Jabar: Saya Sangat Sedih, Prihatin

Image

News

OTT Bupati Cianjur, KPK Amankan Uang Rp1,5 Miliar

komentar

Image

0 komentar

terkini

Image
News

Waspada! Ini Sembilan Titik di Kota Bekasi yang Terdampak Hujan dan Angin Kencang

Selain banjir, beberapa titik lainnya juga terdapat pohon tumbang. Diantaranya, di Bintara Jaya, dan Pondok Pekayon Indah.

Image
News

Marak OTT Kepala Daerah, Mardani: Ada Sistem yang Salah dalam Negara Ini

"Presiden sebagai penanggung jawab tertinggi Kepala Pemerintahan mesti bergerak. Ambil inisiatif. Jangan membiarkan"

Image
News

Ingin Jabar Juara di Sektor Pariwisata, Kang Emil akan Serius Bangun Infrastruktur

Selama lima tahun ke depan Pemprov Jabar akan membangun berbagai insfrastruktur khususnya di lokasi-lokasi objek wisata

Image
News

KPU Kabupaten Bekasi Tetapkan 2.053.546 Orang Masuk DPT

KPU Kabupaten Bekasi juga menemukan pemilih yang tidak memenuhi syarat sebanyak 2.813 orang.

Image
News

Pimpinan KPK Syok Hukuman Nur Alam 'Disunat' MA

"Tetapi ya kita harus hormati putusan pengadilan di Mahkamah Agung. Yah. Yah itulah yang harus kami terima"

Image
News

Bus Tingkat Transjakarta Bakal Dipakai untuk Pawai Kemenangan Persija

Bus berdaya tampung sekitar 34 orang ini didesain khusus untuk pawai, sehingga bagian atas bus bisa dibuka tutup.

Image
News

Rem Truk Pengangkut Tanah Blong, Kecelakaan Beruntun di Jaksel Tak Terhindari

"Kerugian hanya materil saja," singkat Budiyanto.

Image
News
Menuju Pilpres 2019

Isu Jokowi PKI Disebut Hoaks yang Difabrikasi Jelang Pilpres

Pasalnya, ketika di Pilkada Solo dan DKI Jakarta, isu atau hoaks Jokowi PKI tidak pernah muncul.

Image
News
Menuju Pilpres 2019

Ingatkan Prabowo-Sandi, Rommy: Demokrat Berkuasa 10 Tahun Tak Mampu Jadi Pemenang di Jateng

Saya melihat itu strategi 'political gimmick' saja.

Image
News

PDIP Akan Terbitkan Buku Manual Mitigasi Bencana untuk Siswa SD-SMA

Jepang sebagai contoh negara dengan kondisi geografis mirip Indonesia selalu disediakan buku manual sederhana.

trending topics

terpopuler

  1. Sindiran Fadli Zon Tentang Keluarga Jokowi hingga Garuda Bakal Terbang dari Halim Perdanakusuma

  2. Anak Buah Prabowo Sindir La Nyalla: Jangan Karena Kekuasaan Lalu Halalkan Segala Cara

  3. 10 Potret Kabar Terkini Alumni AFI yang Bikin Rindu

  4. Gerindra: Tak Ada Pendukung Prabowo yang Geruduk Kantor Berita Kan?

  5. Ditantang Fadli Zon Mundur, Mendagri: Menurut Saya Tidak Fair

  6. Sandiaga: Jika Saya Ingin Hidup Tenang, Saya Mau Kembali Jadi Pengusaha

  7. Penting, 5 Tanda Kanker Serviks yang Harus Wanita Ketahui!

  8. Soal Masalah dengan Ernest, Arie Untung: Kita Tidak Pernah Memulai

  9. Usai Diperiksa KPK, Mobil Ketua PN Semarang Tabrak Wartawan

  10. Mayat Anak Laki-laki yang Terdampar di Pantai Deli Serdang Ternyata Bernama Mikael

fokus

Semangat Pahlawan di Dadaku
Info MPR RI
Tragedi Lion Air

kolom

Image
Ujang Komarudin

Isu PKI Serang Jokowi

Image
Achmad Fachrudin

Problematik Pemilih Perumahan Mewah

Image
Awalil Rizky

Mencermati Penerimaan Negara yang Melampaui Target APBN

Image
Hendra Mujiraharja

Pantaskah Persija Ungguli PSM?

Wawancara

Image
Hiburan

Ketinggian Falsafah Sastra Melayu Tidak Tertandingi oleh Sastra Moderen

Image
Olahraga

Eko Yuli Irawan (3)

"Saya Masih Memikirkan Siapa yang Bakal Gantikan Saya"

Image
Olahraga

Eko Yuli Irawan (2)

"Atlet Junior Harus Bisa Mengalahkan Senior"

Sosok

Image
Ekonomi

Buka-Bukaan Alasan Erick Thohir Jadi Ketua Timses Jokowi-Ma'ruf Amin

Image
Ekonomi

Intip 10 Milenial yang Berpotensi Berada di Deretan Orang Terkaya Selanjutnya

Image
Ekonomi

Kalah dengan Transportasi Online, Bos Blue Bird Terlempar dari Daftar Crazy Rich RI